Gol Menit Akhir Bellingham Gagalkan Kejutan Elche

Pelatih Eder Sarabia Mengkritik Wasit

GELANDANG Real Madrid, Jude Bellingham mencetal gol penyeimbang di menit ke-87 yang menggagalkan kemenangan Elche pada pekan ke-13 La Liga EA Sports Spanyol 2025/2026 di Estadio Manuel Martínez Valero, Senin (24/11/2025) dini hari WIB. Gol tersebut memastikan Los Blancos pulang dengan satu poin di tengah protes keras pelatih Elche, Eder Sarabia. (Sumber foto: X/@realmadriden)

Mataredaksi.com, BOGOR – Real Madrid Club de Fútbol harus puas pulang dengan satu poin setelah dua kali tertinggal dari Elche Club de Fútbol pada laga pekan ke-13 La Liga EA Sports Spanyol 2025/2026 di Estadio Manuel Martínez Valero, Senin (24/11/2025) dini hari WIB.

Jude Bellingham kembali memikul beban besar saat Los Blancos hampir pulang tanpa poin. Golnya pada menit ke-83 memastikan Real Madrid selamat dari kekalahan.

https://zamin.uz/uploads/posts/2025-11/e79d098a791dc8a34fc183943740b55a.webpPEMAIN Elche protes ke wasit terkait pelanggaran Vinícius Júnior terhadap Iñaki Peña pada pertandingan La Liga EA Sports, Senin (24/11/2025) dini hari WIB di Estadio Manuel Martínez Valero. (Sumber foto: Getty Images)

Elche Mengejutkan Sejak Menit Awal

Elche langsung menekan lini belakang Madrid. Mereka mengalirkan bola dengan cepat dan memanfaatkan celah di sisi kiri pertahanan lawan. Tekanan itu membuahkan hasil ketika Elche unggul lebih dulu melalui serangan yang tersusun rapi. Madrid mencoba bangkit, tetapi penyelesaian akhir mereka sering tidak akurat.

Madrid Mencari Jalan Keluar

Xabi Alonso mengubah pendekatan permainan setelah turun minum. Ia mendorong lini tengah agar bergerak lebih agresif. Real Madrid menciptakan peluang melalui Rodrygo dan Arda Güler, namun keduanya gagal menyelesaikan peluang itu menjadi gol. Alonso terus memberi instruksi agar tim menaikkan intensitas.

Madrid bermain lebih hidup pada 20 menit terakhir. Thibaut Courtois dan kawan-kawan mendominasi penguasaan bola dan memaksa Aleix Febas Pérez dan rekan bertahan dalam. Situasi itu membuka ruang bagi Bellingham untuk mengambil peran lebih besar.

Bellingham Jadi Pembeda

Tekanan Madrid menghasilkan gol penyeimbang pada menit ke-83. Bellingham memanfaatkan bola liar di kotak penalti sebelum melepaskan sepakan keras ke sudut kiri gawang. Gol itu mengubah jalannya pertandingan dan mengangkat moral seluruh tim. Madrid terus berusaha mencari gol kedua, tetapi Elche bertahan dengan disiplin.

Tambahan satu poin membuat Real Madrid tetap bersaing di papan atas. Alonso menilai karakter timnya kembali terlihat, terutama pada fase akhir pertandingan. Ia memuji determinasi para pemain yang menolak pulang dengan kekalahan.

Pelatih Elche Geram pada Wasit

Pelatih Elche, Eder Sarabia, mengkritik keras keputusan wasit yang mengabaikan dugaan pelanggaran Vinícius Júnior terhadap Iñaki Peña sebelum gol kedua Madrid.

“Vinícius memukul wajah Peña dan itu jelas terlihat. Keputusan wasit sangat memengaruhi hasil pertandingan”, tegasnya.

Meskipun kebobolan dua gol, Iñaki Peña tetap dinobatkan sebagai Man of the Match berkat penyelamatan-penyelamatan krusialnya. (MR-07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *