Prancis Bungkam Irak 3-0: Mbappé Tandai Penampilan Ke-100 dengan Cetak Brace

Penyisihan Grup I Piala Dunia FIFA 2026

Momen Gol - Aksi striker timnas Prancis, Kylian Mbappé saat melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti pada laga Grup I Piala Dunia FIFA 2026 melawan Irak, di Stadion Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, Selasa (23/6/2026) pagi WIB. Gol indah ini menjadi kado istimewa bagi Mbappé yang tengah merayakan penampilan ke-100 dan membawa Les Bleus menang 3-0 atas Singa Mesopotamia. (Sumber foto: @HQpcrt/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Kapten tim nasional Prancis, Kylian Mbappé, mengukir catatan hebat pada penampilan ke-100 bersama Les Bleus. Striker Real Madrid tersebut mencetak dua gol untuk membawa Prancis menang telak 3-0 atas Irak.

Pertandingan Grup I Piala Dunia FIFA 2026 ini berlangsung di Stadion Philadelphia, Pennsylvania, Amerika Serikat, Selasa (23/6/2026) pagi WIB. Laga menarik tersebut sempat menghadapi kendala cuaca buruk. Badai petir hebat di sekitar stadion memaksa panitia menunda babak kedua.

Drama Penundaan Laga Akibat Cuaca Buruk

Akibat cuaca ekstrem tersebut, masa jeda turun minum molor hingga dua jam sepuluh menit. Langkah ini menjadi pilihan utama demi menjaga keselamatan para pemain di lapangan.

Meskipun harus menunggu sangat lama, Prancis tetap mampu menjaga fokus mendalam. Kemenangan kedua secara beruntun ini memastikan langkah tim asuhan Didier Deschamps melaju ke babak 32 besar.

Dominasi Cepat Les Bleus di Babak Pertama

Prancis langsung menggebrak sejak awal laga. Mbappé hanya membutuhkan waktu 14 menit untuk membuka keunggulan Les Bleus. Gol indah ini berawal dari kerja sama taktis dengan Michael Olise.

https://pbs.twimg.com/media/HLc2tzmaYAxJS2? format=jpg&name=besar(Sumber foto: @HQpcrt/X)

Olise mengirim umpan matang setelah menerima operan satu-dua dari Kylian Mbappé. Sang kapten kemudian melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti. Kiper Irak, Ahmed Basil, gagal membendung laju bola meski sempat menyentuhnya.

Irak mencoba bangkit setelah masa jeda minum pada babak pertama. Pelatih Irak, Graham Arnold memasukkan Ali Al Hamadi untuk menggantikan Aymen Hussein yang mengalami cedera. Al Hamadi langsung mengancam gawang Prancis lewat sundulan tipis di sisi gawang.

Di sisi lain, Mbappé sempat melepas tembakan jarak jauh dari lingkaran tengah lapangan. Kejadian ini memanfaatkan umpan ceroboh bek Irak, Zaid Ismael, namun bola terbang di atas mistar.

Blunder Kiper Irak Berujung Gol Ousmane Dembélé

Petaka melanda lini belakang Irak saat memasuki babak kedua. Koordinasi pertahanan mereka mendadak berantakan akibat tekanan tinggi dari para pemain Prancis.

Kiper Ahmed Basil melakukan kontrol bola yang buruk setelah menerima operan pendek Zaid Tahseen. Ousmane Dembélé dengan sigap langsung merebut bola liar tersebut. Tanpa keserakahan, Dembélé menyodorkan umpan matang kepada Mbappé yang berdiri bebas depan gawang kosong pada menit ke-54.

Prancis tampil semakin bertenaga setelah gol kedua itu. Olise nyaris mencetak gol lewat tendangan lob yang membentur mistar gawang. Dembélé juga mengancam lewat tembakan melengkung, namun kiper Irak sigap menepisnya. Adrien Rabiot yang menyambar bola muntah tersebut hanya bisa menyundulnya melebar.

Penantian panjang Dembélé untuk mencetak gol di turnamen mayor akhirnya terwujud pada menit ke-66. Pemain sayap Paris Saint-Germain ini mengecoh bek lawan sebelum melepaskan tembakan rendah yang menembus gawang Ahmed Basil.

https://pbs.twimg.com/media/HLdSFQUXIAAmO6I? format=jpg&name=4096x4096Merayakan Gol – Duo bomber Prancis, Kylian Mbappé dan Ousmane Dembélé merayakan usai mencetak gol ke gawang Irak pada laga Grup I Piala Dunia FIFA 2026, di Stadion Philadelphia, Pennsylvania, AS, Selasa (23/6/2026) pagi WIB. (Sumber foto: @i3merz/X)

Kejar-kejaran Rekor Gol Mbappé dan Lionel Messi

Irak sempat mendapat peluang emas pada menit-menit akhir pertandingan. Al Hamadi melakukan sliding tackle dan melepaskan tembakan, namun bola melenceng karena kawalan ketat Lucas Digne. Jelang bubaran, Mbappé membuang peluang hat-trick setelah tembakannya melebar.

Meski gagal mencetak tiga gol, laga ini tetap menjadi momen emas bagi Mbappé. Pada usia 27 tahun 184 hari, ia menjadi pemain pria termuda dalam sejarah Prancis yang mencapai 100 caps internasional.

Kini, Mbappé mengoleksi total 16 gol di pentas Piala Dunia untuk menyamai rekor legenda Jerman, Miroslav Klose. Catatan ini terus menempel ketat Lionel Messi yang memimpin daftar top skor sepanjang masa dengan 18 gol.

Mbappé juga masuk dalam daftar elit dunia. Ia menjadi pemain keempat yang mencetak dua gol atau lebih dalam tiga laga Piala Dunia berturut-turut, menyamai rekor Sándor Kocsis (1954), Guillermo Stábile (1930), dan Lionel Messi (2026).

Rapor Merah Lini Pertahanan Singa Mesopotamia

Laga ini juga menjadi momen pembuktian penting bagi Ousmane Dembélé. Gol penutupnya merupakan gol perdana Dembélé di turnamen besar pada penampilannya yang ke-20 bersama tim nasional senior.

Sebaliknya, hasil minor ini memperpanjang rapor merah bagi lini pertahanan Irak. Skuad Singa Mesopotamia tercatat sudah melakukan tiga kesalahan fatal yang berujung gol selama turnamen ini berjalan. Catatan buruk mereka hanya kalah dari Tunisia yang mengoleksi lima blunder.

Irak kini berada dalam posisi yang sangat sulit. Mereka wajib memenangkan pertandingan terakhir grup melawan Senegal jika ingin menjaga peluang lolos lewat jalur peringkat ketiga terbaik. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *