Awal Laga Berjalan Intens
Mataredaksi.com, BOGOR – Al-Ahli Saudi Football Club memetik kemenangan penting 2-1 atas Al-Qadisiyah FC pada pekan kesembilan Liga Pro Saudi 2025/2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Sabtu (22/11/2025) dini hari WIB. Tim tuan rumah harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain setelah Ziyad Al Johani menerima kartu merah di akhir babak pertama.
Laga berlangsung keras sejak menit awal, dan kedua tim saling menekan tanpa mengendurkan tempo.
Galeno Buka Skor Cepat
Wenderson Galeno membuka keunggulan ketika laga baru berjalan enam menit. Musab Al Juwayr mengirim umpan yang tidak sempurna, tetapi bola itu justru jatuh ideal di kaki Galeno. Winger Brasil tersebut langsung menembak ke pojok kanan bawah untuk membawa Al-Ahli SFC memimpin.
Gol cepat ini memaksa Fares Al Sharqiya (Ksatria dari Timur) – julukan Al-Qadisiyah FC – meningkatkan intensitas serangan. Mateo Retegui menciptakan peluang berbahaya sebelum tendangan bebasnya membentur tiang jelang turun minum.
Kartu Merah yang Mengubah Jalannya Pertandingan
Ketegangan meningkat di akhir babak pertama. Ziyad Al Johani menerima kartu merah langsung setelah menyikut dada Otávio Edmilson. Keputusan itu membuat Al-Ahli harus bertahan dengan 10 pemain di babak kedua. Skuad Ksatria dari Timur mengambil alih dominasi dan mengurung tuan rumah dengan serangan bertubi-tubi.
Al-Qadisiyah Samakan Kedudukan
Christopher Bonsu Baah memanfaatkan ruang di sisi kanan dan mengirim umpan silang matang pada menit ke-64. Abdullah Al Salem yang baru masuk lapangan menyambutnya dengan sundulan sempurna. Gol itu tercipta hanya 26 detik setelah ia menggantikan rekan setimnya. Momentum berbalik ke tim tamu, namun tidak berlangsung lama.
Gol Indah Kessié Jadi Penentu
Dua menit setelah gol penyama kedudukan, Franck Kessié mengembalikan keunggulan Al-Ahli dengan tembakan first-time dari luar kotak penalti. Bola mengarah deras ke pojok kiri bawah, membuat Koen Casteels tidak mampu menjangkaunya. Gol spektakuler itu memulihkan moral pemain dan suporter Al-Ahli di stadion.
Pertahanan Tuan Rumah Tampil Kokoh
Setelah kembali unggul, Al-Ahli memilih bertahan lebih dalam. Barisan belakang mereka tampil disiplin dan berhasil mematahkan setiap serangan Al-Qadisiyah. Édouard Mendy tampil sigap di bawah mistar dan menjaga keunggulan hingga peluit akhir berbunyi.
Statistik Menunjukkan Efektivitas Al-Ahli
Secara statistik, Al-Ahli mencatat 0,54 expected goals (xG) dari tujuh percobaan. Di sisi lain, Al-Qadisiyah menghasilkan 1,04 xG dari tiga tembakan tepat sasaran, namun gagal memaksimalkannya.
Meski bermain dengan 10 pemain, Ma’aqil Al-Aswad – julukan tim tuan rumah -mampu menjaga struktur dan tidak membiarkan lawan mendapatkan peluang emas tambahan.
Rekor Tak Terkalahkan Berlanjut
Kemenangan ini memperpanjang rentetan tak terkalahkan Al-Ahli menjadi 10 pertandingan liga (M6 S4). Mereka hanya berjarak lima poin dari pemuncak klasemen, Al-Nassr FC. Jika tren positif ini berlanjut, Al-Ahli berpeluang mendekati rekor terbaik klub, yakni 15 laga tanpa kekalahan pada 2018.
Masuk Zona Persaingan Gelar
Tambahan tiga poin membawa Al-Ahli asuhan Matthias Jaissle naik ke posisi keempat klasemen. Performa solid melawan Al-Qadisiyah membuktikan bahwa mereka siap bersaing dengan para kandidat juara lainnya di Liga Pro Saudi musim ini. (MR-03)






