Bupati Rudy Susmanto Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat dalam APBD Perubahan 2026

Memimpin Rapat – Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin rapat pembahasan Rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 di Ruang Diponegoro, Pendopo Bupati Bogor, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Selasa (18/8/2026). Dalam rapat tersebut, Rudy menekankan pentingnya penataan anggaran yang efektif dengan mengutamakan kebutuhan dan manfaat bagi masyarakat. (Sumber foto: Dok. Humas Diskominfo Pemkab Bogor)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai mematangkan arah Perubahan Anggaran 2026. Bupati Bogor Rudy Susmanto meminta seluruh perangkat daerah menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai pertimbangan utama dalam penataan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026.

Rudy menyampaikan arahan tersebut saat memimpin rapat pembahasan Rancangan APBD Perubahan 2026 di Ruang Diponegoro, Pendopo Bupati Bogor, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Selasa (18/8/2026).

Kebutuhan Mendesak Jadi Prioritas

Rudy meminta setiap perangkat daerah mencermati kembali rencana belanja sebelum pemerintah daerah menetapkan anggaran perubahan. Ia meminta jajaran terkait menghitung seluruh kewajiban daerah agar pemerintah memiliki gambaran jelas dalam mengatur penggunaan anggaran.

Menurut Rudy, pemetaan kebutuhan akan membantu pemerintah menentukan program prioritas. Ia tidak ingin perubahan anggaran mengalokasikan dana untuk kegiatan yang belum memberikan manfaat jelas bagi masyarakat.

“Kita harus memastikan setiap program dan anggaran yang disusun benar-benar memiliki prioritas dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan sampai ada anggaran yang tidak efektif atau program yang tidak memberikan dampak nyata”, tegas Rudy.

Program yang Belum Berjalan Dievaluasi

Rudy meminta perangkat daerah mengevaluasi program yang belum berjalan hingga memasuki pembahasan APBD Perubahan.

Jika suatu kegiatan belum berjalan atau sulit selesai pada sisa tahun anggaran, pemerintah daerah dapat meninjau kembali alokasi dananya. Pemkab Bogor kemudian dapat mengalihkan anggaran tersebut untuk memenuhi kebutuhan lain yang lebih mendesak.

“Saya mengingatkan bahwa belanja daerah harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat”, ujarnya.

Rudy juga meminta perangkat daerah mengarahkan penggunaan anggaran pada program yang memberi manfaat kepada masyarakat. Ia tidak ingin belanja daerah hanya memenuhi kebutuhan internal pemerintahan tanpa menghasilkan manfaat nyata bagi publik.

Perangkat Daerah Perkuat Koordinasi

Rudy meminta seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi selama pemerintah daerah menata APBD Perubahan 2026. Ia mengarahkan setiap perangkat daerah membahas kebijakan yang berdampak pada anggaran secara bersama agar pelaksanaannya berjalan lancar.

Rudy juga meminta perangkat daerah mencari solusi atas berbagai kebutuhan daerah. Ia mengingatkan seluruh pihak agar menjalankan setiap kebijakan sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan.

Menurut Rudy, pengelolaan anggaran secara efektif akan membantu pemerintah daerah memenuhi kebutuhan prioritas masyarakat melalui APBD Perubahan 2026. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *