Brace Wissa Bawa Kongo Comeback Dramatis 3-1 atas Uzbekistan, Lolos ke Babak 32 Besar

Merayakan Gol – Penyerang Kongo, Yoane Wissa, merayakan bersama rekan-rekan setimnya usai mencetak gol ke gawang Uzbekistan pada laga terakhir Grup L Piala Dunia FIFA 2026, di Stadion Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026) pagi WIB. Les Léopards menang meyakinkan dengan skor 3-1 atas Oq bo'rilar, sekaligus melaju ke babak 32 besar untuk pertama kalinya setelah 52 tahun. (Sumber foto: @i3merz/X)

Mataredaksi.com, BOGOR– Timnas Republik Demokratik Kongo mencatat kemenangan bersejarah pada laga terakhir Grup K Piala Dunia FIFA 2026. Sempat tertinggal lebih dahulu, tim berjuluk Les Léopards bangkit untuk menaklukkan Uzbekistan 3-1, di Stadion Atlanta, Georgia, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026) pagi WIB.

Yoane Wissa menjadi bintang kemenangan setelah memborong dua gol. Satu gol lainnya dicetak Fiston Mayele. Hasil tersebut mengantarkan Republik Demokratik Kongo finis di peringkat ketiga Grup K sekaligus memastikan tiket ke babak 32 besar. Pada fase gugur, mereka akan menghadapi Inggris.

Uzbekistan Sempat Memimpin

Uzbekistan langsung menekan sejak peluit awal. Eldor Shomurodov bahkan sempat mencetak gol ketika pertandingan baru berlangsung 23 detik. Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah Video Assistant Referee (VAR) mendeteksi posisi offside Dostonbek Khamdamov pada awal proses serangan.

Shomurodov akhirnya benar-benar membawa Uzbekistan unggul pada menit ke-10. Penyerang berpengalaman itu menerima umpan lambung Akmal Mozgovoy, melewati Aaron Wan-Bissaka, lalu melepaskan cungkilan yang gagal dijangkau Lionel Mpasi.

Republik Demokratik Kongo sempat membalas melalui Nathanaël Mbuku pada menit ke-17. Akan tetapi, VAR kembali membatalkan gol tersebut karena lengan kanan Mbuku lebih dahulu mengenai wajah Sherzod Nasrullaev dalam proses perebutan bola.

Sepanjang babak pertama, Kongo kesulitan mengembangkan permainan. Yoane Wissa juga belum mampu menunjukkan pengaruh besar meski sempat memperoleh peluang dari luar kotak penalti. Tendangannya masih melambung di atas mistar sehingga Uzbekistan tetap unggul hingga turun minum.

Wissa Pimpin Kebangkitan

Selepas jeda, Kongo tampil lebih agresif. Nathanaël Mbuku kembali mengancam melalui tendangan jarak jauh, tetapi Abduvohid Nematov berhasil menepis bola ke luar lapangan.

Eksekusi Penalti Sempurna

Momentum kebangkitan akhirnya datang pada menit ke-68. Abdukodir Khusanov menjatuhkan Wissa di dalam kotak penalti sehingga wasit menunjuk titik putih. Wissa yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna melalui tendangan keras ke sudut kanan bawah gawang.

Gol tersebut membakar semangat Les Léopards. Tekanan terus mereka lancarkan hingga akhirnya Fiston Mayele membawa timnya berbalik unggul pada menit ke-78 melalui sundulan memanfaatkan bola hasil tendangan keras Meschack Elia.

Gol Pengunci Kemenangan

Wissa kemudian memastikan kemenangan pada masa injury time. Penyerang Brentford itu menusuk dari sisi kiri sebelum melepaskan tembakan rendah yang bersarang di sudut kanan bawah gawang Uzbekistan.

Kemenangan itu menjadi momen bersejarah bagi Republik Demokratik Kongo. Setelah kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 52 tahun, mereka akhirnya meraih kemenangan perdana dan memastikan langkah ke babak 32 besar.

Kongo Ukir Sejarah Baru

Performa Kongo juga meningkat tajam selepas jeda. Tim asuhan Sébastien Desabre hanya membukukan expected goals (xG) 0,20 pada babak pertama. Namun, mereka bangkit dengan menghasilkan 15 tembakan, empat di antaranya tepat sasaran, serta mencatat xG 2,14 pada babak kedua.

Chancel Mbemba dan rekan-rekannya juga mencetak tiga gol sejak menit ke-68. Jumlah tersebut melampaui total gol yang mereka hasilkan dalam lima setengah pertandingan Piala Dunia sebelumnya, yakni hanya satu gol.

Rekor Istimewa Yoane Wissa

Wissa turut mengukir catatan istimewa. Dua golnya menjadi dua gol pertama Republik Demokratik Kongo di putaran final Piala Dunia. Ia menyamai pencapaian Abdelrahman Fawzi dari Mesir pada edisi 1934 sebagai pemain yang mencetak dua gol pertama bagi sebuah negara Afrika di ajang tersebut.

Keberhasilan ini juga menjadikan Republik Demokratik Kongo sebagai tim Afrika ke-11 yang mampu lolos dari fase grup Piala Dunia. Pada babak 32 besar, mereka akan menghadapi Inggris dengan kepercayaan diri tinggi setelah membukukan kemenangan dramatis atas Uzbekistan. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *