Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Denmark meraih kemenangan perdana kampanye UEFA Nations League atau Liga Bangsa-Bangsa UEFA 2026/2027, setelah menundukkan Wales 2-0 pada laga Phase League kedua, di Stadion Parken, Distrik Indre Østerbro, Kopenhagen, Minggu (27/9/2026) malam WIB.
Dua gol pada babak kedua masing-masing di menit ke-53, gol bunuh diri Benjamin Thomas Davies, dan menit ke-66 Gustav Tang Isaksen memastikan Denmark mengamankan tiga poin sekaligus menempatkan Wales di dasar Grup A4.
Denmark, racikan Brian Riemer tampil lebih agresif sejak awal pertandingan. Gustav Isaksen dan Patrick Dorgu beberapa kali memberikan ancaman ke pertahanan tim tamu asuhan Craig Bellamy.
Salah satu peluang Gustav Isaksen bahkan sempat menghasilkan gol, tetapi wasit menganulirnya setelah pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR) karena Rasmus Højlund lebih dahulu berada dalam posisi offside.
Denmark Hampir Buka Keunggulan
Serangan cepat Denmark pada menit ke-24 menghasilkan momen yang membuat pendukung tuan rumah bersorak. Rasmus Højlund mengirim umpan silang melewati barisan pertahanan Wales.
Gustav Isaksen kemudian melepaskan tembakan akurat melewati kiper Wales, Daneil “Danny” Ward. Namun, gol tersebut tidak disahkan setelah VAR menemukan posisi offside dalam proses serangan.
Denmark kembali memperoleh peluang melalui Mikkel Damsgaard. Berawal dari lemparan cepat, Højlund menyodorkan bola kepada Mikkel Damsgaard di tepi kotak penalti. Tembakannya melesat keras, tetapi justru membentur tiang kiri gawang Wales.
Wales Ciptakan Ancaman
Wales tidak tinggal diam. Connor Roberts mendapat peluang terbaik tim tamu pada babak pertama melalui tembakan yang secara naluriah mampu ditepis Filip Jörgensen.
Selepas turun minum, Wales kembali memberikan ancaman. Tembakan Neco Shay Williams sempat membentur pemain Denmark sebelum bola mengarah ke posisi Jörgensen yang mampu mengamankannya. Namun, tekanan Denmark akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-53.
Davies Bikin Denmark Unggul
Tendangan bebas Mikkel Damsgaard dari sisi kanan menciptakan kemelut di depan gawang Wales. Dalam upaya menghalangi Højlund mendapatkan bola, Benjamin Davies justru membelokkannya ke gawang sendiri.
Gol bunuh diri tersebut membuat Denmark unggul 1-0. Wales kemudian berusaha meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang. Denmark tetap menjaga intensitas serangan dan kembali mendapatkan peluang dari situasi bola mati.
Isaksen Gandakan Keunggulan
Tendangan bebas Damsgaard kembali membuka peluang Denmark mencetak gol kedua pada menit ke-66. Joachim Andersen sempat menyundul bola, tetapi pemain Wales berhasil menghalau upayanya dari garis gawang. Bola muntah kemudian jatuh ke jalur Gustav Isaksen.
Isaksen Manfaatkan Bola Rebound
Penyerang Denmark asal klub Serie Italia Lazio itu langsung menyambar bola dengan tendangan voli. Bola sempat membentur pemain Wales sebelum melambung melewati Danny Ward dan masuk ke gawang.
Wasit kemudian memeriksa proses gol melalui VAR. Hasil pemeriksaan menyatakan gol Gustav Isaksen sah dan Denmark pun unggul 2-0.
Denmark Perlebar Keunggulan
Keunggulan tersebut membuat tim tuan rumah yang dijuluki De Rød-Hvide (“Merah-Putih”) semakin leluasa mengendalikan pertandingan. Sementara The Dragons, julukan timnas Wales, harus meningkatkan tekanan untuk memperkecil ketertinggalan.
Dua Gol Dianulir pada Pengujung Laga
Denmark masih sempat mencetak gol ketiga melalui Højlund. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena sang penyerang berada dalam posisi offside empat menit sebelum waktu normal berakhir.
Wales Juga Gagal Tambah Gol
Wales juga sempat memasukkan bola ke gawang Denmark melalui Neco Shay Williams. Akan tetapi, wasit lebih dahulu meniup peluit karena Ethan Ampadu melakukan pelanggaran dalam proses serangan. Skor 2-0 bertahan hingga pertandingan selesai.
Isaksen Jadi Ancaman Utama Denmark
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Denmark sekaligus memperlihatkan peran Isaksen dalam lini serang. Penyerang berusia 25 tahun tersebut sebenarnya berpeluang mencetak dua gol setelah wasit menganulir gol pertamanya karena offside.
Sejak menjalani debut senior bersama Tim “Merah-Putih” pada Maret 2024, Isaksen tercatat sebagai salah satu pencetak gol terbanyak negaranya dengan tujuh gol, sejajar dengan Rasmus Højlund.
Parken Jadi Panggung Favorit Isaksen
Menariknya, enam dari tujuh gol Isaksen untuk Denmark tercipta di Stadion Parken. Catatan tersebut semakin memperkuat peran Isaksen ketika Denmark tampil di hadapan pendukung sendiri. Pada laga melawan Wales, ia kembali menjadi salah satu pemain yang paling menentukan hasil pertandingan.
Catatan Buruk Wales di Lini Depan
Di sisi lain, Benjamin Davies mencatat pengalaman yang tidak diinginkan dalam penampilan ke-102 bersama timnas Wales. Ia untuk pertama kalinya mencetak gol bunuh diri bagi negaranya.
Wales Tumpul pada Babak Pertama
Masalah Wales juga terlihat dari produktivitas lini depan. Benjamin Davies dan kawan-kawan belum mampu mencetak gol pada babak pertama dalam enam pertandingan sepanjang 2026 di semua kompetisi. Dalam enam laga tersebut, Wales telah melepaskan 30 tembakan tanpa menghasilkan gol pada babak pertama.
Denmark Unggul dalam Statistik
Pada pertandingan di Kopenhagen, Wales melepaskan 10 tembakan dengan nilai expected goals (xG) sebesar 0,65. Denmark tampil lebih produktif dengan mencatat 20 percobaan. Dari jumlah tersebut, tuan rumah menghasilkan nilai xG sebesar 1,31.
Denmark Amankan Tiga Poin
Hasil tersebut membuat Denmark mengamankan tiga poin di Grup A4, sedangkan Wales harus berada di dasar klasemen setelah kembali gagal meraih kemenangan. (MR-01)






