Mataredaksi.com, BOGOR – Inter Milan meraih kemenangan 2-0 atas Parma Calcio 1913 pada pertandingan pekan ke-19 lanjutan Serie A Italia 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Stadio Ennio Tardini, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini terasa spesial bagi Cristian Chivu.
Pelatih Inter itu sukses menaklukkan klub lamanya. Gol Federico Dimarco dan Marcus Thuram membawa I Nerazzurri unggul empat poin atas Napoli di puncak klasemen. Hasil tersebut memberi bekal penting bagi Inter jelang duel perebutan Scudetto melawan Napoli akhir pekan nanti.
SERIUS – Cristian Chivu, Pelatih Kepala Inter Milan terlihat serius pada pertandingan Serie A melawan Parma Calcio 1913, di Stadio Ennio Tardini, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: Emmanuele Ciancaglini/Getty Images)
Rotasi Inter, Parma Kehilangan Pemain
Cristian Chivu merotasi skuad untuk menjaga kebugaran pemain inti. Denzel Dumfries, Davide Frattesi, dan Matteo Darmian absen setelah kemenangan atas Bologna FC 1909.
I Crociati (Tentara Salib) – julukan Parma Calcio 1913 – tampil tanpa Adrian Benedyczak, Abdoulaye Ndiaye, Zion Suzuki, dan Matija Frigan. Kondisi itu membuat tuan rumah kesulitan mengimbangi tempo permainan Inter.
Il Biscione (Ular Besar) masih julukan Inter Milan langsung menekan sejak awal laga. Pada menit ke-14, kiper Parma Calcio, Edoardo Corvi menepis sepakan Yann Aurel Bisseck yang mengarah ke sudut atas gawang.
(Sumber foto: Emmanuele Ciancaglini/Getty Images)
Lautaro Martínez dan Francesco Pio Esposito mendapat peluang lewat sundulan, tetapi bola masih melambung. ‘Tentara Salib’ asuhan Carlos Cuesta hampir mencetak gol saat voli Jacob Ondrejka membentur tiang setelah menerima umpan Emanuele Valeri.
Gol Dimarco Buka Keunggulan
‘Si Ular Besar’ binaan Cristian Chivu terus meningkatkan intensitas serangan. Pio Esposito kembali mengancam melalui tendangan voli dari jarak dekat, namun bola kembali mengenai tiang gawang.
Federico Dimarco akhirnya membuka keunggulan Inter lewat penyelesaian di sudut sempit. Wasit sempat menganulir gol tersebut, tetapi Video Assistant Referee atau VAR kemudian mengesahkannya karena posisi Esposito dinilai tidak offside.
Tim tuan rumah mencoba membalas melalui sundulan Enrico Del Prato dari situasi bola mati, tetapi bola melambung di atas mistar. Corvi kembali melakukan penyelamatan dengan menggagalkan peluang Petar Sučić.

Thuram Pastikan Kemenangan
Inter Milan nyaris menambah gol sebelum jeda. Henrikh Mkhitaryan melepaskan tembakan keras, sementara Petar Sučić gagal memaksimalkan peluang satu lawan satu. Bahkan, Lautaro Martínez dkk. sempat mencetak gol kedua, tetapi VAR membatalkannya karena handball dalam proses serangan.
Marcus Thuram kemudian memastikan kemenangan lewat penyelesaian tenang setelah menerima umpan lambung. Gol tersebut mengunci kemenangan Inter Milan 2-0. I Nerazzurri kini semakin kokoh di puncak klasemen Serie A. (MR-03)







