Mataredaksi.com, BOGOR – Spanyol dan Belgia akan saling berhadapan pada perempat final Piala Dunia FIFA 2026. Duel dua kekuatan Eropa itu berlangsung, di Stadion Los Angeles di Inglewood, California, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026) waktu setempat atau Sabtu (11/7/2026) pukul 02.00 WIB.
Pemenang pertandingan akan mengamankan satu tempat di semifinal. Spanyol datang dengan performa meyakinkan, sedangkan Belgia membawa momentum kebangkitan setelah melewati dua laga fase gugur yang penuh drama.
La Roja membuka perjalanan menuju delapan besar dengan kemenangan 3-0 atas Austria pada babak 32 besar. Tim asuhan Luis de la Fuente kemudian melewati duel sengit melawan Portugal pada babak 16 besar.
Spanyol menundukkan Portugal berkat gol Mikel Merino pada masa injury time. Gol tersebut membawa La Roja melangkah ke perempat final sekaligus menjaga peluang mereka merebut gelar Piala Dunia kedua setelah edisi 2010.
Spanyol Andalkan Penguasaan Bola
Luis de la Fuente masih mengandalkan kerangka tim yang memadukan pengalaman dan energi pemain muda. Rodrigo Hernández menjadi pengatur tempo di lini tengah, sementara Pedri serta Dani Olmo siap menghidupkan serangan dari ruang antarlini.
Lamine Yamal juga menjadi salah satu ancaman utama Spanyol. Winger muda itu memberi kecepatan dan kreativitas dari sisi kanan, sedangkan Mikel Oyarzabal berpeluang kembali memimpin lini depan.
Spanyol telah lima kali mencapai perempat final Piala Dunia. La Roja hanya dua kali mampu melangkah ke semifinal, yakni pada 1950 dan ketika menjadi juara pada 2010.
Laga melawan Belgia menjadi ujian besar bagi ambisi Spanyol untuk mengulang keberhasilan generasi emas mereka. La Roja harus menjaga sirkulasi bola, tetapi juga wajib waspada terhadap serangan cepat Belgia.
Babak 8 Besar – Stadion Los Angeles di Inglewood, California, Amerika Serikat akan menjadi saksi bisu duel generasi emas untuk merebut tiket semifinal, Sabtu (11/7/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: digitalhub.fifa.com)
Belgia Bawa Momentum Kebangkitan
Belgia tampil dramatis sepanjang fase gugur. Setan Merah sempat tertinggal 0-2 dari Senegal pada babak 32 besar. Namun, mereka bangkit dan menang 3-2.
Pada babak 16 besar, Belgia tampil lebih meyakinkan saat menghadapi tuan rumah Amerika Serikat. Dua gol Charles De Ketelaere membantu Belgia menang 4-1 di Stadion CenturyLink Field, Seattle, Washington, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) pagi WIB.
Pelatih Rudi Garcia membawa sejumlah pemain senior untuk menjaga stabilitas tim. Kevin De Bruyne tetap menjadi motor kreativitas. Thibaut Courtois menjadi benteng terakhir, sedangkan Romelu Lukaku memimpin lini depan.
Lukaku telah mencetak tiga gol di Piala Dunia 2026. Catatan itu membuatnya menyamai koleksi gol sejumlah nama besar, seperti Diego Maradona, Rudi Völler, dan Rivaldo, di putaran final Piala Dunia.
Generasi Emas Belgia Berburu Sejarah
Pertandingan ini dapat menjadi salah satu kesempatan terakhir generasi berpengalaman Belgia untuk mengejar prestasi tertinggi. Belgia pernah mencapai semifinal pada 1986 dan 2018. Namun, “Setan Merah” belum pernah menembus final Piala Dunia.
Rekor Pertemuan di Piala Dunia
Spanyol dan Belgia telah dua kali bertemu di Piala Dunia. Kedua tim sama-sama meraih satu kemenangan. Belgia menang melalui adu penalti pada perempat final Piala Dunia 1986.
Jan Ceulemans membawa Belgia unggul. Juan Señor kemudian menyamakan kedudukan untuk Spanyol. Setelah tidak ada gol tambahan, Belgia menang 5-4 lewat adu penalti dan melaju ke semifinal.
Spanyol membalas kekalahan itu pada fase grup Piala Dunia 1990 di Italia. “Tim Matador” menang 2-1 melalui gol Míchel dan bek Agustín Gorriz. Belgia hanya membalas lewat Marc Degryse.
Prediksi Susunan Pemain
Spanyol: Unai Simón; Pedro Porro, Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, Marc Cucurella; Rodrigo Hernández, Pedri; Lamine Yamal, Dani Olmo, Álex Baena; Mikel Oyarzabal.
Belgia: Thibaut Courtois; Timothy Castagne, Brandon Mechele, Zeno Debast, Maxim De Cuyper; Youri Tielemans, Nicolas Raskin, Amadou Onana; Dodi Lukébakio, Charles De Ketelaere, Leandro Trossard.
Duel Penguasaan Bola dan Transisi Cepat
Spanyol diperkirakan akan menguasai bola dan mengatur ritme pertandingan. Namun, Belgia memiliki kualitas untuk menghukum setiap kesalahan melalui transisi cepat serta efektivitas para pemain depan.
Duel di Los Angeles akan mempertemukan dua tim yang sama-sama memiliki kedalaman skuad dan pengalaman besar. Spanyol mengejar kejayaan baru, sedangkan Belgia berusaha memperpanjang perjalanan generasi emasnya di Piala Dunia FIFA 2026. (MR-02)






