Mural Prabowo-Rudy Susmanto Dicoret, Cileungsi Diguncang Vandalisme

Identitas Pelaku Diselidiki

Dicoret – Mural bergambar Presiden Prabowo Subianto dan Bupati Bogor Rudy Susmanto, di Flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor, menjadi sasaran aksi vandalisme dengan tulisan “Londo Ireng” pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Minggu (17/8/2026). Petugas masih melakukan penanganan terhadap coretan pada mural tersebut. (Sumber foto: Istimewa)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Cileungsi, Kabupaten Bogor, bergerak menangani aksi vandalisme pada mural bergambar Presiden Prabowo Subianto dan Bupati Bogor Rudy Susmanto, di Flyover Cileungsi.

Pelaku mencoret mural tersebut dengan tulisan “Londo Ireng”. Warga menemukan aksi itu bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu, 17 Agustus 2026.

Coretan Langsung Ditutup

Camat Cileungsi Adi Henryana mengatakan, pihaknya memperoleh informasi mengenai aksi tersebut setelah rangkaian upacara peringatan kemerdekaan selesai.

Informasi mengenai coretan itu sebelumnya juga beredar melalui media sosial. Pemcam Cileungsi kemudian menutup bagian mural yang terkena coretan menggunakan baliho.

“Kami mengetahui kronologinya setelah upacara 17 Agustus, meskipun sejak pagi informasi mengenai vandalisme itu sudah beredar di Instagram. Kami langsung mengambil tindakan dengan menutup sementara coretan tersebut menggunakan baliho”, kata Adi Henryana dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).

Menurut Adi, pemerintah kecamatan belum mengetahui identitas pelaku. Karena itu, pihaknya terus mengumpulkan informasi dan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk mencari pelaku.

Pemcam Telusuri CCTV

Pemcam Cileungsi juga berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor untuk mencari rekaman kamera pengawas di sekitar Flyover Cileungsi.

Namun, Dishub Kabupaten Bogor tidak memasang Closed-Circuit Television (CCTV) pada titik tersebut. Pemerintah kecamatan memperoleh informasi bahwa Dishub Pusat mengelola perangkat pengawasan di lokasi itu.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk mengecek kemungkinan adanya rekaman CCTV di lokasi. Ternyata Dishub Kabupaten Bogor tidak memiliki CCTV di area tersebut, melainkan Dishub Pusat”, ujarnya.

Adi mengatakan, pihaknya masih melanjutkan koordinasi dengan instansi terkait. Pemcam Cileungsi berharap rekaman kamera pengawas dapat membantu petugas menemukan identitas pelaku.

Pemcam Bahas Perbaikan Mural

Selain mencari pelaku, Pemcam Cileungsi mulai membahas langkah penanganan mural. Pemerintah kecamatan mengajak pemuda setempat dan komunitas seniman untuk membicarakan rencana tersebut.

Adi mengatakan, orang tidak dikenal sempat meneror para seniman yang mengerjakan mural. Kondisi itu membuat para seniman khawatir untuk kembali ke lokasi dan memperbaiki mural.

“Kami berusaha mencari informasi lebih lanjut karena komunitas pembuat mural sempat mendapat teror, sehingga mereka agak takut untuk memperbaikinya”, katanya.

Siapkan Dua Pilihan

Pemcam Cileungsi kini menyiapkan dua pilihan untuk mural tersebut. Pilihan pertama, pemerintah mengajak para seniman memperbaiki mural yang ada.

Pilihan kedua, pemerintah bersama seniman membuat desain baru. Tema tersebut tetap mengangkat identitas dan karakter Cileungsi.

Adi juga menyampaikan kemungkinan penggunaan gambar pertempuran atau ikon khas Cileungsi sebagai desain baru. Pemcam Cileungsi akan membicarakan pilihan tersebut bersama pemuda dan komunitas seniman.

Pemerintah kecamatan berharap langkah itu dapat menjaga situasi tetap kondusif. Sambil membahas masa depan mural, Pemcam Cileungsi terus mencari informasi untuk mengungkap pelaku vandalisme. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *