Mataredaksi.com, BOGOR – Arsenal Women Football Club memulai pertandingan perdana Phase League Liga Champions Wanita UEFA musim 2025/2026 dengan hasil mengecewakan.
The Gunners kalah 2-1 di kandang sendiri, Stadion Meadow Park, Borehamwood, dari Olympique Lyonnais Féminin, pada Rabu (8/10/2025) dini hari WIB. Renée Slegers, salah satu pelatih, memberikan reaksi pasca-pertandingan mengenai kekuatan lawan dan performa timnya.
Awal yang Menjanjikan Tapi Tertahan
Renée menilai timnya memulai laga dengan baik, meski menghadapi lawan yang sangat kuat. “Lyon memiliki fisik dan kekuatan individu yang luar biasa. Tapi kami juga melihat ada ruang kelemahan mereka. Awal kami sebenarnya cukup menjanjikan”, ujarnya.
Ia menambahkan, kendati Arsenal lebih kompak di babak kedua, Lyon mampu mendikte jalannya permainan sebagian besar waktu. “Kami harus mencocokkan mereka secara fisik dan tempo, namun tetap ingin menerapkan permainan kami sendiri. Kadang kami berhasil, tetapi tidak konsisten sepanjang 90 menit”, jelas Slegers.
Fokus pada Detail dan Margin
Menurut Slegers, tim kini tengah menekankan hal-hal kecil yang menentukan hasil pertandingan di level tertinggi. “Semua pemain bekerja keras untuk menemukan detail terakhir dan margin kecil. Jika satu atau dua hal tepat, sisanya akan mengikuti”, katanya.
Dia menekankan pentingnya kerja tim dan kontinuitas dalam latihan, sehingga setiap laga berikutnya bisa menampilkan Arsenal dengan performa lebih solid.
Dukungan Fans yang Membakar Semangat
Slegers juga menyoroti peran suporter. “Para pendukung sangat luar biasa. Mereka memberi energi luar biasa malam ini, dan kami ingin membalasnya dengan hasil positif. Itu juga bagian dari frustrasi karena kami ingin menang untuk mereka”, ungkapnya. (MR-01)







