Kota Bogor Juara Pencak Silat POPWILDA I Jabar 2026, Unggul Lewat Medali Perak

Koleksi 17 Medali: 5 Emas, 6 Perak, dan 6 Perunggu

Kontingen Terbaik – Atlet dan pelatih pencak silat Kota Bogor berfoto bersama sebelum memulai pertandingan pada POPWILDA I Jawa Barat 2026 di GOR Laga Satria, Kompleks SPOrT Jabar Arcamanik, Kota Bandung, 15-19 Juni 2026. Berbekal persiapan matang dan kerja keras selama pembinaan, para pendekar Kota Hujan sukses menutup kejuaraan sebagai kontingen terbaik dengan raihan 17 medali, yakni lima emas, enam perak, dan enam perunggu. (Sumber foto: Dok. IPSI Kota Bogor)

Mataredaksi.com, BANDUNG – Kontingen pencak silat Kota Bogor kembali menorehkan prestasi gemilang dalam peta olahraga pelajar di Jawa Barat. Kota Bogor sukses keluar sebagai kontingen terbaik setelah mengumpulkan total 17 medali pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah Daerah (POPWILDA) I Jawa Barat 2026 yang berlangsung di SPOrT Jabar Arcamanik, Kota Bandung, 15-19 Juni 2026.

Para pesilat Kota Hujan sukses mengamankan posisi puncak klasemen cabang olahraga pencak silat dengan raihan lima medali emas, enam perak, dan enam perunggu. Hasil manis ini sekaligus menyudahi persaingan sengit yang berlangsung ketat hingga hari terakhir pertandingan.

Kota Bogor Unggul Lewat Raihan Medali Perak

Persaingan menuju posisi teratas berjalan sangat sengit karena empat daerah sama-sama mengemas lima medali emas. Selain Kota Bogor, tiga daerah lain yang mencatat jumlah emas serupa adalah Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Bogor.

Jumlah medali perak akhirnya menjadi faktor penentu posisi masing-masing kontingen di klasemen akhir. Kota Bogor memimpin keunggulan dengan torehan enam medali perak. Sementara itu, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Sukabumi menguntit di belakangnya dengan masing-masing mengoleksi empat perak. Adapun Kabupaten Bogor menempati posisi selanjutnya setelah mengumpulkan dua medali perak.

Secara keseluruhan, Kabupaten Bandung Barat mengakhiri kejuaraan dengan koleksi lima emas, empat perak, dan 10 perunggu. Kabupaten Sukabumi menyusul lewat raihan lima emas, empat perak, dan lima perunggu, sedangkan Kabupaten Bogor membawa pulang lima emas, dua perak, dan delapan perunggu.

Keunggulan dalam perolehan medali perak inilah yang menjadi kunci utama penentu langkah Kota Bogor untuk menyabet predikat kontingen terbaik pada POPWILDA I Jabar 2026.

Hasil dari Pembinaan yang Konsisten

Program pembinaan yang berjalan secara berkesinambungan menjadi kunci utama keberhasilan ini. Tim pelatih Kota Bogor di bawah komando Head Coach Solihin sukses menjalankan program tersebut dengan konsisten.

Dalam menjalankan program latihan, Solihin mendapat dukungan penuh dari Zaini, Suparman Mamparaya, Rahmat Cahaya Kancana, dan Ade Triwahyuni. Kolaborasi solid tim pelatih ini berhasil menjaga performa atlet, sehingga mereka mampu tampil kompetitif di setiap kelas pertandingan.

Manajer Kontingen Pencak Silat Kota Bogor, Teddy Mulyana, mengungkapkan bahwa mereka sudah memasang target juara sejak awal pembentukan tim.

“Kami mempertahankan tradisi. Sejak awal kami menetapkan target sebagai juara umum. Berkat kerja keras seluruh elemen tim, kami bisa mencapai target itu. Semoga Kota Bogor menjadi juara umum POPWILDA Jabar 2026. Kami sudah meraih kunci keberhasilan itu di cabang pencak silat”, ujar Teddy seusai penutupan pertandingan.

Nazmi Pertahankan Tradisi Emas, Bulan Jadi Sorotan

Salah satu atlet yang kembali mencuri perhatian adalah Nazmi Orlin Mulyana. Atlet andalan Kota Bogor tersebut sukses mempertahankan tradisi medali emas. Sebelumnya, ia juga menjadi juara pada kelas B putri saat POPWILDA 2024 di Kota Depok.

Pada edisi kali ini, Nazmi kembali menunjukkan dominasinya. Ia sukses mengamankan tiket menuju Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2027 melalui kelas C putri.

Selain Nazmi, penampilan Bulan Syariefani di kelas E putri juga mencuri perhatian penonton. Atlet yang pernah menjalani pembinaan di Sekolah Khusus Olahragawan (SKO) Kemenpora Cibubur itu kembali membela daerah asalnya, Kota Bogor.

Penonton sebenarnya sangat menantikan laga final yang melibatkan Bulan. Namun, duel tersebut tidak berlangsung sesuai harapan setelah lawannya dari Kabupaten Bandung Barat memilih mengundurkan diri karena cedera. Situasi itu membuat suasana arena berubah dari tegang menjadi penuh kebingungan, sekaligus memancing senyum para penonton.

Modal Berharga Menuju POPDA 2027

Head Coach Solihin memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang tampil disiplin, bersemangat, dan menjunjung tinggi sportivitas selama kejuaraan.

“Prestasi ini merupakan hasil dari proses latihan yang panjang dan konsisten. Saya bangga dengan perjuangan seluruh atlet. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan membawa nama Kota Bogor semakin harum di tingkat Jawa Barat maupun nasional”, kata Solihin.

Raihan lima emas, enam perak, dan enam perunggu tidak hanya menempatkan Kota Bogor di posisi teratas. Hasil tersebut juga menunjukkan kedalaman kualitas atlet Kota Bogor, sekaligus menjadi modal berharga untuk menghadapi POPDA 2027 dan berbagai ajang nasional pada masa mendatang. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *