Olise Memimpin Keajaiban: Bayern Balikkan Freiburg 6-2 Setelah Tertinggal Dua Gol

EKSPRESI Michael Olise memimpin kebangkitan FC Bayern München dengan gol dan dua assist dalam kemenangan 6-2 atas SC Freiburg pada Spieltag ke-11 Bundesliga Jerman 2025/2026, di Stadion Allianz Arena di Distrik Fröttmaning, Sabtu (22/11/2025) malam WIB. Die Roten comeback 6-2 dari tertinggal hanya dalam waktu 20 menit. (Sumber foto: X/@FCBayern)

Mataredaksi.com, BOGOR – Fußball-Club Bayern München mengubah malam yang semula tampak kelam menjadi pesta gol yang menggelegar ketika Die Roten menghajar Sport-Club Freiburg 6-2 pada Spieltag ke-11 lanjutan Bundesliga Jerman 2025/2026 di Stadion Allianz Arena, Distrik Fröttmaning, Sabtu (22/11/2025) malam WIB.

Dari tertinggal 0-2 hanya dalam 20 menit, Bayern München bangkit lewat performa eksplosif Michael Olise yang mencatat dua gol, tiga assist, dan mengendalikan tempo permainan.

https://pbs.twimg.com/media/G6X1PUOXIAAbRSW?format=jpg&name=4096x4096

Freiburg Mengejutkan Bayern Sejak Menit Awal

SC Freiburg datang ke München dengan keberanian besar. Breisgau-Brasilianer langsung menekan tinggi, memaksa duel fisik, dan Maximilian Eggestein dan kawan-kawan memberikan tekanan sejak kick-off.

Strategi itu membuahkan hasil cepat. Pada menit ke-8, sepak pojok Jan-Niklas Beste mendarat tepat di arah Matthias Ginter. Ia mengalihkan bola ke Yuito Suzuki yang menuntaskannya dengan sepakan terukur ke tiang jauh. Bayern tertinggal 0-1 dan Allianz Arena langsung terdiam.

Tekanan Freiburg belum berhenti. Enam menit berselang, sebuah sepak pojok kembali menghukum Bayern. Johan Manzambi melompat lebih tinggi daripada Olise dan menanduk bola melewati Manuel Neuer. Skor berubah 0-2 dan Bayern terlihat kehilangan organisasi permainan.

Gambar

Kehilangan Joshua Kimmich, Konrad Laimer, dan Serge Gnabry di susunan awal membuat Bayern München kesulitan menjaga ritme. Freiburg memanfaatkan situasi itu dengan terus menekan dan memaksa tuan rumah melakukan kesalahan.

Karl dan Olise Menjadi Motor Kebangkitan

Die Bayern menemukan titik balik ketika Olise menerima bola di sisi kanan dan mengirimkan umpan terobosan kepada Lennart Karl. Penyerang muda itu mengontrol bola dengan kaki kiri, lalu menuntaskannya menggunakan kaki kanan untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Gol tersebut mengangkat mental Bayern München. Serangan Manuel Neuer dan kawan-kawan mengalir lebih cepat, tempo permainan meningkat, dan lini belakang Freiburg mulai kewalahan menghadapi tekanan bertubi-tubi. Suporter yang sempat tenang kembali bergemuruh setiap kali Bayern menyerang.

https://pbs.twimg.com/media/G6Xhw7qXwAACPhi?format=jpg&name=4096x4096

Menjelang turun minum, Karl membalas umpan Olise. Ia mengirim bola terukur ke ruang kosong dan Olise membaca situasi dengan cepat. Ia melakukan kontrol singkat sebelum melepaskan tembakan mendatar ke tiang jauh. Skor berubah menjadi 2-2 dan Bayern menutup babak pertama dengan momentum besar.

Bayern Mengendalikan Laga di Babak Kedua

Bayern kembali dari ruang ganti dengan intensitas berbeda. Mereka naikkan garis tekanan, mengurung pertahanan Freiburg, dan menciptakan peluang dari berbagai sisi serangan. Lennart Karl sempat mencetak gol setelah aksi individu gemilang, tetapi VAR menganulir karena posisi offside.

Tanda keunggulan Bayern terlihat pada menit ke-55. Olise melepaskan sepak pojok presisi yang disambut Dayot Upamecano dengan tandukan keras. Tuan rumah akhirnya memimpin 3-2 dan Allianz Arena pecah oleh sorakan.

https://pbs.twimg.com/media/G6Xt_PFXgAAHa88?format=jpg&name=4096x4096

Pada menit ke-60, Harry Kane menambah keunggulan. Bola liar di dalam kotak penalti jatuh ke kakinya dan ia mengeksekusinya tanpa kesalahan. Bayern unggul 4-2 dan anak asuhan Julian Schuster mulai kehilangan arah permainan.

Cedera Karl dan Dampaknya bagi Lini Serang

Kebangkitan Bayern sempat terhenti ketika Karl mengalami benturan pada pinggul. Ia mencoba bertahan, tetapi akhirnya meminta pergantian. Meski berjalan keluar lapangan, wajahnya menunjukkan rasa sakit. Stadion kembali hening menunggu kabar kondisi sang penyerang muda.

Namun Bayern menjaga intensitas. Nicolas Jackson, yang masuk menggantikan Karl, langsung membuat dampak instan. Tujuh menit setelah masuk, ia mencetak gol kelima Bayern melalui serangan cepat dari sisi kanan. Skor menjadi 5-2 dan tuan rumah semakin dominan.

https://pbs.twimg.com/media/G6X7ByVWsAAteva?format=jpg&name=small

Olise Menutup Malam dengan Gol Kelas Dunia

Puncak drama terjadi pada menit ke-84. Olise menerima bola di luar kotak penalti, mengatur posisi, lalu melepaskan tembakan melengkung yang menghujam sudut atas gawang Freiburg yang dikawal Noah Atubolu. Gol indah itu mengunci kemenangan Bayern 6-2 dan menegaskan kualitas Olise sebagai pemain kunci dalam kebangkitan Bayern musim ini.

Peluit panjang menandai akhir pertandingan yang penuh emosi. Bayern memperlihatkan karakter, kedalaman skuad, serta kecerdikan taktik setelah berhasil membalikkan keadaan dari 0-2 menjadi kemenangan besar 6-2. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *