44 Pegawai Siap Layani Seluruh Wilayah Kabupaten Bogor
Mataredaksi.com, BOGOR – Kabupaten Bogor terus memperkuat pelayanan sanitasi melalui Unit Pelaksana Teknis Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (UPT SPALD) Kelas A, yang berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
UPT ini menjalankan satu program utama, yaitu pengelolaan dan pengembangan air limbah domestik, termasuk pelayanan sedot septictank bagi masyarakat, perusahaan, dan pelaku usaha di wilayah Kabupaten Bogor. Saat ini, 44 pegawai, termasuk Kepala UPT dan Kasubag TU, melayani masyarakat dengan dukungan 10 unit truk tinja operasional.
Sanitasi Layak dan Aman
Sanitasi layak berarti setiap rumah memiliki tangki septictank sendiri atau sistem pengolahan limbah terpusat. Rumah tanpa tangki septictank yang membuang limbah langsung ke sungai atau aliran air lain tergolong tidak layak. Selain itu, sanitasi aman menjamin fasilitas dan proses pengolahan limbah memenuhi standar kesehatan sehingga tidak membahayakan manusia maupun lingkungan.
Pengembangan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja
Selain layanan sedot septictank, UPT SPALD Kelas A mengoperasikan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). Fasilitas ini mengolah lumpur tinja dari tangki septik atau truk tinja. Proses pengolahan mengurangi kandungan zat organik dan bakteri berbahaya sehingga aman untuk dibuang atau dimanfaatkan kembali, misalnya sebagai pupuk pohon.
Sistem IPLT awalnya menggunakan metode anaerobik. Pada 2023, UPT mengubah sistem menjadi Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) dengan dukungan dana APBD. UPT menyelesaikan normalisasi dalam dua tahap: Tahap 1 pada 2023 dengan kapasitas 100 m³, dan Tahap 2 pada 2024 menambah kapasitas 100 m³.
Target Pelayanan dan Komitmen UPT
Dengan kapasitas IPLT yang lebih besar, UPT SPALD Kelas A kini melayani seluruh Kabupaten Bogor seluas 2.992 km², mencakup 40 kecamatan dan 435 desa/kelurahan. Meski begitu, pihak UPT mengakui pelayanan tahun anggaran 2025 belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat.
“Kami terus memperkuat komitmen, kolaborasi, dan sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk menyelesaikan pekerjaan. Tujuannya, menciptakan sanitasi aman dan layak. Semua ini demi masyarakat yang sehat, cerdas, dan menuju Kabupaten Bogor Gemilang”, ujar Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, Kamis (25/9/2025).
(*/KM)






