Mataredaksi.com, BOGOR – Real Madrid harus menelan kekalahan 1-2 dari Bayern München pada leg pertama perempat final Liga Champions UEFA 2025/2026, di Stadion Santiago Bernabéu, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB.
Bayern tampil lebih efektif dalam duel berintensitas tinggi ini. Gol dari Luis Fernando Díaz dan Harry Kane memberi keunggulan penting bagi tim tamu, sebelum Kylian Mbappé memperkecil ketertinggalan tuan rumah.
Tim asuhan Vincent Kompany sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol. Namun, sejumlah peluang gagal dimaksimalkan, sementara Manuel Neuer tampil solid di bawah mistar.
Arbeloa: Madrid Masih Punya Peluang
Pelatih Real Madrid, Álvaro Arbeloa, mengakui timnya melakukan kesalahan krusial yang berujung pada kekalahan. Meski demikian, ia tetap optimistis menatap leg kedua.
“Ini kekalahan yang mungkin bisa kami hindari di babak kedua dengan sedikit keberuntungan. Kami menghadapi tim hebat, dan kami sudah menyadarinya”, ujar Arbeloa dilansir dari lama resmi klub.
Ia menyoroti dua kesalahan yang berujung gol Bayern—situasi yang sebenarnya sudah diantisipasi sebelum pertandingan.
“Kami melakukan dua kesalahan, dua kehilangan bola, yang sudah kami bahas sebelumnya. Kami seharusnya bisa menutup ruang dengan lebih baik. Melawan tim seperti ini, kesalahan kecil akan berujung hukuman”, tegasnya.
Meski kecewa, Arbeloa melihat secercah harapan dari gol yang dicetak timnya. “Kami mencetak gol yang memberi harapan. Memang kami tidak memaksimalkan beberapa peluang, tetapi ini belum selesai. Jika ada tim yang bisa menang di München, itu adalah Real Madrid”, lanjutnya.
Analisis Data: Bayern Lebih Tajam dalam Eksekusi
Pertandingan berjalan terbuka dengan banyak peluang. Real Madrid mencatatkan 1,97 expected goals (xG), sedangkan Bayern München unggul dengan 2,99 xG.
Kedua tim sama-sama melepaskan 20 tembakan. Namun, Bayern tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang penting di depan gawang.
Harry Kane kembali menjadi pembeda. Ia mencetak satu gol dan melanjutkan tren positifnya saat menghadapi Madrid di Liga Champions. Sementara itu, Kylian Mbappé terus menjaga konsistensi sebagai mesin gol utama bagi Los Blancos.
Leg Kedua Jadi Penentuan
Bayern München membawa keunggulan tipis ke leg kedua. Namun, Real Madrid tetap memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan.
Madrid Masih Berbahaya
Real Madrid mengandalkan sejarah dan mental juara untuk menekan Bayern di Allianz Arena. Tim tamu akan menghadapi perlawanan sengit sejak menit awal.
Duel Panas Menanti
Laga leg kedua akan berlangsung dengan tensi tinggi dan tekanan besar. Kedua tim sama-sama mengincar tiket semifinal, sehingga pertandingan bakal berjalan lebih agresif dan terbuka. (MR-01)






