Mataredaksi.com, BALI – Persib Bandung memastikan satu tempat di final Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan rival abadinya, Persija Jakarta, dengan skor 2-1 pada laga semifinal di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026) sore WIB.
Uilliam Barros Pereira mencetak gol pembuka Persib pada menit ke-21 dan Balša Sekulić menggandakan keunggulan melalui titik penalti enam menit kemudian. Sementara itu, Persija hanya mampu memperkecil ketertinggalan lewat aksi Kwon Changhoon pada menit ke-85.
Hasil tersebut mengantarkan Persib kembali tampil di partai puncak Piala Presiden setelah penantian selama 11 tahun. Sebelumnya, Maung Bandung terakhir kali menembus final pada edisi 2015 dan keluar sebagai juara usai mengalahkan Sriwijaya FC 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Persib Langsung Mengambil Kendali Permainan
Pelatih Igor Tolić menurunkan komposisi terbaiknya dengan menempatkan Teja Paku Alam di bawah mistar gawang. Lini belakang menampilkan Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, dan Ikhwan Ali Tanamal.
Di sektor tengah, Luciano Guaycochea berduet dengan Gakuto Notsuda untuk menjaga keseimbangan permainan. Sementara itu, sang pelatih memercayakan Adam Alis, Luka Menalo, Uilliam Barros Pereira, dan Balša Sekulić sebagai motor serangan Persib sejak menit pertama.
Persib langsung mengambil inisiatif menyerang meski pertandingan berlangsung cukup hati-hati pada awal laga. Sebaliknya, Persija mencoba menunggu momentum melalui skema serangan balik cepat.
Peluang pertama justru hadir dari Persija pada menit ke-15. Witan Sulaeman berhasil lolos dari pengawalan sebelum melepaskan sontekan kaki kiri. Namun, penyelesaian akhirnya masih belum mampu mengarah tepat ke gawang Teja Paku Alam.
Dua Gol Cepat Persib di Babak Pertama
Persib akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-21. Uilliam Barros Pereira sukses memanfaatkan peluang di depan gawang untuk membawa Maung Bandung unggul 1-0.
Keunggulan tersebut meningkatkan kepercayaan diri para pemain Persib. Hanya enam menit berselang, mereka kembali menambah keunggulan setelah wasit menunjuk titik putih. Wasit menganggap Denis Kolinger melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Sang pengadil mengambil keputusan tersebut setelah melakukan peninjauan langsung melalui Video Assistant Referee (VAR).
Balša Sekulić yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tembakan keras penyerang asal Montenegro itu gagal mengantisipasi kiper Persija sehingga Persib memperbesar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-27.
Setelah memegang keunggulan dua gol, Persib bermain lebih tenang dan mampu mengendalikan jalannya pertandingan hingga turun minum. Sementara itu, Persija mengalami kesulitan menembus rapatnya benteng pertahanan Maung Bandung.
Persija Bangkit, Persib Tetap Solid Bertahan
Memasuki babak kedua, Persija meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Meskipun mendapat gempuran, Persib masih mampu menciptakan peluang berbahaya melalui transisi cepat.
Pada menit ke-56, Uilliam Barros hampir mencetak gol keduanya. Sayang, tendangan kerasnya masih melebar tipis di sisi kanan gawang Persija.
Dua menit kemudian, Persija membalas ancaman melalui Gustavo Almeida. Tendangan bebas striker asal Brasil itu membentur mistar gawang sehingga gagal memperkecil ketertinggalan.
Igor Tolić kemudian melakukan penyegaran pada menit ke-65 dengan memasukkan Júlio César dan Ramon Tanque untuk menggantikan Balša Sekulić serta Luka Menalo. Langkah ini bertujuan menjaga intensitas permainan sekaligus menambah tenaga baru di lini depan.
Penyelamatan Mistar Gawang dan Respon Taktis
Persija terus menekan pertahanan Persib tanpa henti. Peluang emas kembali hadir pada menit ke-70 ketika Witan Sulaeman melepaskan tembakan yang lagi-lagi membentur tiang gawang. Keberuntungan masih berpihak kepada skuad Maung Bandung.
Melihat stamina anak asuhnya mulai menurun, Igor Tolić kembali merespons dengan melakukan pergantian pemain. Ia memasukkan Dedi Kusnandar dan Nazriel Alfaro Syahdan untuk mengamankan keseimbangan lini tengah.
Persib Kembali ke Final Setelah 11 Tahun
Persija akhirnya mampu memperkecil kedudukan pada menit ke-85 melalui aksi Kwon Changhoon yang memaksimalkan umpan matang Victor Dethan untuk menaklukkan Teja Paku Alam.
Gol tersebut membuat pertandingan berlangsung semakin menegangkan pada menit-menit akhir. Persija berusaha keras menyamakan kedudukan, sedangkan Persib memilih menerapkan taktik bertahan sambil mengandalkan serangan balik.
Pada penghujung laga, Igor Tolić kembali melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Peralta, Hamra Hehanussa, dan Muhammad Adzikry guna mengamankan keunggulan.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Persib Bandung. Hasil ini memastikan Maung Bandung melangkah ke final Piala Presiden 2026 sekaligus membuka peluang mengulang kesuksesan mereka saat menjadi juara pada edisi 2015.
Dengan kemenangan atas Persija Jakarta, Persib kini hanya tinggal selangkah lagi untuk kembali mengangkat trofi turnamen pramusim bergengsi tersebut setelah penantian lebih dari satu dekade. (MR-02)







