Carrick Kritik Keras Wasit: Salah Satu Keputusan Terburuk

Kartu merah - Wasit Paul Tierney mengeluarkan kartu merah kepada Lisandro Martínez dalam laga Manchester United melawan Leeds United pada pekan ke-32 Premier League 2025/2026, Selasa (14/4/2026) dini hari WIB. Keputusan tersebut menuai kritik keras dari pelatih Michael Carrick yang menilainya sebagai salah satu yang terburuk. (Sumber foto: @LUFC/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Manchester United, Michael Carrick, melontarkan kritik tajam terhadap keputusan wasit dalam laga melawan Leeds United pekan ke-32 Premier League 2025/2026, Selasa (14/4/2026) dini hari WIB di Stadion Old Trafford.

Ia menilai sejumlah keputusan wasit Paul Tierney merugikan timnya, termasuk insiden yang berujung kartu merah untuk Lisandro Martínez.

Awal Laga Tak Sesuai Harapan

Carrick mengakui timnya tidak memulai pertandingan dengan baik. Ia menyoroti gol pertama Leeds yang menurutnya berawal dari pelanggaran terhadap Leny Yoro.

“Kami tidak memulai pertandingan dengan baik. Kami kebobolan setelah Yoro menerima pukulan di bagian belakang kepala”, ujar Carrick dalam wawancara Monday Night Football dilansir Mataredaksi. Ia menilai wasit seharusnya menghentikan permainan pada momen tersebut.

Soroti Kartu Merah Martínez

Carrick juga mengkritik keputusan wasit yang mengusir Lisandro Martínez. Ia menilai insiden tersebut tidak layak berujung kartu merah.

“Saya pikir tim tetap berjuang di babak kedua, tetapi keputusan itu sangat mengejutkan. Itu salah satu yang terburuk yang pernah saya lihat”, tegasnya.

Dalam konferensi pers, Carrick menjelaskan bahwa kontak yang terjadi tidak menunjukkan unsur agresif. “Tidak ada gerakan agresif. Dia hanya menyentuh lawan dan situasi itu berkembang secara tidak sengaja”, jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keputusan seperti itu bisa berdampak buruk terhadap arah permainan secara keseluruhan.

Pertanyakan Konsistensi Wasit

Carrick menilai keputusan tersebut menunjukkan inkonsistensi dalam penerapan aturan di lapangan. Ia membandingkan insiden itu dengan beberapa kasus lain yang tidak berujung kartu merah, sehingga memunculkan tanda tanya besar.

“Ini benar-benar keputusan yang mengejutkan. Kami harus berhati-hati dengan arah permainan jika situasi seperti ini berujung kartu merah”, tambahnya.

Carrick Bela Performa Ugarte

Selain mengkritik wasit, Carrick juga membela performa Manuel Ugarte. Ia menilai gelandang tersebut tetap tampil solid di tengah situasi sulit.

“Malam ini bukan pertandingan yang mudah, bukan hanya untuk Ugarte, tetapi untuk seluruh tim”, ujar Carrick.

Peran Penting Ugarte di Tengah Tekanan

Ia menambahkan bahwa Ugarte tetap memberi kontribusi penting, terutama saat Manchester United harus bermain dengan 10 orang.

Selain itu, gelandang tersebut mampu menjaga keseimbangan tim di tengah tekanan yang terus meningkat dari lawan. Bahkan, ia beberapa kali menutup ruang dengan efektif.

“Dia membantu menutup ruang dan memberi keseimbangan ketika tim mencoba menyerang. Saya pikir dia tampil cukup baik”, tutup Carrick.

Dengan demikian, penampilan Ugarte menunjukkan perannya tetap vital dalam menjaga stabilitas tim hingga akhir pertandingan. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *