Mataredaksi.com, BOGOR — Luciano Spalletti resmi menjadi pelatih Juventus FC, menandai awal baru untuk ‘Si Nyonya Tua’. Debutnya dijadwalkan akhir pekan ini melawan Unione Sportiva Cremonese. Bersama Spalletti, Giovanni Martusciello juga kembali ke Juventus setelah hampir tidak bergabung, menambah kekuatan staf pelatih.

Martusciello Bersatu Kembali dengan Spalletti
Giovanni Martusciello tiba di kamp latihan Juventus di JTC Continassa sore. Ia sempat ragu untuk bergabung setelah sebelumnya bekerja dengan Spalletti di Napoli. Martusciello sebelumnya menjadi bagian dari staf Juventus pada 2019-20 sebagai asisten Maurizio Sarri ketika klub memenangkan Scudetto.
Keduanya juga memiliki sejarah panjang bekerja bersama di Empoli dan Inter. Pada 2021, Spalletti memanggil Martusciello untuk bergabung di Napoli. Saat itu Martusciello memilih tetap bersama Sarri di Lazio, namun kini kesempatan untuk bersatu kembali tercapai. Selain itu, Martusciello memiliki pengalaman singkat sebagai pelatih kepala Salernitana pada 2024, mengawasi 15 pertandingan Serie B.
Spalletti Cetak Rekor Baru di Juventus
Spalletti, berusia 66 tahun, memecahkan rekor pelatih tertua yang memimpin Juventus, menggeser Maurizio Sarri yang berusia 60 tahun saat mengambil peran pada 2019. Penunjukan ini menulis sejarah baru, sekaligus membuat Spalletti menjadi pelatih ketiga yang duduk di bangku Inter, Roma, dan Juventus, mengikuti jejak Jesse Carver dan Claudio Ranieri.
Selain itu, Spalletti juga tercatat sebagai pelatih tertua yang memenangkan Scudetto, setelah sukses membawa Napoli juara pada usia 64, mengalahkan rekor Sarri yang memenangkan Scudetto di Juve pada usia 61.
Persiapan Debut dan Target Juventus
Spalletti menandatangani kontrak hingga 30 Juni 2026, dengan opsi perpanjangan satu tahun jika berhasil membawa tim ke Liga Champions. Ia akan memimpin sesi latihan pertama besok, diikuti konferensi pers resmi.
Dengan staf lengkap, termasuk Martusciello, Spalletti menekankan fokus pada konsistensi tim dan pengembangan strategi yang efektif untuk menghadapi Serie A musim ini. Juventus berharap kombinasi pengalaman Spalletti dan pengetahuan lokal Martusciello dapat mengangkat performa tim, baik di domestik maupun Eropa.(MR-07)






