Unai Emery Soroti Performa Inkonsisten Aston Villa Usai Tumbang 0-2 dari Wolves

Memberi Instruksi - Manajer Aston Villa, Unai Emery, memberikan instruksi kepada para pemainnya saat menghadapi Wolverhampton Wanderers pada laga Derby West Midlands pekan ke-28 Premier League 2025/2026, di Stadion Molineux. The Villans harus pulang tanpa poin setelah João Gomes dan Rodrigo Gomes mencetak gol untuk tuan rumah. (Sumber foto: Bradley Collyer/PA Images)

Mataredaksi.com, BOGOR – Manajer Unai Emery tak menutup kekecewaannya setelah Aston Villa takluk 0-2 dari Wolverhampton Wanderers dalam Derby West Midlands pada pekan ke-28 Premier League 2025/2026. Bermain di Stadion Molineux, Sabtu (28/2/2026) dini hari WIB, The Villans harus pulang tanpa poin setelah João Gomes dan Rodrigo Gomes mencetak gol untuk tuan rumah.

Meski kalah, Emery menilai pertandingan berjalan dalam dua cerita berbeda. Ia menegaskan timnya tampil dominan sebelum jeda, namun gagal mengubah peluang menjadi gol.

Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, The Villa mengontrol permainan sepanjang babak pertama. Mereka mampu menekan dan menciptakan sejumlah peluang bersih, tetapi efektivitas menjadi masalah utama.

“Babak pertama kami bermain sangat baik. Kami mendominasi dan memiliki peluang, tetapi tidak mencetak gol”, ujarnya dalam wawancara kepada BBC Match of the Day dilansir Mataredaksi usai pertandingan.

Namun performa itu tidak berlanjut setelah turun minum. Emery mengakui timnya kehilangan kendali tempo di awal babak kedua. Wolves mulai lebih berani memasuki area pertahanan Villa dan perlahan mengubah dinamika laga.

Gol pembuka Wolves membuat situasi semakin sulit. Emery menilai tim lawan cerdas dalam mengatur ritme setelah unggul. Ia juga menyinggung durasi tambahan waktu yang menurutnya terlalu singkat untuk memberi kesempatan mengejar ketertinggalan.

“Kami memulai babak kedua dengan kurang baik. Setelah mereka mencetak gol, pertandingan berubah. Mereka memperlambat permainan. Saya merasa waktu tambahan seharusnya lebih panjang”, katanya.

Terlepas dari hasil tersebut, Emery mencoba menjaga optimisme skuadnya. Ia mengingatkan bahwa posisi Villa saat ini masih melampaui target awal musim. Klub Birmingham itu tetap berada di papan atas dan masih bersaing dalam perebutan tiket Liga Champions UEFA 2026/2027.

Emery juga memberikan apresiasi kepada Wolves atas performa mereka. Ia menyebut lawan memiliki kualitas dan layak meraih kemenangan pada laga tersebut.

Dalam konteks persaingan empat besar, Emery menyadari tantangan yang menanti. Ia menyebut Manchester United dan Chelsea sebagai kandidat kuat karena kedalaman serta pengalaman skuad mereka. Meski begitu, ia menegaskan Villa tidak akan menyerah begitu saja.

“Kami tetap termotivasi. Posisi kami sekarang berada di atas ekspektasi awal musim. Sekarang waktunya tetap bersatu dan fokus pada pertandingan berikutnya”, tegasnya.

Kekalahan di Molineux Stadium memang menjadi pukulan, tetapi bagi Emery, musim Aston Villa masih berada di jalur yang menjanjikan. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *