UEFA Nations League: Austria Tekuk Israel 3-1, Dua Gol Telat Pastikan Kemenangan Das Team

Merayakan Gol – Penyerang timnas Austria, Saša Kalajdžić (kanan), merayakan gol ketiganya bersama rekan-rekan setim saat menghadapi Israel dalam laga Phase League B Grup B3 UEFA Nations League 2026/2027, di Stadion Raiffeisen Arena, Linz, Jumat (25/9/2026) dini hari WIB, Das Team menang meyakinkan dengan skor 3-1 atas HaTkhulim-Levanim. (Sumber foto: @josejuangelmx/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Austria mengawali perjalanan Phase League B Grup  B3 UEFA Nations League atau Liga Bangsa-Bangsa UEFA 2026/2027 dengan kemenangan 3-1 atas Israel.

Bermain di Stadion Raiffeisen Arena, Linz, Jumat (25/9/2026) dini hari WIB, Das Team sempat kehilangan keunggulan sebelum memastikan kemenangan lewat dua gol pada menit-menit akhir.

Romano Schmid membuka keunggulan Austria melalui penalti pada menit ke-43. Israel kemudian menyamakan kedudukan lewat Sayed Abu Farchi pada menit ke-55. Namun, kartu kuning kedua yang diterima Abu Farchi satu menit setelah gol membuat Israel harus bermain dengan 10 pemain.

Keuntungan jumlah pemain akhirnya dimanfaatkan Austria. Phillipp Mwene mencetak gol pertamanya untuk tim nasional pada menit ke-90, sebelum Saša Kalajdžić menutup pertandingan dengan gol ketiga pada menit ke-93. Sebanyak 15.200 penonton di Raiffeisen Arena pun bersorak menyambut kemenangan tersebut.

Pertandingan ini juga menjadi laga internasional ke-50 bagi pelatih Ralf Rangnick bersama Austria. Michael Gregoritsch dipercaya menjadi kapten untuk pertama kalinya dalam kariernya.

Austria Tekan Israel Sejak Awal

Sebelum pertandingan dimulai, kedua tim mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang mantan pemain tim nasional Austria, Hans Buzek. Setelah itu, Austria langsung berusaha memainkan pertandingan dengan intensitas tinggi.

Romano Schmid sempat melakukan kesalahan kontrol bola dalam posisi yang cukup menjanjikan pada menit ke-9. Peluang berikutnya muncul melalui Patrick Wimmer yang melakukan pergerakan di tepi kotak penalti pada menit ke-22, tetapi kehilangan momentum sebelum menyelesaikan aksinya.

Dua menit kemudian, Wimmer kembali memperoleh kesempatan dari sudut sempit. Daniel Peretz masih mampu mengamankan tembakan tersebut dengan mudah.

Penguasaan bola lebih banyak berada di pihak Austria, tetapi peluang bersih sulit tercipta. Israel juga berusaha membangun serangan, meski belum mampu memberikan ancaman berarti ke gawang Alexander Schlager.

Pada menit ke-31, Marco Grüll melepaskan tembakan yang mengenai pemain lawan sebelum bola melambung melewati mistar. Dua menit berselang, Xaver Schlager mengirim umpan silang ke dalam kotak penalti. Stefan Posch yang mendapat tekanan kemudian menyundul bola sedikit melebar.

Situasi Austria berubah pada menit ke-35 ketika Gregoritsch mengalami cedera dan harus meninggalkan lapangan. Saša Kalajdžić masuk menggantikannya.

Masuknya Kalajdžić langsung memberikan pengaruh. Idan Nachmias melakukan pelanggaran terhadap sang penyerang di area penalti sehingga wasit memberikan hadiah penalti untuk Austria.

Schmid maju sebagai eksekutor. Ia berhasil mengecoh Peretz sebelum mengarahkan bola ke sudut kanan gawang dan membawa Austria unggul 1-0 pada menit ke-43. Keunggulan tersebut bertahan hingga kedua tim memasuki ruang ganti.

Israel Samakan Kedudukan

Memasuki babak kedua, Israel mencoba meningkatkan tekanan. Pada menit ke-48, Nikita Stoyanov mendapat ruang untuk menyundul bola dalam posisi berbahaya, tetapi Patrick Wimmer mampu menghalanginya.

Austria juga hampir menggandakan keunggulan lima menit kemudian. Philipp Lienhart menyambut sepak pojok dengan sundulan keras, tetapi arah bola masih melewati mistar.

Israel akhirnya menemukan celah pada menit ke-55. Saša Kalajdžić secara tidak sengaja membelokkan upaya Eliel Peretz. Bola kemudian jatuh kepada Abu Farchi yang memanfaatkannya untuk mencetak gol penyama kedudukan menjadi 1-1.

Perayaan gol tersebut justru membawa masalah bagi Israel. Abu Farchi menerima kartu kuning kedua pada menit ke-56 setelah melakukan selebrasi provokatif dengan bendera sudut. Israel pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Kondisi tersebut membuat Austria kembali menguasai permainan. Schmid sempat melepaskan tembakan pada menit ke-60, tetapi bola terlalu mengarah ke tengah sehingga mudah diamankan Peretz.

Enam menit kemudian, Posch hampir mencetak gol setelah menerima bola dari tumit Kalajdžić. Peluang lain hadir pada menit ke-71 ketika sundulan Kalajdžić masih mampu ditepis Peretz.

Dua Gol Telat Pastikan Kemenangan Austria

Rangnick kemudian memberikan kesempatan debut internasional kepada Sascha Horvath dan Christoph Lang. Keduanya masuk pada menit ke-73 untuk menggantikan Nicolas Seiwald dan Patrick Wimmer.

Tekanan Austria terus berlanjut meski pertahanan Israel masih mampu meredam sejumlah serangan. Pada menit ke-86, Lang hampir membawa tuan rumah kembali unggul setelah mengarahkan tembakan ke tiang jauh. Peretz melakukan penyelamatan refleks untuk menggagalkan peluang tersebut.

Gol yang ditunggu Austria akhirnya datang pada menit ke-90. Paul Wanner mengirim umpan silang sempurna ke dalam kotak penalti. Mwene menyambut bola tersebut dengan tembakan voli menggunakan lutut dan mengubah skor menjadi 2-1.

Gol itu sekaligus menjadi gol pertama Mwene untuk tim nasional Austria. Belum puas dengan keunggulan tersebut, Austria kembali menyerang pada masa tambahan waktu. Christoph Lang menemukan Kalajdžić di dalam kotak penalti.

Sang penyerang mengontrol bola dengan baik sebelum melepaskan tembakan keras dari bagian tengah kotak penalti. Bola bersarang di gawang Israel pada menit ke-93. Austria pun memastikan kemenangan 3-1 setelah sempat mendapat perlawanan ketat sepanjang pertandingan.

Rangnick Nilai Austria Layak Menang

Rangnick mengakui timnya belum tampil pada level terbaik, tetapi menilai Austria tetap pantas mendapatkan tiga poin. “Kami hanya membiarkan satu tembakan ke gawang kami sepanjang pertandingan. Mulai menit ke-30 dan seterusnya, kami lebih mengontrol dan mengambil alih permainan”, kata Rangnick.

Menurutnya, Austria menghadapi perlombaan dengan waktu setelah Israel berhasil menyamakan kedudukan. Dua gol pada menit-menit akhir menjadi faktor penting dalam memastikan kemenangan.

“Kami memiliki beberapa peluang bagus di babak kedua, tetapi kemudian lawan bermain bertahan. Kami bermain jauh lebih baik dalam bertahan daripada di Piala Dunia. Tentu saja, itu belum mencapai level tertinggi kami”, ujar Rangnick.

Sementara itu, Kalajdžić menilai gol kedua menjadi momentum penting bagi Austria. Ia mengakui timnya sempat kesulitan menghadapi permainan Israel, terutama pada babak pertama.

“Sangat penting bagi kami untuk mencetak gol kedua, dan kemudian kami menghukum mereka tanpa ampun dengan gol ketiga. Secara pribadi, saya ingin kami mencetak gol lebih awal, tetapi saya senang menerimanya”, kata Kalajdžić.

Ia juga menyebut Austria memahami upaya Israel membangun serangan melalui permainan umpan. Menurut Kalajdžić, gol penyama kedudukan Israel juga terjadi setelah Austria kurang beruntung.

“Gol yang mereka cetak tidak perlu dan benar-benar tidak beruntung. Itu adalah tembakan pertama mereka ke gawang. Kemudian mereka melemahkan diri sendiri. Pada akhirnya, ini tiga poin – itulah yang penting”, katanya.

Austria Bersiap Hadapi Kosovo

Kemenangan atas Israel menjadi awal positif Austria di Phase League B Grup B3 Liga Bangsa-Bangsa UEFA 2026/2027. Pertandingan berikutnya akan berlangsung pada Minggu, 27 September 2026 pukul 18.00 WIB di Stadion Ernst Happel, menghadapi Kosovo.

Laga kandang tersebut telah terjual habis. Austria kemudian menjalani dua pertandingan tandang secara beruntun.

Pada Kamis, 1 Oktober 2026 pukul 20.45 CET, Austria setara dengan pukul 02.45 WIB dijadwalkan menghadapi Irlandia di Stadion Aviva, Dublin.

Tiga hari kemudian, Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 18.00 CET atau atau pukul 23.00 WIB, Michael Gregoritsch dan kawan-kawan kembali bertanding melawan Kosovo di Stadion Fadil Vokrri, Pristina.

Data Pertandingan

UEFA Nations League | Grup B3 | Matchday 1

Austria 3-1 Israel (1-0)

Gol: Schmid (43′, penalti), Mwene (90′), Kalajdžić (93′) — Abu Farchi (55′).

Austria: A. Schlager – Posch, Lienhart, Danso, Mwene – Seiwald (73’/Horvath), X. Schlager – Wimmer (73’/Lang), Schmid (82’/Chukwuemeka), Grüll (46’/Wanner) – Gregoritsch (36’/Saša Kalajdžić).

Israel: Da. Peretz – Mizrahi (64’/Shlomo), Nachmias, Stoinov, Revivo – Dor Peretz (64’/Levi), E. Peretz (85’/Dasa) – Khalaili, Gloukh (85’/Abada), Solomon (73’/Turgeman) – Abu Farchi.

(MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *