AS Roma Tumbang 1-2 dari Genoa CFC, Gasperini Murka dengan Keputusan VAR

Geram - Ekspresi Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini usai timnya menderita kekalahan 1-2 atas tuan rumah Genoa CFC pada pertandingan pekan ke-28 Serie A Italia 2025/2026, di Stadion Luigi Ferraris, Senin (9/3/2026) dini hari WIB. Ia marah terhadap Keputusan VAR. (Sumber foto: @footballitalia/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Associazione Sportiva Roma harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk 1-2 dari Genoa Cricket and Football Club pada pertandingan pekan ke-28 Serie A Italia 2025/2026, di Stadion Luigi Ferraris, Senin (9/3/2026) dini hari WIB.

Kekalahan itu terasa semakin pahit bagi pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, yang meluapkan kemarahannya terhadap keputusan Video Assistant Referee (VAR) seusai pertandingan.

Kekalahan tersebut membuat Roma turun ke posisi kelima klasemen dengan 51 poin. Mereka kini memiliki jumlah poin yang sama dengan Como 1907 yang berada di posisi keempat dan hanya unggul satu poin atas Juventus.

Seusai pertandingan, Gasperini menilai timnya sebenarnya tampil cukup baik meskipun hasil akhir tidak berpihak kepada mereka. “Kami mendekati pertandingan dengan sangat baik. Tim bermain dengan determinasi dan cukup solid”, ujar Gasperini.

Menurutnya, Roma memang tidak menciptakan banyak tembakan tepat sasaran, tetapi hal yang sama juga terjadi pada Genoa.

“Kami tidak memiliki banyak tembakan tepat sasaran, tetapi mereka juga tidak memiliki jauh lebih banyak dari kami. Bahkan di menit-menit akhir kami juga kurang beruntung, tetapi semangat tim tetap tinggi”, katanya.

Kemarahan Gasperini memuncak ketika menyinggung keputusan VAR yang tidak memberikan penalti kepada Roma setelah dugaan handball Ruslan Malinovskyi saat memblok tembakan Manu Koné.

“Insiden itu cukup jelas dan VAR tidak melakukan intervensi. Semua orang bisa melihatnya dengan cara mereka masing-masing, tetapi gambarnya sangat jelas”, ujar Gasperini.

Ia bahkan melontarkan kritik tajam terhadap ofisial VAR. “Jika mereka yang bertanggung jawab atas VAR tidak yakin tentang situasi seperti ini, maka mereka seharusnya melakukan pekerjaan lain. Anda tidak bisa mengubah kenyataan. Itu jelas sekali”, tegasnya.

Meski kecewa dengan keputusan tersebut, Gasperini tetap menilai timnya menunjukkan sikap yang tepat sepanjang pertandingan.

Roma kini harus segera mengalihkan fokus mereka ke kompetisi Eropa. Giallorossi dijadwalkan menghadapi Bologna FC 1909 pada leg pertama babak 16 besar Liga Europa sebelum kembali ke Serie A untuk menjamu Como 1907 dalam laga penting perebutan posisi empat besar. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *