Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Republik Ceko mengakhiri penantian 20 tahun untuk kembali ke Piala Dunia, setelah menyingkirkan Denmark melalui adu penalti, di Stadion Generali Česká pojišťovna Arena, Praha, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu, sebelum Ceko menang 3-1 melalui drama tos-tosan.
Awal Cepat, Tekanan Tinggi
Republik Ceko memulai pertandingan dengan sempurna. Pavel Šulc mencetak gol cepat pada menit ketiga setelah menerima bola liar dari kemelut di kotak penalti. Denmark meningkatkan tekanan, tetapi pertahanan disiplin Ceko membuat mereka kesulitan mencetak gol tambahan. Gustav Isaksen sempat mengancam melalui tendangan bebas, namun kiper Matěj Kovář tampil gemilang menyelamatkan gawang.
Denmark akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-72 melalui sundulan Joachim Andersen memanfaatkan umpan Mikkel Damsgaard. Skor 1-1 bertahan hingga akhir babak reguler, memaksa laga dilanjutkan ke perpanjangan waktu.
Gol Dramatis Perpanjangan Waktu
Di babak tambahan, kapten Ceko, Ladislav Krejčí, mencetak gol kedua tim pada menit ke-100 dari umpan silang yang terpotong. Denmark tidak menyerah. Kasper Høgh menanduk bola dari sepak pojok untuk membuat skor kembali imbang 2-2 dan memaksa adu penalti menjadi penentu.
Adu Penalti, Kovář Jadi Pahlawan
Denmark memulai adu penalti dengan buruk. Rasmus Højlund mengenai mistar, diikuti kegagalan Anders Dreyer dan Mathias Jensen. Sebaliknya, Ceko tampil tenang. Michal Sadílek menjadi penentu kemenangan dengan tendangan penalti terakhir, memastikan Ceko unggul 3-1 dan meraih tiket Piala Dunia.
Ceko Ukir Sejarah, Denmark Gigit Jari
Kemenangan ini membawa Republik Ceko ke Grup A, Piala Dunia FIFA 2026 bersama Meksiko, Korea Selatan, dan Afrika Selatan. Tim asuhan Miroslav Koubek memperpanjang rekor sempurna adu penalti mereka sebagai negara merdeka, menegaskan mental kuat sepanjang babak play-off.
Denmark, di sisi lain, harus menelan pil pahit. Tim asuhan Brian Riemer gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya dalam delapan edisi terakhir, meski tampil dominan dan menguasai sebagian besar pertandingan.
Statistik Ceko dan Denmark
Republik Ceko mencatatkan 9 tembakan dengan 4 tepat sasaran. Tim tampil klinis, memanfaatkan peluang dengan baik. Ketepatan penyelesaian menjadi kunci keberhasilan.
Denmark melakukan 22 tembakan dengan 8 tepat sasaran. Nilai expected goals (xG) mereka lebih tinggi, namun peluang penting gagal dikonversi menjadi gol. Tim tetap menunjukkan dominasi permainan, tapi efektivitas menjadi pembeda.
Ceko menegaskan ketenangan dan mental kuat saat tekanan mencapai puncaknya. Keberhasilan ini menonjolkan kemampuan mereka dalam situasi krusial.
Reaksi Pelatih dan Pemain Ceko
Miroslav Koubek (Pelatih Ceko):
“Saya meneteskan air mata ketika diangkat ke udara oleh para pemain. Ini kesuksesan terbesar bagi tim – dan bagi saya juga”.
Michal Sadílek (Gelandang Ceko):
“Cerita ini sangat indah – kami berhasil setelah 20 tahun. Saya kehilangan suara karena berteriak sepanjang perayaan, tetapi bahagia tak terkira”.
Reaksi Denmark
Rasmus Højlund (Pemain Denmark):
“Saya memainkan salah satu pertandingan terbaik dalam karir internasional saya. Saya kecewa tidak mencetak gol dan kami tidak menang. Kami bermain bagus, tapi gagal memaksimalkan peluang berharga”.
Brian Riemer (Pelatih Denmark):
“Tentu saja kami kecewa karena tidak bisa memberikan Denmark hadiah utama – Piala Dunia yang kita impikan. Tanggung jawab ada pada kami. Kami gagal memenuhi impian bangsa”.
Line-up Ceko
- Kiper: Kovář
- Belakang: Chaloupek, Hranáč, Krejčí
- Tengah: Coufal, Provod (Chytil 69), Souček, Darida (Červ 61), Zelený
- Depan: Šulc (Sadílek 112), Schick (Chorý 91)
Line-up Denmark
- Kiper: Hermansen
- Belakang: Bah, Andersen, Nelsson (Nørgaard 61), Mæhle
- Tengah: Højbjerg, Hjulmand (Høgh 106), Froholdt (Eriksen 72)
- Depan: Isaksen (Dreyer 86), Højlund, Damsgaard (Jensen 115).
(MR-02)






