Mataredaksi.com, BOGOR – Kapten tim nasional Inggris, Harry Kane, menegaskan bahwa trofi juara menjadi satu-satunya bagian yang masih hilang dari perjalanan gemilang The Three Lions dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, Inggris telah menunjukkan konsistensi di berbagai turnamen besar, tetapi semua pencapaian itu belum akan terasa lengkap tanpa mengangkat gelar juara.
Inggris memastikan tempat di semifinal Piala Dunia FIFA 2026 setelah menundukkan Norwegia dengan skor 2-1 pada laga perempat final yang berlangsung di Miami Stadium, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat, Minggu (12/7/2026) pagi WIB.
Kemenangan tersebut membawa The Three Lions kembali menembus semifinal Piala Dunia untuk kedua kalinya dalam kurun delapan tahun terakhir. Sebelumnya, Inggris juga mencapai semifinal pada edisi 2018 sebelum langkah mereka dihentikan Kroasia.
Selain itu, skuad Inggris juga sukses mencapai final Euro secara beruntun, yakni pada edisi 2020 dan 2024. Meski demikian, dua kesempatan tersebut belum mampu berbuah gelar setelah harus puas menjadi runner-up.
Kane Ingin Akhiri Penantian Gelar
Harry Kane mengakui perjalanan Inggris dalam beberapa tahun terakhir layak diapresiasi. Namun, penyerang sekaligus kapten tim itu menilai keberhasilan mencapai semifinal dan final belum cukup jika tidak diakhiri dengan trofi.
Sudah enam dekade berlalu sejak Inggris meraih satu-satunya gelar utama mereka, yaitu Piala Dunia 1966 saat tampil sebagai tuan rumah. Sejak keberhasilan bersejarah tersebut, Inggris kerap gagal memenuhi ekspektasi meski diperkuat banyak pemain berkualitas.
Bahkan, sebelum era Gareth Southgate dimulai pada 2018, Inggris hanya dua kali mampu mencapai semifinal turnamen besar, yakni pada Piala Dunia 1990 dan Euro 1996.
Kini, Kane merasa generasi saat ini memiliki kesempatan terbaik untuk mengakhiri penantian panjang tersebut. “Ini adalah era yang sangat sukses bagi tim nasional kami”, kata Harry Kane seperti dikutip Mataredaksi dari ESPN.
Menurut striker berusia 33 tahun itu, satu-satunya target yang tersisa adalah membawa pulang trofi. “Tentu saja kami ingin melewati garis finis. Itulah bagian yang hilang sekarang”, lanjut Harry Kane.
Delapan Hari Penentu
Harry Kane menilai pekan terakhir Piala Dunia 2026 menjadi periode paling menentukan bagi perjalanan Inggris. Seluruh pemain, kata dia, rela mengorbankan banyak hal selama enam pekan terakhir demi mewujudkan impian menjadi juara dunia.
“Kami sudah hampir sampai. Kami akan memainkan semifinal dan mudah-mudahan final. Ini akan menjadi pekan yang sangat penting”, ujar striker andalan klub Bundesliga, Bayern München tersebut.
Ia juga menegaskan seluruh pemain menunjukkan komitmen penuh selama menjalani turnamen di Amerika Utara. “Kami telah bersama selama enam minggu dan menunjukkan seluruh keinginan kami untuk lambang di dada ini. Kami membutuhkan dorongan yang lebih besar lagi pada pekan terakhir”, jelasnya.
Meski fokus utama adalah meraih gelar, mantan bomber Tottenham Hotspur F.C. tersebut meminta rekan-rekannya tetap menikmati momen berharga yang jarang terjadi bagi setiap generasi pemain Inggris.
“Pada akhirnya, kami berhasil menembus semifinal Piala Dunia dan hal itu tidak selalu menimpa tim nasional ini. Kami harus menikmati momen ini”, tambah Kane.
Tantangan Berat Bernama Argentina
Langkah Inggris menuju final tidak akan berjalan mudah. Di babak semifinal, mereka harus menantang Argentina yang juga tampil impresif sepanjang turnamen.
Pertemuan kedua negara selalu menghadirkan tensi tinggi karena rivalitas panjang yang mengikat mereka selama puluhan tahun, baik di Piala Dunia maupun pertandingan internasional lainnya.
Meski demikian, data statistik memberikan sedikit keuntungan bagi Inggris. Berdasarkan prediksi superkomputer Opta, The Three Lions mengantongi peluang 50,9 persen untuk menembus babak final.
Sementara itu, peluang Inggris untuk memenangi gelar juara dunia berada di angka 21,9 persen. Angka tersebut sedikit lebih tinggi daripada Argentina yang mencatatkan peluang 20,6 persen.
Dalam daftar kandidat juara, Inggris menempati posisi ketiga di bawah Prancis yang menjadi favorit utama dengan peluang 34,1 persen serta Spanyol di peringkat kedua dengan peluang 23,5 persen.
Rekor Positif atas Argentina
Inggris juga mengantongi modal statistik yang cukup meyakinkan menjelang laga semifinal. Tanpa menghitung adu penalti, The Three Lions tidak terkalahkan dalam lima pertandingan internasional terakhir melawan Argentina dengan catatan dua kemenangan dan tiga hasil imbang.
Bahkan, Inggris berhasil memenangi dua pertemuan terakhir secara beruntun. Publik masih mengenang salah satu kemenangan pada laga persahabatan November 2005 ketika Inggris menang 3-2 berkat dua gol Michael Owen serta satu gol Wayne Rooney.
Meski catatan tersebut memberi kepercayaan diri, Kane menegaskan bahwa semua statistik tidak akan memberi arti ketika wasit meniup peluit pertandingan. Inggris harus kembali menunjukkan performa terbaik jika ingin mengakhiri penantian selama 60 tahun dan membawa pulang trofi Piala Dunia FIFA 2026. (MR-01)







