Krisis Pertahanan Musim Lalu
Mataredaksi.com, BOGOR – Real Madrid menjalani musim 2024/2025 dengan pertahanan rapuh. Cedera berkepanjangan menimpa Dani Carvajal, David Alaba, Éder Militão, dan Ferland Mendy. Akibatnya, Los Blancos kebobolan 83 gol di semua kompetisi.
Di tengah situasi sulit itu, Raúl Asencio muncul sebagai solusi darurat. Bek berusia 22 tahun ini naik dari Real Madrid Castilla dan langsung menghadapi laga besar melawan Barcelona, Liverpool, hingga Arsenal.
Dari Pahlawan ke Sorotan Negatif
Meski sempat menyelamatkan Madrid, Asencio tidak lepas dari kesalahan fatal. Penampilannya di Piala Dunia Antarklub FIFA menjadi titik balik. Ia hanya tampil sebagai starter tiga kali, tetapi membuat blunder di setiap laga: menyebabkan penalti lawan Al Hilal SFC, menerima kartu merah kontra CF Pachuca, dan memberi peluang gol bagi PSG.
Performa itu menurunkan kepercayaan. Di bawah Xabi Alonso, posisinya kini hanya menjadi pilihan keempat setelah Antonio Rüdiger, Militão, dan Dean Huijsen.
Beşiktaş Menyusun Rencana
Situasi ini menarik perhatian Beşiktaş. Klub Turki itu sedang mencari bek tengah baru dan menempatkan Asencio sebagai target utama. Mereka menilai gaya bermain keras dan pengalaman Eropa yang dimiliki Asencio bisa memperkuat lini pertahanan mereka.
Menurut laporan AS, Beşiktaş siap melayangkan tawaran resmi sebelum bursa transfer Turki ditutup pada 12 September.
Dilema Madrid dan Asencio
Real Madrid tetap memasukkan Asencio ke dalam skuad Liga Champions 2025–26. Langkah itu menunjukkan klub masih ingin mempertahankan jasanya. Namun, kesempatan bermain reguler jelas menipis.
Asencio menghadapi pilihan sulit: bertahan di Madrid dengan risiko jarang bermain, atau menerima tantangan baru di Istanbul. Bagi Madrid, menjual sang bek bisa membuka ruang di skuad, tetapi melepasnya berarti kehilangan salah satu produk akademi yang pernah menjadi penyelamat musim lalu.
Menanti Keputusan Akhir
Beşiktaş masih punya waktu hingga 12 September. Real Madrid harus segera menentukan sikap: melepas Asencio untuk memberi ruang regenerasi, atau tetap mempertahankannya meski hanya jadi cadangan. (MR-01)






