Spalletti Tegaskan Juventus Harus Konsisten di Sprint Akhir Serie A

Bereaksi – Luciano Spalletti, Pelatih Kepala Juventus, bereaksi serius saat menyaksikan penalti bek kiri Genoa CFC, Aarón Martín, pada pekan ke-31 Serie A Italia 2025/2026 di Allianz Stadium, Turin, Senin (6/4/2026) malam WIB. Penalti tersebut berhasil ditepis oleh kiper pengganti Michele Di Gregorio, memastikan kemenangan 2-0 bagi Juventus dan menjaga peluang tim finis di empat besar tetap hidup. (Sumber foto: Valerio Pennicino/Getty Images)

Mataredaksi.com, BOGOR – Pelatih Luciano Spalletti mengkritik performa Juventus di babak kedua, meskipun timnya menang 2-0 atas Genoa pada pekan ke-31 Serie A Italia 2025/2026, di Allianz Stadium, Senin (6/4/2026) malam WIB. Ia mengaku, setelah enam hingga tujuh bulan memimpin tim di Turin, ia masih kerap tidak yakin apa yang akan dihadapi di lapangan.

Kemenangan Juventus dibuka oleh gol babak pertama Gleison Bremer dan Weston McKennie, sementara Michele Di Gregorio, yang masuk pada babak pertama, menyelamatkan rekan setimnya lewat penalti. Menurut Spalletti, jika Genoa berhasil memanfaatkan penalti, malam itu bisa menjadi “sangat sulit” bagi Bianconeri.

Tidak Ada Kelelahan

Spalletti membantah tudingan beberapa pemain Juventus tampak lelah. Ia menekankan bahwa tim menerima waktu ekstra untuk mempersiapkan laga.

“Itu bukan kelelahan, kami tidak berlatih kemarin atau sehari sebelumnya”, ujar Spalletti kepada Sky, setelah pertandingan penuh waktu. “Saya meninggalkan mereka sendirian supaya pulih. Mereka punya dua hari libur, sesi latihan setengah, lalu istirahat. Jadi itu bukan masalahnya”.

Masih Belum Yakin dengan Timnya

Pelatih berusia 66 tahun ini mengaku masih kerap menghadapi ketidakpastian soal performa tim. “Terkadang kita harus menerima bahwa kita bukan versi terbaik dari diri kita sendiri. Setelah enam atau tujuh bulan di sini, saya masih tidak yakin apa yang saya hadapi. Tidak mungkin memiliki babak pertama seperti itu, lalu babak kedua seperti ini”.

Ia menambahkan bahwa masalah cedera membuat situasi semakin menantang. Dušan Vlahović tidak bisa tampil karena cedera betis saat pemanasan, sementara kiper Mattia Perin terpaksa diganti pada babak pertama karena masalah serupa.

Masalah Cedera Pemain Kunci

Spalletti mengungkapkan kekhawatiran soal kondisi Dušan Vlahović dan Mattia Perin, yang mengalami masalah otot. “Mereka berdua terluka dan merasakan otot bermasalah”, kata Spalletti. “Kami akan melakukan tes untuk mengetahui berapa lama mereka bisa kembali ke lapangan”.

Sprint Terakhir Musim Ini

Pelatih Juventus menekankan pentingnya kesiapan setiap pemain, karena delapan pertandingan terakhir akan menentukan posisi empat besar. “Setiap pemain kunci dibutuhkan untuk sprint terakhir musim ini”, ujarnya.

Fokus dan Konsistensi Babak Kedua

Meskipun tim meraih kemenangan, Spalletti menegaskan Juventus harus meningkatkan konsistensi, terutama di babak kedua. Ia menekankan pentingnya menjaga fokus dan kesiapan mental agar tim mampu mengeksekusi strategi dengan optimal, memaksimalkan peluang, dan menjaga asa Liga Champions tetap hidup. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *