Mataredaksi.com, BOGOR – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bogor terus mendorong peningkatan kualitas kader melalui lomba TP-PKK Desa/Kelurahan terbaik tingkat Kabupaten Bogor 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Tegar Beriman, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Kamis (20/8/2026) ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi antarkader.
Lebih dari itu, TP-PKK Kabupaten Bogor memanfaatkan momentum tersebut sebagai sarana memperluas wawasan, mengasah keterampilan, sekaligus meningkatkan kemampuan kader.
Rangkaian Agenda Tahun 2026 dan HUT RI
Para peserta merupakan perwakilan TP-PKK Desa dan Kelurahan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bogor. Selain menjadi bagian dari agenda kerja tahun 2026, agenda ini sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mewakili Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Eva Rudy Susmanto, Ketua Bidang II TP-PKK Kabupaten Bogor Disi Ajat Rochmat Jatnika menegaskan bahwa gerakan PKK harus terus menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Pentingnya Kader Berkapasitas Tinggi
Menurut Disi, kader memegang peran sentral dalam menggerakkan pemberdayaan masyarakat. Oleh sebab itu, penguatan kapasitas pengelola PKK menjadi kebutuhan mendesak agar program kerja mampu memberikan manfaat nyata.
Selanjutnya, ia menilai bahwa terwujudnya keluarga yang maju, sehat, dan sejahtera membutuhkan kader yang berwawasan luas. Selain memiliki pengetahuan memadai, kader juga wajib membangun komunikasi serta kerja sama dengan berbagai unsur masyarakat.
“Seluruh upaya yang kami lakukan melalui gerakan PKK bermuara pada terwujudnya kehidupan keluarga yang lebih maju, bahagia, sehat, dan sejahtera”, tegasnya.
Ajang Memperdalam 10 Program Pokok PKK
Kemudian, Disi menjelaskan bahwa lomba Ketua TP-PKK Desa/Kelurahan Terbaik menjadi sarana efektif bagi kader untuk mengasah kemampuan. Melalui ajang ini, para peserta dapat memperdalam materi 10 Program Pokok PKK dan menyampaikannya secara langsung kepada masyarakat.
Di samping itu, Disi mengingatkan para peserta agar tidak berfokus pada gelar juara semata. Sebab, nilai utama dari kegiatan ini justru terletak pada proses belajar dan penguatan jejaring antarkader.
Utamakan Silaturahmi dan Berbagi Pengalaman
Ia mendorong seluruh peserta agar memanfaatkan ruang ini untuk saling berbagi pengalaman terkait pelaksanaan program di wilayah masing-masing. Hasilnya, kader bisa membawa pulang berbagai gagasan segar untuk meningkatkan mutu pelayanan publik.
Bahkan, ajang ini berfungsi sebagai ruang evaluasi mandiri bagi para kader. Melalui diskusi dan pertukaran ide, setiap peserta memperoleh masukan berharga untuk mengembangkan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan warga.
“Ajang lomba ini hendaknya tidak berfokus pada keinginan menjadi juara saja, melainkan menjadi wadah silaturahmi, menimba ilmu, dan bertukar pengalaman”, tambahnya.
Fokus Peningkatan Keterampilan Komunikasi
Selain penguasaan materi program, panitia juga menaruh perhatian besar pada keterampilan komunikasi para kader. Harapannya, kader mampu berbicara di depan publik menggunakan bahasa yang santun, sederhana, serta mudah dipahami.
Kemampuan komunikasi yang baik memegang peranan kunci agar penyuluhan kader dapat diterima masyarakat dengan cepat. Dengan demikian, pesan-pesan pemberdayaan keluarga lebih mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Komitmen Optimalkan Kesejahteraan Keluarga
Pada akhirnya, melalui lomba ini, TP-PKK Kabupaten Bogor optimistis dapat mendongkrak kompetensi Ketua TP-PKK Desa/Kelurahan. Kader yang makin kompeten tentu akan mengoptimalkan fungsi pemberdayaan sekaligus memperkuat kesejahteraan keluarga di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. (MR-01)






