Mataredaksi.com, BOGOR – Bintang penyerang tim nasional Maroko, Brahim Díaz, dinobatkan sebagai pemenang Puma Golden Boot pada TotalEnergies CAF Africa Cup of Nations (AFCON) 2025. Prestasi ini menegaskan konsistensi dan ketajaman Díaz di pentas sepak bola Afrika. Meskipun Maroko gagal juara, Díaz tetap mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak turnamen.
Díaz Jadi Pencetak Gol Terbanyak
Bermain di depan dukungan ribuan suporter tuan rumah, pemain depan Atlas Lions menutup turnamen dengan lima gol. Selain itu, Díaz juga memimpin daftar pencetak gol di kualifikasi AFCON 2025. Hal ini menegaskan dominasi dan peran vitalnya bagi tim nasional Maroko.
Gelandang sekaligus pemain sayap milik Real Madrid CF itu mengaku: “Meski kami tidak meraih gelar, penghargaan ini adalah motivasi besar untuk saya dan rekan-rekan tim”.
EKSPRESI DATAR – Brahim Díaz berjalan dengan ekspresi datar saat menerima Puma Golden Boot AFCON 2025. Momen ini menegaskan dominasi pemain Real Madrid di turnamen, meski wajahnya kurang menampilkan kegembiraan. (Sumber foto: X/@CAF_Online)
Perjalanan Mencetak Gol Díaz di AFCON 2025
Konsistensi Díaz terlihat sejak babak awal. Ia membuka gol Maroko dalam kemenangan 2-0 atas Komoro. Kemudian, ia mencetak gol lagi dalam hasil imbang 1-1 melawan Mali.
Di fase grup, Díaz kembali tampil gemilang. Selain itu, golnya membantu Maroko mengalahkan Zambia, memastikan tim memimpin klasemen. Di babak sistem gugur, ia melanjutkan catatan impresifnya dengan gol melawan Tanzania di babak 16 besar dan Kamerun di perempat final.
Dengan gol di lima pertandingan berbeda, Díaz kini bergabung dengan pemain elit dalam sejarah AFCON. Mereka adalah pemain yang berhasil mencetak gol berturut-turut dalam satu turnamen.
MOMEN PENGHARGAAN – Tiga pemain Brahim Díaz (kiri), kapten timnas Senegal, Sadio Mané (tengah), dan kiper Maroko, Yassine Bounou ketika menerima penghargaan masing-masing perannya pada TotalEnergies CAF Africa Cup of Nations (AFCON) 2025, Senin (19/1/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@CAF_Online)
Rekor dan Dampak untuk Sejarah Maroko
Dengan kemenangan Puma Golden Boot, Brahim Díaz menegaskan namanya dalam sejarah sepak bola Maroko. Ia menjadi salah satu pemain Maroko paling produktif di satu edisi AFCON. Selain itu, Díaz menetapkan tolok ukur baru untuk konsistensi dengan mencetak gol dalam beberapa pertandingan berturut-turut di turnamen besar.
Prestasi ini juga menjadi contoh bagi generasi muda pemain Maroko. Mereka dapat melihat bahwa ketekunan dan konsistensi membawa seorang pemain ke puncak prestasi, meskipun tim tidak meraih gelar juara. (MR-01)






