Xabi Alonso: Chelsea Harus Jadi Tim yang Sulit Ditebak

Angkat Trofi – Para pemain Chelsea merayakan keberhasilan menjuarai Piala Super Indonesia 2026, setelah mengalahkan AC Milan 3-0 dalam pertandingan persahabatan pramusim, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Indonesia, Sabtu (8/8/2026) malam WIB. Pelatih Xabi Alonso menilai fleksibilitas menjadi salah satu modal penting The Blues menghadapi musim baru. (Sumber foto: @ChelseaFC/X)

Mataredaksi.com, JAKARTA – Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, menilai fleksibilitas menjadi salah satu modal penting timnya menghadapi musim baru. Ia ingin The Blues mampu mengubah pola permainan sesuai situasi pertandingan sehingga lawan kesulitan membaca pergerakan para pemain.

Gambaran tersebut terlihat ketika Chelsea menghadapi AC Milan pada laga uji coba Piala Super Indonesia 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Indonesia, Sabtu (8/8/2026) malam WIB.

Chelsea Gilas AC Milan di Jakarta

Chelsea tampil meyakinkan dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 3-0. João Pedro menjadi bintang kemenangan setelah mencetak dua gol, sedangkan satu gol lainnya lahir melalui tendangan voli Moisés Caicedo.

Penampilan impresif tersebut sekaligus membawa Chelsea mengangkat Piala Super Indonesia 2026 di hadapan publik Jakarta. Selebrasi para pemain di podium menjadi penutup manis setelah mereka tampil dominan sepanjang pertandingan.

Trofi tersebut menjadi tambahan positif dalam rangkaian pramusim Chelsea. Hasil di Jakarta juga memberikan kesempatan bagi Alonso untuk melihat sejauh mana pemainnya mampu menerapkan fleksibilitas yang menjadi bagian penting dari pendekatan taktisnya.

Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan positif João Pedro selama tur musim panas. Penyerang Chelsea itu kini telah mengoleksi lima gol sepanjang rangkaian pertandingan pramusim.

Alonso Puas dengan Fleksibilitas Chelsea

Selain hasil akhir, Alonso memberikan perhatian khusus terhadap cara Chelsea membangun permainan. Ia melihat para pemain mampu menjalankan perubahan posisi dan bentuk permainan dengan baik selama pertandingan.

Chelsea tidak terpaku pada satu pola ketika menguasai bola. Para pemain bergerak secara dinamis, termasuk melakukan rotasi posisi di sepertiga akhir lapangan.

Menurut Alonso, kemampuan tersebut akan membuat Chelsea memiliki lebih banyak pilihan ketika menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.

“Kami ingin menjadi serbaguna dalam pendekatan dan sistem kami. Saya pikir kami memiliki pemain untuk beradaptasi dengan berbagai situasi karena mereka memahami cara saling mendukung”, ujar Alonso.

Pelatih asal Spanyol itu menilai prinsip permainan Chelsea tetap sama meskipun bentuk tim dapat berubah sepanjang pertandingan.

“Prinsip-prinsipnya sama, tetapi pergerakannya bisa berubah. Kami harus tidak mudah ditebak, ingin fleksibel dan memiliki ancaman”, katanya.

Dari Gambar Menjadi Film

Alonso kemudian menggunakan perumpamaan menarik untuk menggambarkan filosofi permainan yang ingin diterapkannya di Chelsea.

Menurutnya, sistem permainan hanya menjadi gambaran awal. Pergerakan pemain kemudian membuat gambaran tersebut berkembang menjadi sesuatu yang lebih dinamis.

“Sistem ini hanya sebuah gambar. Anda perlu bergerak, berputar dan menciptakan dinamika dalam tim. Saat itulah gambar menjadi film”, tutur Alonso.

Ia juga tidak ingin Chelsea bergantung pada satu pendekatan saja. Semakin banyak pilihan yang mampu dijalankan para pemain, semakin besar pula peluang tim berkembang sepanjang musim.

“Kami tidak hanya berpegang pada satu ide. Semakin banyak pilihan yang kami miliki, semakin baik tim kami nantinya”, ujar Alonso.

Pendekatan tersebut terlihat dalam kemenangan atas Milan. Chelsea mampu menjaga struktur permainan sekaligus memberikan kebebasan kepada sejumlah pemain untuk berpindah posisi ketika membangun serangan.

Alonso Masih Punya Banyak Waktu

Kemenangan atas Milan menjadi salah satu perkembangan positif Chelsea sepanjang pramusim. Namun, Alonso tidak ingin menjadikan hasil tersebut sebagai tanda bahwa proses pembangunan tim telah selesai.

Pertandingan melawan Milan merupakan laga kedua dari dua pertandingan terakhir Chelsea dalam tur Australia dan Asia. Setelah tampil di Jakarta, skuad The Blues siap meladeni Johor Darul Ta’zim di Malaysia pada Minggu (9/8/2026) pukul 19.00 WIB.

Alonso mengakui timnya terus berkembang seiring bertambahnya jumlah pemain yang tersedia. Menurutnya, kondisi tersebut memberi staf pelatih lebih banyak pilihan untuk menentukan komposisi tim terbaik.

“Dalam pramusim, kami sudah memainkan beberapa pertandingan. Semakin banyak pemain yang kami miliki, semakin banyak pilihan yang tersedia”, kata Alonso.

Proses Evolusi Panjang Chelsea

Alonso optimistis Chelsea akan mencapai tingkat kesiapan optimal saat Liga Premier Inggris resmi bergulir. Namun, pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa pertandingan pertama musim baru bukanlah akhir dari proses tersebut.

“Saya pikir kami akan menjadi lebih baik dan pada awal musim Liga Premier kami akan siap. Tetapi itu juga akan menjadi titik awal lain dalam evolusi tim”, ujarnya.

Alonso menyadari pembangunan tim memerlukan waktu yang tidak singkat. Ia ingin Chelsea terus menunjukkan kemajuan dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya, bukan hanya mengejar hasil instan dalam jangka pendek.

“Ini akan menjadi proses yang berlangsung selama berbulan-bulan dan berkembang di setiap pertandingan”, pungkas mantan pelatih Real Madrid tersebut. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *