Mataredaksi.com, BOGOR – Club Atlético de Madrid akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah menundukkan Athletic Bilbao 3-2 pada pekan ke-33 La Liga EA Sports 2025/2026, di Stadion Riyadh Air Metropolitano, Minggu (26/4/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini mengakhiri rentetan buruk Atlético Madrid racikan Diego Simeone yang sebelumnya menelan empat kekalahan beruntun di liga sejak kemenangan terakhir, pada 14 Maret lalu.
Tim tamu sempat membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-23. Berawal dari sepak pojok Íñigo Ruíz de Galarreta, Aitor Paredes sukses menanduk bola ke gawang Jan Oblak dan membawa Athletic Bilbao memimpin 1-0.
Atlético Madrid kesulitan mengembangkan permainan sepanjang babak pertama. Tuan rumah hanya mencatat satu tembakan sebelum turun minum dan gagal memberi tekanan berarti kepada pertahanan Athletic.
Namun, Los Rojiblancos bangkit pada babak kedua. Antoine Griezmann menyamakan skor sesaat setelah jeda dengan memanfaatkan umpan silang Álex Baena yang sempat berubah arah.
Hanya beberapa menit berselang, Alexander Sørloth membawa Atlético berbalik unggul 2-1. Striker asal Norwegia itu menyelesaikan kerja sama cepat dengan Baena sebelum melepaskan tembakan ke sudut kanan bawah gawang.
Tim tamu sempat berusaha mengejar di sisa laga, tetapi Atlético justru memperlebar keunggulan pada masa injury time. Sørloth mencetak gol keduanya pada menit ke-93 setelah menerima umpan panjang dari Nahuel Molina.
Los Leones sempat memperkecil skor lewat sundulan Gorka Guruzeta pada menit keenam tambahan waktu, namun gol itu tidak cukup untuk menghindarkan tim tamu dari kekalahan.
Sørloth Jadi Pembeda
Alexander Sørloth menjadi kunci kemenangan Atlético Madrid atas Athletic Bilbao. Penyerang asal Norwegia itu mencetak dua gol dan tampil dominan sepanjang laga.
Sørloth melepaskan lima dari enam tembakan Atlético dalam pertandingan ini. Ia juga memenangi 11 dari 16 duel dan delapan dari 10 duel udara. Catatan itu membantu Atlético menjaga tekanan dan mengontrol permainan saat menyerang.
Secara statistik, Atlético tampil lebih efektif meski menciptakan sedikit peluang. Tim asuhan Diego Simeone mencatat 1,79 xG dari enam percobaan. Athletic Bilbao hanya menghasilkan 0,56 xG dari 12 tembakan sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Atlético Madrid sebelum menghadapi Arsenal pada leg pertama semifinal Liga Champions UEFA tengah pekan nanti.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Athletic Bilbao asuhan Ernesto Valverde tetap tertahan di luar zona kompetisi Eropa. Mereka kini terpaut tiga poin dari posisi tersebut. (MR-02)






