Mataredaksi.com, BOGOR – Paris Saint-Germain gagal menjauh di puncak klasemen Ligue 1 McDonald’s Prancis 2025/2026. Les Parisiens ditahan imbang 1-1 oleh LOSC Lille di Stade Pierre-Mauroy, Senin (6/10/2025) dini hari WIB.
Satu nama mencuri perhatian: Ethan Mbappé, adik kandung Kylian, yang menaklukkan mantan klubnya. Dari tribun, sang kakak menyaksikan langsung momen itu.
Gol Ethan lahir pada menit ke-85, hanya empat menit setelah ia masuk menggantikan pemain lain. Remaja berusia 18 tahun itu menuntaskan peluang dengan sepakan terukur ke sudut kiri bawah gawang PSG.
Sebelumnya, PSG sempat unggul lebih dulu melalui Nuno Mendes. Bek asal Portugal itu membuka skor pada menit ke-66 lewat tendangan bebas melengkung yang indah. Gol tersebut sempat tampak menjadi penentu kemenangan tim asuhan Luis Enrique.
PSG sebenarnya memiliki beberapa peluang untuk menambah keunggulan. Lee Kang-in dan Achraf Hakimi membuang dua kesempatan emas di depan gawang. Namun, kelengahan di akhir laga membuat Lille bangkit dan memaksa skor imbang.
Ethan hampir menggandakan golnya di masa tambahan waktu. Tendangan jarak dekatnya diblok pertahanan PSG, yang akhirnya bertahan ketat untuk menjaga satu poin.
Dengan hasil ini, PSG masih berada di puncak klasemen sementara dengan keunggulan satu poin atas Olympique de Marseille, RC Strasbourg, dan Olympique Lyonnais.
Data Debrief: PSG Lamban dan Kurang Efektif
PSG butuh waktu hampir 30 menit untuk melepaskan tembakan pertama. Catatan itu menjadi yang terlama sejak Desember 2018 saat melawan FC Bordeaux.
Meski menguasai pertandingan dengan 17 tembakan dan expected goals 1,44, Les Parisiens gagal mempertahankan keunggulan. Sebaliknya, Lille tampil efisien dan memanfaatkan peluang terbatas mereka.
Les Dogues, julukan LOSC Lille, belum pernah gagal mencetak gol dalam dua laga kandang beruntun sejak 2019. Hasil imbang ini memperpanjang rekor positif mereka di kandang.
Luis Enrique mengakui ada tren yang perlu diperbaiki. PSG akan menghadapi Strasbourg pada 17 Oktober mendatang, laga yang bisa menentukan posisi mereka setelah jeda internasional. (MR-03)






