Mural Prabowo-Rudy Susmanto Ditutup Baliho, Pemcam Cileungsi Siagakan Satpol PP dan Pasang Imbauan

Jaga Kondusivitas - Sejumlah personel Satpol PP bersiaga di bawah Flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor, Selasa (18/8/2026). Area mural bergambar Presiden Prabowo Subianto dan Bupati Bogor Rudy Susmanto yang menjadi sasaran vandalisme saat ini ditutup rapat baliho HUT ke-81 Kemedekaan RI dan dipasangi papan imbauan resmi dari Pemcam Cileungsi untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. (Sumber foto: Istimewa)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pemerintah Kecamatan (Pemcam) Cileungsi terus mengawal penanganan aksi vandalisme mural Presiden Prabowo Subianto dan Bupati Bogor Rudy Susmanto di Flyover Cileungsi, Jalan Raya Cileungsi–Jonggol atau sering juga disebut sebagai bagian dari jalur Jalan Alternatif Cibubur–Cileungsi.

Bahkan, hingga Selasa (18/8/2026), para petugas masih menutup rapat coretan bertuliskan “Londo Ireng” itu memakai baliho ucapan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penjagaan Personel Satpol PP

Berdasarkan hasil pantauan Mataredaksi di lokasi kejadian, pihak Pemcam Cileungsi memperketat sistem pengamanan di area sekitar bawah flyover tersebut.

Oleh karena itu, pihak kecamatan menyiagakan sejumlah personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menjaga situasi wilayah agar tetap aman dan kondusif.

Pemasangan Papan Imbauan Resmi

Selain pengerahan personel pengamanan, petugas juga memasang sebuah papan imbauan resmi tepat di depan mural yang masih tertutup baliho itu. Adapun pesan imbauan tersebut bertujuan agar masyarakat luas dapat menahan diri selama proses diskusi berjalan.

“MOHON BERSABAR. PROSES PERBAIKAN DAN DISKUSI DENGAN SENIMAN SEDANG BERLANGSUNG. JAGA KONDUSIPITAS. – PEMKEC CILEUNGSI”, bunyi tulisan pada papan imbauan tersebut.

Pencarian Pelaku dan Koordinasi CCTV

Sebenarnya peristiwa aksi vandalisme ini terungkap pertama kali tepat pada momen peringatan Hari Kemerdekaan RI, Minggu (17/8/2026). Selanjutnya Camat Cileungsi Adi Henryana langsung mengarahkan para anggotanya untuk segera menutup coretan tersebut menggunakan baliho tepat seusai upacara kemerdekaan.

Namun demikian, pihak kecamatan sampai saat ini masih melacak identitas serta keberadaan pelaku vandalisme tersebut. Pemcam Cileungsi terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak Dinas Perhubungan guna memeriksa rekaman kamera Closed-Circuit Television (CCTV) di sekitar lokasi.

Meskipun Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor tidak memiliki kamera pengawas di titik tersebut, akan tetapi pihak kecamatan tetap mengupayakan langkah koordinasi ke tingkat Dishub pusat.

Ancaman Teror Terhadap Seniman

Selain berusaha memburu pelaku coretan, pemerintah kecamatan juga berfokus penuh untuk membahas langkah perbaikan karya mural tersebut. Langkah menyiagakan personel Satpol PP di lokasi bertujuan untuk memberikan rasa aman penuh kepada para seniman.

Hal ini terjadi karena komunitas pembuat mural sebelumnya sempat mengaku menerima tindakan teror dari pihak tidak dikenal. Oleh sebab itu, para seniman tersebut merasa khawatir serta takut jika harus memperbaiki karya seni itu secara langsung di lapangan.

Opsi Perubahan Desain Mural

Sementara itu, Camat Cileungsi Adi Henryana menjelaskan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan beberapa opsi pilihan terbaik bersama unsur pemuda setempat dan komunitas seniman.

Selanjutnya, pihak kecamatan berencana merenovasi kembali mural yang sudah ada tersebut. Di sisi lain, terdapat pula opsi untuk mengganti total desain mural dengan tema baru yang segar.

Misalnya, mereka dapat membuat lukisan reka adegan pertempuran sejarah lokal maupun menampilkan ikon-ikon khas daerah Cileungsi.

Oleh karena itu, pihak kecamatan mengambil langkah penanganan ini demi menjaga stabilitas serta situasi keamanan wilayah agar selalu kondusif. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *