Mataredaksi.com, BOGOR – Presiden Paris Saint-Germain (PSG), Nasser Al-Khelaïfi, menyambut positif keberhasilan timnya meraih Piala Super Eropa 2026. PSG mengalahkan Aston Villa 2-1 di Stadion Red Bull Arena di Wals-Siezenheim, Salzburg, Austria, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB.
Trofi tersebut membuat Les Parisiens mengawali musim 2026/2027 dengan pencapaian positif. Al-Khelaïfi menilai keberhasilan itu memiliki arti penting bagi klub, terutama karena diraih setelah pertandingan yang berlangsung ketat.
Menurutnya, kondisi fisik pemain belum sepenuhnya ideal karena persiapan menuju pertandingan berlangsung dalam waktu terbatas. Namun, situasi tersebut tidak mengurangi semangat skuad untuk tampil maksimal.
“Pertandingan ini berat, tetapi kami kembali pulang membawa trofi. Sangat penting bagi kami memulai musim dengan sebuah gelar”, ujar Al-Khelaïfi.
Mentalitas Menjadi Kunci
Al-Khelaïfi menilai keberhasilan PSG tidak hanya ditentukan oleh kualitas permainan. Ia menyebut mentalitas yang dibangun di dalam klub menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga konsistensi tim.
Baginya, PSG harus memiliki dorongan untuk meraih kemenangan dalam setiap kesempatan. Prinsip tersebut tidak hanya berlaku ketika pertandingan berlangsung, tetapi juga harus terlihat dalam aktivitas klub setiap hari.
“Mentalitasnya adalah memenangkan setiap pertandingan, setiap hari. Para pemain kelelahan dan mereka tidak banyak berlatih”, kata Ketua beIN Media Group dan Qatar Sports Investments itu.
Meski menghadapi keterbatasan persiapan, Al-Khelaïfi tetap merasa puas dengan performa tim. Ia menilai para pemain, pelatih, hingga suporter memiliki semangat yang sama untuk membawa PSG terus berkembang.
“Ini adalah pertandingan yang sempurna bagi kami melihat kondisi dan performa yang ditampilkan. Kami sangat bangga. Tidak mudah untuk menang”, tuturnya.
Belum Pikirkan Liga Champions
Keberhasilan mempertahankan Piala Super Eropa tentu kembali mengaitkan PSG dengan target besar di kompetisi Eropa. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah peluang klub asal Prancis tersebut untuk mengejar gelar Liga Champions UEFA ketiga mereka.
Namun, Nasser Al-Khelaïfi memilih untuk tidak terburu-buru membicarakan target bergengsi tersebut. Menurutnya, perjalanan musim masih sangat panjang sehingga PSG harus tetap menjaga fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
“Tidak mudah untuk menang, tetapi dengan mentalitas ini kami harus terus seperti ini. Kami harus memberikan yang terbaik dalam latihan dan pertandingan”, kata presiden klub berusia 52 tahun tersebut.
Fokus Laga demi Laga dan Jaga Kesiapan Maksimal
Al-Khelaïfi menilai pembahasan mengenai gelar Liga Champions masih terlalu dini. Oleh karena itu, PSG lebih memilih berkonsentrasi terhadap pekerjaan yang berada di depan mata serta memastikan tim menjalani setiap pertandingan dengan kesiapan maksimal.
“Terlalu dini untuk membicarakan Liga Champions. Kami fokus, satu pertandingan demi satu pertandingan”, tegasnya.
Selanjutnya, kemenangan atas Aston Villa sekaligus menjadi penegasan bahwa PSG ingin melanjutkan momentum positif usai meraih Piala Super Eropa secara beruntun.
Al-Khelaïfi pun meminta seluruh elemen klub untuk terus mempertahankan mentalitas juara tersebut sepanjang musim.
Marquinhos Jadikan Trofi Pertama Pemantik Semangat
Sementara itu, bagi Marcos Aoás Corrêa, yang lebih dikenal sebagai Marquinhos, trofi pertama musim ini bukan menjadi alasan untuk berhenti berjuang.
Sebaliknya, ia berharap keberhasilan manis tersebut dapat menjadi pemantik semangat seluruh anggota tim untuk menghadapi agenda kompetisi berikutnya dengan ambisi yang sama besarnya. (MR-01)





