Mataredaksi.com, BOGOR – Manajer Cesc Fàbregas mengaku berada di posisi sulit untuk menilai hasil imbang 0-0 Como 1907 melawan Società Sportiva Calcio Napoli pada pekan ke-35 Serie A Italia 2025/2026, Sabtu (2/5/2026) malam WIB, di Stadion Giuseppe Sinigaglia Djarum.
Ia merasa bangga dengan perkembangan tim, tetapi sekaligus frustrasi karena peluang kemenangan tidak bisa dimaksimalkan.
Selain membahas laga tersebut, Fàbregas juga memberikan penilaian mendalam tentang perkembangan Nicolás Paz Martínez, termasuk pesan taktis yang ia berikan terkait pembelajaran dari Ousmane Dembélé.
Perasaan Campur Aduk: Bangga tapi Frustrasi
Fàbregas menilai Como tampil sesuai rencana dengan pendekatan agresif, tekanan tinggi, dan intensitas yang konsisten sejak awal pertandingan. Ia melihat timnya berusaha mengontrol ritme permainan dan memaksa Napoli bermain lebih bertahan.
Namun, ia tidak bisa menutupi kekecewaannya karena tim gagal mengonversi peluang menjadi gol. “Di kepala saya, saya sangat bangga dengan perjalanan tim ini, tapi di saat yang sama saya marah karena kami tidak menang”, ujar Fàbregas kepada DAZN Italia.
Ia menegaskan bahwa momen-momen besar seperti sapuan Amir Rrahmani di garis gawang dan peluang yang mengenai tiang oleh Matteo Politano menjadi titik krusial yang menentukan hasil akhir.
Duel Lini Tengah yang Intens dan Menentukan
Fàbregas secara khusus menyoroti pertarungan di lini tengah yang ia nilai sangat kompetitif. Ia menyebut Nicolás Paz, Lucas Da Cunha, dan Máximo Perrone harus bekerja keras melawan Stanislav Lobotka, Kevin De Bruyne, dan Scott McTominay.
Menurutnya, intensitas duel tersebut menunjukkan level perkembangan Como yang semakin meningkat di Serie A. Ia menambahkan bahwa pengalaman seperti ini penting untuk membentuk karakter tim muda yang sedang berkembang.
Pertumbuhan Konsisten Meski Belum Sempurna
Fàbregas mengakui dirinya adalah pelatih yang sangat menuntut. Ia tidak selalu puas, terutama saat melihat beberapa performa seperti melawan Unione Sportiva Sassuolo Calcio, Udinese Calcio, Parma Calcio, dan ACF Fiorentina yang menurutnya belum sesuai standar.
Namun, ia menegaskan bahwa secara umum 95 persen waktu tim sudah berada di jalur yang ia inginkan. “Dalam banyak pertandingan, mereka sudah memberi saya apa yang saya mau. Saya tidak boleh melupakan proses itu”, tegasnya.
Como dan Proyek Jangka Panjang Serie A
Fàbregas juga menyoroti pencapaian Como yang kembali bersaing di papan atas Serie A setelah 21 tahun absen dari kompetisi elite Italia.
Ia menyebut musim ini sebagai fase penting dalam pembangunan klub, bukan sekadar mengejar hasil instan. Menurutnya, konsistensi kerja dan perkembangan pemain jauh lebih penting dalam proyek jangka panjang Como.
Masa Depan Nicolás Paz Masih Terbuka
Terkait masa depan Nicolás Paz, yang dikaitkan dengan kemungkinan kembali ke Real Madrid, Fàbregas memilih untuk tidak berspekulasi.
Ia menegaskan fokus utama saat ini adalah perkembangan pemain dan kontribusinya untuk Como di sisa musim. “Ini bukan waktu untuk membicarakan masa depan. Kami sedang membangun sesuatu di sini”, katanya.
Pelajaran dari Ousmane Dembélé
Fàbregas memberikan contoh menarik tentang sepak bola modern dengan menyebut Ousmane Dembélé sebagai referensi.
Ia menyoroti bagaimana pemain top seperti Dembélé tetap aktif dalam fase bertahan, bukan hanya menyerang. “Saya melihat Dembélé menekan seperti pemain bertahan. Jika pemain Ballon d’Or bisa melakukan itu, semua orang bisa”, ujarnya.
Ia bahkan menyinggung pengalaman menyaksikan laga besar Liga Champions, yang menurutnya menunjukkan standar intensitas modern sudah berubah total.
Filosofi Sepak Bola Modern ala Fàbregas
Menurut Fàbregas, sepak bola saat ini menuntut pemain untuk menjadi lengkap di semua fase permainan. Ia menekankan konsep “total football modern”, di mana pemain muda harus mampu menyerang, bertahan, dan bertransisi dengan cepat.
Pelatih berusia 38 tahun asal Spanyol ini juga menegaskan bahwa pendekatan ini sangat cocok dengan skuad muda Como yang sedang ia bangun.
Kesimpulan: Progres Lebih Penting dari Hasil
Meski hasil imbang melawan Napoli terasa mengecewakan, Fàbregas menilai Lucas da Cunha dan kawan-kawan berada di jalur perkembangan yang tepat.
Ia menegaskan bahwa proses jangka panjang lebih penting daripada hasil satu pertandingan. Dengan fondasi yang terus berkembang, Como disebutnya memiliki masa depan yang menjanjikan di Serie A. (MR-02)






