Mataredaksi.com, BOGOR – Racing Club de Lens kembali ke jalur kemenangan setelah menaklukkan Olympique Lyonnais dengan skor 2-1 pada pekan keenam lanjutan Ligue 1 McDonald’s 2026/2027.
Bermain di Stade Bollaert-Delelis, Prancis, Sang et Or menunjukkan semangat juang tinggi dan mempertahankan keunggulan meski harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
RC Lens membuka keunggulan melalui Florian Sotoca pada menit ke-36. Matthieu Udol kemudian menggandakan skor pada menit ke-76, sebelum Olympique Lyonnais racikan Paulo Fonseca memperkecil ketertinggalan lewat Khalis Merah semenit setelah Udol menerima kartu merah pada menit ke-82.
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi RC Lens, yang berhasil menghentikan laju Olympique Lyonnais yang sebelumnya belum terkalahkan di Ligue 1 Prancis musim ini.
Di hadapan lebih dari 38.000 pendukung, anak asuh Yannick Cahuzac memperlihatkan ketahanan hingga peluit akhir, termasuk saat menghadapi tekanan Lyon pada menit-menit penutup.
Lens Langsung Menekan, Sotoca Buka Keunggulan
Setelah 34 hari tanpa pertandingan kandang, RC Lens kembali menyapa pendukungnya di Stade Bollaert-Delelis dengan menjamu Olympique Lyonnais pada pekan keenam. Menghadapi tim yang masih menjaga rekor tak terkalahkan, Lens membidik kemenangan kedua mereka musim ini.
Dalam gerimis ringan yang mewarnai pertandingan, Lens langsung berusaha merebut penguasaan bola dan mencari celah di antara barisan pertahanan Lyon yang terorganisasi. Suasana stadion semakin bergairah ketika Florian Sotoca memulai ancaman awal pada menit ke-12.
Pemain bernomor punggung tujuh tersebut memperlihatkan intensitas tinggi dalam duel. Pergerakannya turut mengganggu upaya Lyon membangun serangan kolektif dan memberi tuan rumah kesempatan untuk terus menekan.
Menjelang menit ke-30, Lens masih menguasai jalannya pertandingan dan semakin sering memasuki sepertiga akhir pertahanan lawan.
Sotoca kembali mengancam setelah menerima umpan Ruben Aguilar pada menit ke-27. Tiga menit berselang, Jonathan Gradit memenangi situasi sepak pojok, tetapi belum mampu memecah kebuntuan.
Tekanan Lens akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36. Sotoca menuntaskan peluang dengan penyelesaian apik sambil membelakangi gawang, membawa tuan rumah unggul 1-0 dan membangkitkan sorak-sorai pendukung di Bollaert-Delelis.
Kepercayaan diri Lens meningkat setelah gol tersebut. Ruben Aguilar bahkan melepaskan tendangan voli pada menit ke-38 untuk kembali mengancam pertahanan Lyon.
Namun, kiper Lyon Dominik Greif menjaga peluang tim tamu tetap terbuka. Ia melakukan dua penyelamatan penting saat menghadapi Florian Thauvin pada menit ke-44 dan Odsonne Édouard pada menit ke-46, sehingga Lens memasuki jeda dengan keunggulan satu gol.
Sepanjang babak pertama, Laskar Blood and Gold menunjukkan inisiatif menyerang sekaligus menjaga organisasi pertahanan. Les Gones, julukan Olympique Lyonnais, kesulitan mengembangkan permainan seperti yang mereka harapkan.
Udol Gandakan Keunggulan, Lyon Tak Menyerah
Tuan rumah melanjutkan tekanan setelah turun minum. Ruben Aguilar kembali mencoba peruntungannya pada menit ke-53, sedangkan Florian Thauvin mendapat kesempatan lain pada menit ke-66.
Di sisi pertahanan, Robin Risser juga tampil tenang ketika Lyon berusaha mencari celah. Penampilannya pada menit ke-48 dan ke-67 membantu Lens menjaga keunggulan di tengah upaya tim tamu meningkatkan ancaman.
Kedua tim kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain. Tempo pertandingan sempat melambat sekitar menit ke-60, tetapi Lens tetap mempertahankan pendekatan menyerang dan memanfaatkan ruang melalui serangan balik.
Upaya tuan rumah kembali membuahkan hasil pada menit ke-76. Lens menggandakan keunggulan menjadi 2-0 melalui Matthieu Udol setelah memanfaatkan situasi bola mati.
Kartu Merah Udol Ubah Situasi Pertandingan
Gol tersebut membuat Lens semakin dekat dengan kemenangan yang mereka incar. Mereka bahkan berpeluang mengamankan tiga poin tanpa banyak tekanan pada fase akhir pertandingan.
Namun, situasi berubah cepat enam menit kemudian. Udol, yang sebelumnya mencetak gol kedua Lens, menerima kartu merah pada menit ke-82. Keputusan tersebut memaksa tuan rumah melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Lyon segera memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Pada menit ke-83, Khalis Merah mencetak gol yang memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1 dan menghidupkan kembali harapan tim tamu untuk menyelamatkan poin.
Bermain dengan 10 Pemain, Lens Pertahankan Tiga Poin
Setelah Lyon memperkecil skor, Lens menghadapi tekanan besar pada sisa waktu pertandingan. Tim tuan rumah harus mengubah fokus untuk menjaga keunggulan sambil mengantisipasi serangan lawan yang semakin berani.
Meski kalah jumlah pemain, Sang et Or menunjukkan solidaritas dan kedisiplinan dalam bertahan. Para pemain berulang kali mematahkan serangan Lyon, sementara dukungan lebih dari 38.000 penonton menambah semangat mereka untuk mempertahankan hasil.
Risser Jadi Benteng Terakhir Lens
Robin Risser menjadi salah satu sosok penting pada penghujung pertandingan. Kiper Lens yang memperkuat Timnas Prancis U-21 tersebut melakukan penyelamatan krusial terhadap peluang terakhir Lyon pada menit ke-90+2.
Aksi itu membantu Lens menjaga keunggulan 2-1 hingga peluit akhir. Perjuangan tersebut memastikan tuan rumah meraih tiga poin penting sekaligus menghentikan rekor tak terkalahkan Lyon di Ligue 1 McDonald’s 2026/2027.
Kemenangan ini juga menjadi hasil berharga bagi Florian Thauvin dan kawan-kawan setelah mereka berupaya kembali ke jalur positif sejak kemenangan pada pekan pembuka.
Performa melawan Lyon memperlihatkan bahwa mereka mampu menjaga intensitas, menciptakan peluang, dan bertahan di bawah tekanan, termasuk setelah kehilangan seorang pemain.
Lens Bersiap Hadapi Sporting CP di Liga Champions
RC Lens tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat setelah pertandingan melelahkan tersebut. Mereka dijadwalkan kembali beraksi pada Selasa dalam ajang Liga Champions UEFA dengan menjamu Sporting Clube de Portugal di Stade Bollaert-Delelis.
Pertandingan Eropa itu akan menjadi tantangan berikutnya bagi tim asuhan Yannick Cahuzac. Setelah memperlihatkan ketahanan ketika menghadapi Lyon, Lens perlu menjaga kondisi pemain dan mempersiapkan diri untuk menghadapi lawan berikutnya.
Kemenangan 2-1 atas Lyon menjadi modal penting bagi Sang et Or. Kini, mereka berharap dapat membawa semangat juang yang sama ke panggung Eropa dan kembali memberikan hasil positif di hadapan pendukung sendiri.
Susunan Pemain
RC Lens: Robin Risser; Jonathan Gradit (Samson Baidoo, 54′), Pierre-Ismaëlo Ganiou, Kyllian Antonio; Ruben Aguilar, Michaël Cuisance (Andrija Bulatović, 83′), Yacine Titraoui (Amadou Haidara, 54′), Matthieu Udol; Florian Thauvin (kapten), Odsonne Édouard (Franjo Ivanović, 69′), Florian Sotoca (Junior Kadile, 69′).
Olympique Lyonnais: Dominik Greif; Zachary Athekame, Abner Vinícius, Felix Bacher, Ruben Kluivert; Mads Bidstrup (Noah Nartey, 60′), Corentin Tolisso (kapten), Tyler Morton (Tanner Tessmann, 77′), Pavel Šulc (Khalis Merah, 77′); Ernest Nuamah (Kaïl Boudache, 71′), Loïs Openda (Keito Nakamura, 60′). (MR-01)






