Al-Ahli SFC Susah Payah Taklukkan Auckland FC 1-0 di FIFA Intercontinental Cup 2026

Momen Gol — Penyerang Al-Ahli Saudi FC, Saleh Abu Al-Shamat, mencetak gol setelah meneruskan umpan terobosan Eduard Spertsyan ke gawang Auckland FC pada babak kedua FIFA Intercontinental Cup 2026 di Alinma Bank Stadium at King Abdullah Sport City, Jeddah, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. Al-Malaki menang susah payah 1-0 atas Black Knights. (Sumber foto: @InsiderAhli_/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Anggota Saudi Pro League, Al-Ahli Saudi Football Club mengawali kiprahnya di FIFA Intercontinental Cup 2026 dengan kemenangan tipis 1-0 atas wakil Selandia Baru, Auckland FC, yang bermain di A-League Men Australia.

Saleh Abu Al-Shamat menjadi pahlawan kemenangan setelah mencetak gol penentu pada babak kedua dalam pertandingan di Alinma Bank Stadium at King Abdullah Sport City, Jeddah, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Al-Ahli Saudi FC lebih banyak mengambil inisiatif serangan, tetapi Auckland FC mampu memberikan perlawanan dan beberapa kali mengancam melalui serangan balik.

Duel Ketat Sejak Awal

Kedua tim menciptakan sejumlah peluang sepanjang pertandingan. Namun, ketangguhan kedua penjaga gawang membuat babak pertama berakhir tanpa gol.

Al-Ahli SFC langsung mengambil inisiatif permainan. Ivan Toney, Wenderson Galeno, Francisco Trincão, dan Eduard Spertsyan menjadi motor serangan untuk membongkar pertahanan Auckland.

Pada menit ke-12, Ziyad Al-Johani mendapat ruang untuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, bola masih membentur pemain Auckland.

Galeno kemudian mengancam dari sisi kiri kotak penalti pada menit ke-16. Tembakan kaki kanannya mengarah ke tengah gawang, tetapi Michael Woud mampu mengamankannya.

Tiga menit berselang, Toney ikut memperoleh peluang. Penyerang Al-Ahli itu menyambut umpan silang Spertsyan dari dalam kotak penalti, tetapi penyelesaiannya melebar ke sisi kanan gawang.

Auckland Beri Perlawanan

Auckland tidak hanya bertahan. Wakil Selandia Baru tersebut mulai menemukan ruang untuk melancarkan serangan balik dan membuat pertahanan Al-Ahli bekerja lebih keras.

Logan Rogerson menjadi salah satu pemain yang memberikan ancaman. Pada menit ke-18, ia melepaskan tembakan dari sudut sempit yang masih mampu dijangkau Édouard Mendy.

Ancaman berikutnya datang tiga menit kemudian. Rogerson menyambut umpan silang Francis de Vries dengan sundulan dari tengah kotak penalti. Mendy kembali menunjukkan refleks bagus dengan menepis bola menuju sudut gawang.

Al-Ahli kembali meningkatkan tekanan memasuki pertengahan babak pertama. Spertsyan menjadi salah satu pemain yang paling aktif mencari celah di pertahanan Auckland.

Pada menit ke-36, tembakan Spertsyan dari dalam kotak penalti masih diblok pemain Auckland. Empat menit kemudian, ia kembali mendapat ruang untuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.

Kali ini, Michael Woud menunjukkan respons cepat dengan menepis bola yang mengarah ke sudut kanan bawah gawangnya.

Babak Pertama Tanpa Gol

Al-Ahli juga memperoleh beberapa kesempatan melalui situasi bola mati. Namun, berbagai upaya tersebut belum mampu mengubah kedudukan.

Auckland tetap berusaha memanfaatkan celah di pertahanan tuan rumah. Lachlan Bayliss sempat melepaskan tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-45, tetapi bola melenceng dari sasaran.

Hingga empat menit tambahan waktu babak pertama selesai, kedua tim belum mampu mencetak gol. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.

Abu Al-Shamat Pecahkan Kebuntuan

Memasuki babak kedua, permainan berjalan lebih terbuka. Auckland bahkan langsung memperoleh peluang melalui Callan Elliot, tetapi tembakannya dari sisi kanan kotak penalti masih melebar.

Al-Ahli kemudian melakukan perubahan pada menit ke-62. Saleh Abu Al-Shamat masuk menggantikan Galeno, sedangkan Artem Bondarenko menggantikan Ziyad Al-Johani.

Pergantian tersebut segera memberikan hasil. Satu menit kemudian, tim tuan rumah berjuluk Al-Malaki (The Royals), berhasil memecahkan kebuntuan melalui Abu Al-Shamat.

Pemain tersebut menyelesaikan serangan cepat yang dibangun melalui Eduard Spertsyan. Dari tengah kotak penalti, Abu Al-Shamat melepaskan tembakan kaki kanan yang meluncur ke tengah gawang. Michael Woud kali ini tidak mampu menghentikan bola.

Al-Ahli unggul 1-0 pada menit ke-63.

Gol tersebut membuat jalannya pertandingan berubah. Auckland harus lebih berani keluar menyerang untuk mencari gol penyama, sementara Al-Ahli berusaha memanfaatkan ruang yang mulai terbuka.

Auckland Kehilangan Cosgrove

Setelah tertinggal, Auckland terus mencoba memberikan tekanan. Di sisi lain, The Royals, masih julukan Al-Ahli SFC, masih memiliki sejumlah peluang untuk menggandakan keunggulan.

Trincão hampir mencetak gol kedua pada menit ke-68. Ia menerima umpan dari Abu Al-Shamat dan melepaskan tembakan kaki kiri dari sisi kiri kotak penalti, tetapi bola melebar ke kanan gawang.

Auckland kemudian melakukan beberapa pergantian untuk meningkatkan energi permainan. Van Fitzharris dan Cameron Howieson masuk menggantikan Lachlan Bayliss serta Daniel Normann pada menit ke-76.

Pertandingan sempat terhenti karena sejumlah pemain mengalami cedera. Aaron Calver bahkan harus meninggalkan lapangan dan digantikan Ronan Wynne pada menit ke-83.

Situasi Auckland semakin sulit empat menit kemudian. Sam Cosgrove menerima kartu merah setelah melakukan pelanggaran terhadap pemain Al-Ahli.

Kehilangan satu pemain membuat Auckland harus menjalani sisa pertandingan dengan 10 pemain. Al-Ahli pun semakin leluasa menjaga keunggulan.

Al-Ahli Bertahan hingga Akhir

Meski sudah unggul, Al-Ahli masih berusaha mencari gol tambahan. Trincão kembali mendapat peluang pada menit ke-84, tetapi tembakannya dari sisi kanan kotak penalti berhasil diblok pemain Auckland.

Merih Demiral menerima kartu kuning pada menit ke-81. Memasuki fase akhir pertandingan, Al-Ahli kemudian lebih fokus menjaga keunggulan sambil meredam tekanan Auckland.

Untuk menjaga keseimbangan tim, pelatih Al-Ahli Saudi FC Marino Pušić melakukan dua pergantian pada menit ke-90. Mohammed Sulaiman masuk menggantikan Demiral, sedangkan Rayan Hamed menggantikan Zakaria Al-Hawsawi.

Wasit memberikan tambahan waktu lima menit. Auckland yang dilatih Pedro Moreira berusaha memanfaatkan kesempatan terakhir, tetapi pertahanan Al-Ahli mampu meredam tekanan.

Peluang kembali hadir pada menit ke-94. Mohammed Abdulrahman melepaskan tembakan dari sisi kanan kotak penalti, tetapi bola melambung di atas mistar. Ivan Toney juga sempat terjebak offside pada menit ke-94 ketika Al-Ahli berusaha mempertahankan tekanan.

Kemenangan Jadi Modal Penting

Setelah melewati enam menit tambahan waktu, wasit akhirnya meniup peluit panjang. Al-Ahli menang 1-0 atas Auckland FC. Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Al-Ahli dalam perjalanan mereka di Piala Interkontinental FIFA 2026.

Saleh Abu Al-Shamat tampil sebagai penentu kemenangan berkat golnya, sementara Édouard Mendy turut berperan penting melalui sejumlah penyelamatan yang menjaga gawang Al-Ahli tetap bersih.

Sebaliknya, Black Knights, julukan Auckland FC, harus menyesali kegagalan memanfaatkan sejumlah peluang yang mereka ciptakan. Situasi semakin berat setelah Sam Cosgrove menerima kartu merah menjelang akhir pertandingan. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *