Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Belanda mempertahankan catatan tak terkalahkan pada kampanye UEFA Nations League atau Liga Bangsa-Bangsa UEFA 2026/2027, setelah menundukkan Serbia dengan skor 2-1 pada pertandingan keempat Phase League A Grup A2.
Joshua Zirkzee menjadi penentu kemenangan melalui gol pada menit ke-72. Kemenangan di Philips Stadium, Eindhoven, Senin (5/10/2026) dini hari WIB, membuat tim asuhan Xavier Hernández tetap berada di puncak Grup A2.
Hasil tersebut sekaligus memperpanjang catatan tidak terkalahkan De Oranje dalam delapan pertandingan terakhir UEFA Nations League.
Belanda Langsung Menekan
Belanda mencoba mengambil kendali sejak awal pertandingan. Kesalahan Vanja Milinković-Savić hampir membuat Serbia asuhan Veljko Paunović langsung dihukum pada tiga menit pertama.
Mexx Meerdink mendapat kesempatan untuk memanfaatkan situasi tersebut, tetapi penyelesaiannya belum mampu mengarah tepat ke sasaran. Tidak lama kemudian, Noa Lang juga melepaskan tembakan yang masih melebar dari tiang gawang Serbia.
Tekanan De Oranje akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-31. Teun Koopmeiners melepaskan tendangan bebas yang meluncur deras menuju sudut kanan bawah gawang Serbia.
Serbia Cepat Membalas
Keunggulan Belanda hanya bertahan empat menit. Mihajlo Cvetković kemudian menyamakan kedudukan melalui sundulan setelah Serbia membangun serangan dari sisi kiri.
Umpan silang Aleksa Terzić menjadi awal terciptanya gol tersebut. Cvetković berhasil mengarahkan sundulannya ke sudut jauh sehingga kiper Belanda tidak mampu menjangkaunya.
Gol tersebut menjadi yang ketiga yang bersarang di gawang Belanda dalam 15 menit terakhir babak pertama sepanjang perjalanan mereka di UEFA Nations League 2026/2027. Hingga pertandingan ini berlangsung, tidak ada tim lain yang kebobolan lebih banyak pada periode tersebut.
Serbia Mengancam di Awal Babak Kedua
Hanya 48 detik setelah jeda, Serbia hampir berbalik unggul. Dušan Tadić mengirim umpan yang membuka ruang bagi Cvetković di depan gawang.
Namun, peluang tersebut berakhir tanpa gol karena arah tembakannya melebar dari tiang. Belanda pun terhindar dari ancaman awal setelah jeda.
Tuan rumah kemudian kembali menyusun serangan. Joey Veerman memberikan umpan yang membuka peluang bagi Tijjani Reijnders untuk mencetak gol.
Sayangnya, Reijnders belum mampu memanfaatkannya. Tembakan sang gelandang sempat memantul sebelum melenceng dari tiang jauh.
Zirkzee Muncul sebagai Penentu
Saat Belanda mulai kesulitan membongkar pertahanan Serbia, Xavi Hernández mengambil keputusan dengan memasukkan Joshua Zirkzee pada babak kedua. Pergantian tersebut akhirnya menjadi pembeda.
Memasuki menit ke-72, Zirkzee menemukan ruang di dalam kotak penalti. Penyerang Manchester United itu kemudian menyambar bola dari jarak dekat untuk membawa Belanda kembali memimpin 2-1.
Tembakan tersebut menjadi satu-satunya usaha Zirkzee yang tepat sasaran dalam laga. Meski demikian, penyelesaian itu memiliki dampak besar karena langsung menentukan kemenangan De Oranje.
Van Dijk Beri Kontribusi Penting
Di lini belakang, Virgil van Dijk turut memainkan peran penting dalam menjaga keunggulan Belanda. Kapten De Oranje itu sekaligus mencatat penampilan ke-100 bersama tim nasional.
Bek tengah dan kapten klub Liga Utama Inggris Liverpool tersebut menghasilkan sembilan sapuan sepanjang pertandingan. Empat tembakan juga dilepaskannya saat membantu Belanda menghadapi tekanan Serbia.
Pengalaman Van Dijk menjadi salah satu faktor yang membantu tim tuan rumah mempertahankan keunggulan hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.
Rekor Tak Terkalahkan Belanda Berlanjut
Kemenangan atas Serbia asuhan Veljko Paunović memperpanjang catatan De Oranje menjadi delapan pertandingan tanpa kekalahan di UEFA Nations League.
Produktivitas tim nasional Belanda juga tetap terjaga. Dalam empat pertandingan di kompetisi tersebut, skuad asuhan Xavi Hernández selalu mampu mencetak gol.
Posisi puncak Grup A2 pun tetap menjadi milik Belanda setelah kemenangan ini. Serbia yang memiliki julukan The Eagles atau Elang harus menerima kekalahan setelah memberikan perlawanan ketat.
Statistik Belanda Lebih Unggul
Sepanjang pertandingan, De Oranje menghasilkan 22 tembakan dengan tujuh percobaan mengarah tepat ke gawang. Dari seluruh peluang tersebut, Belanda mencatat nilai expected goals atau xG mencapai 2,75. Angka itu menunjukkan banyaknya kesempatan yang berhasil mereka ciptakan.
Sementara itu, Serbia melepaskan 14 tembakan dan mengumpulkan xG sebesar 1,66. Catatan tersebut memperlihatkan bahwa skuad Paunović tetap mampu memberikan ancaman meski akhirnya gagal membawa pulang poin.
Serbia Gagal Menyamakan Kedudukan
Memasuki menit-menit akhir, tekanan Serbia belum berhenti. Nemanja Gudelj bahkan hampir mengubah keadaan melalui tembakan jarak jauh.
Sayangnya, usaha tersebut belum menghasilkan gol kedua. Keunggulan 2-1 akhirnya mampu dipertahankan Belanda hingga peluit akhir berbunyi.
Hasil tersebut memastikan De Oranje tetap tak terkalahkan di UEFA Nations League 2026/2027 sekaligus mempertahankan posisi mereka di puncak Grup A2. Di sisi lain, Serbia harus puas dengan kekalahan setelah tampil kompetitif sepanjang pertandingan. (MR-02)






