Kalajdžić Selamatkan Austria, Duel Sengit Kontra Aljazair Imbang 3-3 Bawa Keduanya Lolos

Cetak Gol - Supersub Austria, Saša Kalajdžić (#14), menyundul bola untuk mencetak gol penyeimbang ke gawang Aljazair pada laga terakhir Grup J Piala Dunia FIFA 2026, di Stadion Kansas City, Missouri, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026) pagi WIB. Gol dramatis itu memastikan skor berakhir 3-3 sekaligus membawa Das Team lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up Grup J. (Sumber foto: @brfootball/X)

Mataredaksi.com, BOGOR – Timnas Austria dan Aljazair sama-sama memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026, setelah menyuguhkan pertandingan dramatis yang berakhir imbang 3-3 pada laga terakhir Grup J, di Stadion Kansas City, Missouri, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026) pagi WIB.

Gol Saša Kalajdžić pada menit keenam masa injury time menggagalkan kemenangan Aljazair yang sudah berada di depan mata. Sebelumnya, Riyad Mahrez sempat membawa timnya unggul pada menit ke-93, tetapi Austria membalas beberapa saat kemudian untuk mengamankan posisi runner-up grup.

Hasil tersebut memastikan Austria melaju sebagai peringkat kedua Grup J dan akan menghadapi juara Eropa, Spanyol, pada babak 32 besar. Sementara itu, Aljazair lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dan dijadwalkan bertemu Swiss.

Austria Membuka Keunggulan

Austria langsung mengambil inisiatif menyerang sejak awal laga. Xaver Schlager memperoleh peluang pertama melalui tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.

Tekanan tim asuhan Ralf Rangnick akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-28. David Alaba mengirim umpan lambung akurat yang berhasil dikejar Marko Arnautović. Penyerang senior itu lolos dari kawalan bek Aljazair sebelum menaklukkan Oussama Benbot untuk membawa Austria unggul 1-0.

Arnautović hampir mencetak gol kedua beberapa menit kemudian. Namun, penyelesaian akhirnya masih melebar tipis di sisi kiri gawang. Di kubu Aljazair, Farès Chaïbi membalas lewat tembakan keras dari luar kotak penalti yang membentur tiang.

Menjelang turun minum, Aljazair akhirnya menyamakan kedudukan. Riyad Mahrez menahan bola dengan cerdas sebelum mengalirkannya kepada Rafik Belghali. Bek muda tersebut menusuk ke dalam dan melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang yang gagal dijangkau kiper Austria.

Jual Beli Gol Warnai Babak Kedua

Austria kembali unggul 10 menit setelah wasit memulai babak kedua. Konrad Laimer mengirim umpan matang kepada Marcel Sabitzer yang tanpa ragu melepaskan tendangan melengkung dari tepi kotak penalti. Bola bersarang di sudut kanan atas gawang dan membawa Austria memimpin 2-1.

Namun, keunggulan itu hanya bertahan lima menit. Houssem Aouar melakukan penetrasi cepat dari sisi kiri sebelum mengirim umpan mendatar kepada Mahrez. Mantan pemain Manchester City tersebut dengan tenang menyelesaikan peluang untuk mengubah skor menjadi 2-2.

Drama Menit-Menit Akhir

Tempo pertandingan semakin meningkat memasuki masa injury time. Mahrez kembali muncul sebagai pembeda ketika menerima bola di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan akurat ke sudut kanan bawah gawang pada menit ke-93. Gol itu sempat membuat Aljazair berada di ambang posisi runner-up grup.

Namun, Austria belum menyerah. Pada menit ke-96, Saša Kalajdžić memanfaatkan kemelut di depan gawang untuk mencetak gol penyeimbang. Gol dramatis tersebut memastikan skor akhir 3-3 sekaligus mengantarkan Austria mempertahankan posisi kedua Grup J.

Rekor dan Statistik Menarik

Pertandingan di Kansas City menjadi salah satu laga paling menghibur sepanjang fase grup Piala Dunia 2026. Setelah 27 menit berjalan relatif tenang, kedua tim terlibat saling balas gol hingga enam kali menggetarkan jala.

Pencapaian Bersejarah Arnautović dan Belghali

Gol Arnautović menjadi catatan istimewa karena menjadikannya pemain Austria tertua yang tampil sebagai starter di Piala Dunia pada usia 37 tahun 70 hari. Ia melampaui rekor Michael Konsel yang bertahan sejak Piala Dunia 1998.

Di kubu Aljazair, Rafik Belghali juga mencatat sejarah. Pada usia 24 tahun 20 hari, ia menjadi pemain termuda negaranya yang mencetak gol di Piala Dunia sejak Rabah Madjer dan Lakhdar Belloumi mengukir rekor serupa pada edisi 1982.

Catatan Spesial Sabitzer dan Mahrez

Sabitzer turut mempertegas reputasinya sebagai spesialis tembakan jarak jauh. Golnya menjadi gol kesembilan yang ia cetak dari luar kotak penalti bersama tim nasional Austria sejak 2019, lebih banyak dibandingkan pemain Austria lainnya pada periode tersebut.

Mahrez juga menikmati malam bersejarah. Dua golnya menjadi gol pertamanya di putaran final Piala Dunia. Pada usia 35 tahun, ia menjadi pemain Aljazair pertama yang mencetak gol di Piala Dunia pada usia 32 tahun atau lebih.

Pemain sayap Al-Ahli Saudi FC tersebut sekaligus menjadi pemain kedua negaranya yang membukukan dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia setelah Salah Assad pada 1982.

Analisis Statistik Pertandingan

Secara statistik, Aljazair melepaskan 12 tembakan dengan lima mengarah ke gawang dan membukukan expected goals (xG) sebesar 1,62. Austria membalas dengan 10 percobaan, tiga tepat sasaran, serta menghasilkan xG 1,44. Hasil imbang ini memastikan kedua tim melanjutkan perjalanan mereka di babak gugur dengan kepercayaan diri tinggi. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *