Conte Marah Kritik, Napoli Bertahan di Puncak Meski Krisis Cedera

ANTONIO Conte bereaksi keras di pinggir lapangan saat Napoli bertahan di puncak klasemen Serie A 2025/2026, meski timnya didera krisis cedera saat menaklukkan US Lecce 1-0, Rabu (29/10/2025). (Sumber foto: X/SerieA_EN)

Mataredaksi.com, BOGOR – Società Sportiva Calcio Napoli mempertahankan posisi di puncak klasemen Serie A 2025/2026 setelah menaklukkan Unione Sportiva Lecce 1-0 pada pertandingan pekan kedelapan, di Stadio Via del Mare, Rabu (29/10/2025) dini hari WIB, meski diterpa badai cedera dan penalti yang diselamatkan.

Gol tunggal André-Frank Zambo Anguissa dari sundulan tendangan bebas David Neres menjadi penentu kemenangan, sementara Vanja Milinković-Savić menjadi pahlawan dengan menepis penalti Francesco Camarda.

Antonio Conte menegaskan bahwa tekanan yang mereka rasakan tidak seharusnya menjadi alasan bagi kritik yang “benar-benar absurd”.

Cedera Lang dan Penalti Lecce

Noa Lang harus ditarik keluar karena cedera paha tepat di atas lutut kiri. Tak lama setelah itu, Lecce mendapatkan penalti karena handball Juan Jesus. Namun, Vanja Milinković-Savić dengan sigap menepis sepakan Camarda, menjaga skor tetap imbang hingga gol André-Frank Zambo Anguiss  menentukan kemenangan.

Conte menekankan pentingnya mentalitas tim. “Pertandingan ini tidak pernah mudah, terutama setelah laga melelahkan melawan Inter. Kami menghadapi tim yang sangat bagus, dan harus mengendalikan fase akhir lebih baik. Mentalitas tetap prioritas”, ujar Conte.

Reaksi Terhadap Kritik

Pelatih asal Italia itu menolak anggapan bahwa cedera lawan menguntungkan Napoli. “Menyarankan cedera Lukaku dan De Bruyne memberi manfaat pada kami itu tidak masuk akal. Vanja Milinković-Savic di gawang membuktikan nilai investasi kami”, tegasnya.

Conte juga menekankan kontribusi semua pemain untuk mencetak gol. Ia menilai interaksi kerasnya dengan André-Frank Zambo Anguissa saat gol penting sebagai bagian dari membangun karakter tim.

Strategi dan Pemain Kunci

Rasmus Højlund kembali dari cedera sebagai pengganti, sedangkan Scott McTominay diistirahatkan. Partenopei kembali ke formasi 4-3-3 yang sukses membawa mereka menjuarai Scudetto musim lalu. Conte memuji semangat tim di tengah kondisi cedera yang sulit.

Dengan kemenangan ini, Napoli berpeluang menguasai puncak klasemen sendirian akhir pekan ini jika AS Roma gagal meraih poin melawan Parma Calcio 1913. Kedisiplinan, mental, dan kontribusi seluruh skuad menjadi kunci keberhasilan mereka. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *