Ducali Tersungkur di Kandang
Mataredaksi.com, BOGOR – Parma Calcio 1913 menyerah kepada Bologna F.C. 1909 dalam laga pekan ke-10 Serie A Italia 2025/2026, di Stadion Ennio Tardini, Senin (3/11/2025) dini hari WIB. Dalam Derby dell’Emilia yang sarat sejarah, tuan rumah kembali gagal mematahkan kutukan tanpa kemenangan atas rival sekota sejak 2012. Gol cepat, cedera, dan kartu merah menambah ketegangan bagi para pendukung Parma.
Gol Kilat Buka Drama
Parma sempat mengejutkan dengan mencetak gol hanya 12 detik setelah kick-off. Bola panjang Zion Suzuki menemukan Adrián Bernabé García, yang melepaskan tembakan, kemudian rebound diselesaikan Mateo Pellegrino dari jarak 12 yard. Gol ini menjadi salah satu yang tercepat di Serie A musim ini. Namun euforia tuan rumah tak bertahan lama.
ADRIÁN Bernabé García gelandang Parma Calcio 1913 merayakan gol cepat ke gawang Bologna FC 1909, Senin (3/11/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: Emmanuele Ciancaglini/Getty Images)
Bologna Bangkit Lewat Castro dan Miranda
Bologna segera membalas. Riccardo Orsolini memberikan umpan untuk Jens Odgaard, yang menanduk bola ke gawang. Tidak lama kemudian, Santiago Castro memanfaatkan peluang dari umpan Emil Holm untuk membawa Bologna unggul. Dengan cedera dan kartu merah, Parma bermain hanya dengan 10 orang, sehingga tekanan Bologna semakin berat.
Cedera dan Kartu Merah Memperparah Situasi Parma
Parma kehilangan Nahuel Estévez dan Alessandro Circati karena cedera, sementara Christian Ordóñez menerima kartu merah setelah menjatuhkan Odgaard. Meski kalah jumlah, Parma tetap berusaha menahan gempuran lawan, namun beberapa peluang penting gagal dikonversi menjadi gol.
SANTIAGO Castro dari Bologna FC merayakan setelah mencetak gol pernyama ke gawang Parma Calcio 1913 di Stadio Ennio Tardini, Senin (3/11/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: Emmanuele Ciancaglini/Getty Images)
Gol Penentu dan Penutup Drama
Gol penentu tercipta saat umpan silang Juan Miranda dari sisi kiri memantul di antara pemain Bologna dan akhirnya diselesaikan Santiago Castro dari enam meter. Bologna menutup kemenangan 3-1 melalui tembakan kaki kiri Miranda di penghentian waktu, gol pertamanya sebagai full-back dalam dua tahun.
Bologna Terus Tancap Gas
Kekalahan ini menegaskan tren negatif Parma di Derby dell’Emilia, sementara Bologna mempertahankan momentum positifnya. Meski pelatih Vincenzo Italiano menjalani pemulihan dari pneumonia di rumah, tim tetap tampil agresif dan terorganisir. Konsistensi pemain seperti Castro, Miranda, dan Odgaard memastikan kemenangan yang dramatis bagi Bologna.
GOL akrobatik Santiago Castro dari Bologna FC dengan Zion Suzuki dan Sascha Britschgi dari Parma Calcio pada pertandingan Serie A, di Stadio Ennio Tardini, Senin (3//11/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: Emmanuele Ciancaglini/Getty Images)
Analisis Taktik dan Statistik
Bologna memanfaatkan keunggulan fisik dan disiplin, menekan pertahanan Parma yang pincang karena cedera. Strategi tim dan ketenangan para pemain memastikan keunggulan bertahan hingga peluit akhir. Derby dell’Emilia ini menunjukkan betapa cepatnya momentum pertandingan bisa berubah dari kejutan gol cepat Parma menjadi kemenangan dramatis Bologna. (MR-03)






