Mataredaksi.com, BOGOR – Società Sportiva Calcio Napoli naik ke peringkat ketiga klasemen Serie A Italia 2025/2026 setelah meraih kemenangan penting 2-1 atas Associazione Calcio Firenze Fiorentina pada pertandingan pekan ke-23, di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Minggu (1/2/2026) dini hari WIB.
Meski tampil pincang akibat badai cedera, tim asuhan Antonio Conte sukses mengamankan tiga poin. Hasil ini membuat Napoli melampaui AS Roma di klasemen sementara. Sementara itu, Fiorentina kian tertekan di papan bawah dan tetap berada dekat zona degradasi.
Selebrasi – Gelandang SSC Napoli, Antonio Vergara melakukan selebrasi usai mencetak gol pembuka Partenopei ke gawang ACF Fiorentina pada pertandingan ke-23 Serie A 2025/2026, di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Minggu (1/2/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@TheNapoliZone)
Awal Meyakinkan Napoli
Napoli memulai pertandingan dengan intensitas tinggi. Antonio Vergara membuka keunggulan tuan rumah lewat aksi individu impresif. Ia berlari menyambut umpan panjang Alex Meret sebelum melepaskan tembakan terukur yang menaklukkan David de Gea dan bersarang di sudut kanan bawah gawang.
Fiorentina hampir menyamakan kedudukan melalui Roberto Piccoli, tetapi sepakan penyerang itu hanya membentur tiang gawang. Di sisi lain, Napoli mendapat kabar kurang baik setelah kapten Giovanni Di Lorenzo harus meninggalkan lapangan akibat cedera lutut kiri. Antonio Conte berharap cedera tersebut tidak serius.
Gol Kedua Napoli dan Respons La Viola
Napoli kembali menekan di awal babak kedua. Empat menit setelah restart, Vergara kembali menjadi pembeda. Winger muda itu mengirimkan umpan matang kepada Miguel Gutiérrez, yang kemudian melengkungkan bola dari sisi kanan kotak penalti untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Fiorentina tidak menyerah begitu saja. La Viola meningkatkan tempo permainan dan akhirnya memperkecil ketertinggalan. Manor Solomon mencetak gol pertamanya untuk klub setelah memanfaatkan bola rebound, usai Alex Meret menggagalkan peluang Piccoli.
(Sumber foto: X/@TheNapoliZone)
Tekanan Akhir yang Gagal Berbuah
Masuknya Moise Kean sebagai pemain pengganti memberi energi tambahan bagi skuad besutan Paolo Vanoli. Tim tamu terus menekan di menit-menit akhir dan memaksa Napoli bertahan lebih dalam.
Namun, rapatnya lini belakang Partenopei membuat Fiorentina gagal mencetak gol penyama kedudukan. Kekalahan ini membuat Fiorentina tetap tertahan di papan bawah klasemen dan masih tertinggal satu poin dari zona aman.
Analisis Data: Benteng Maradona Masih Kokoh
Napoli kini mencatatkan 22 laga kandang tanpa kekalahan di Serie A. Catatan ini menyamai rekor terbaik klub di era tiga poin. Napoli sebelumnya mencapai torehan tersebut pada periode Agustus 2015 hingga September 2016 di bawah asuhan Maurizio Sarri.
Di sisi lain, Fiorentina sudah menelan 12 kekalahan dari 23 pertandingan liga musim ini. Jumlah itu menjadi yang terburuk ketiga dalam sejarah klub pada tahap musim ini. Fiorentina hanya pernah mencatatkan kekalahan lebih banyak pada musim 1937/1938 dan 2001/2002.
(Sumber foto: X/@TheNapoliZone)
Antonio Vergara tampil sebagai pemain terbaik pertandingan. Ia mencetak satu gol dan satu assist. Vergara juga memimpin Napoli dalam jumlah peluang yang diciptakan, umpan di sepertiga akhir lapangan, serta percobaan dribel. (MR-03)






