Real Madrid Boros Peluang, Girona Paksa Hasil Imbang di Montilivi

KYLIAN Mbappé melakukan selebrasi setelah sukses mengeksekusi penalti yang menyelamatkan Real Madrid dari kekalahan dalam laga pekan ke-14 lanjutan La Liga EA Sports Spanyol 2025/2026 kontra Girona FC di Estadio Montilivi, Senin (1/12/2025) dini hari WIB. Hasil seri 1-1 atas Blanquivermells ini membuat laju Los Blancos terhambat. (Sumber foto: X/@MadridUniversal)

Awal Laga Dikuasai Madrid

Mataredaksi.com, BOGOR – Real Madrid Club de Fútbol gagal memanfaatkan kesempatan untuk naik ke puncak klasemen La Liga EA Sports Spanyol 2025/2026. Los Blancos kembali kehilangan poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Girona FC pada Minggu (30/11/2025) malam waktu setempat, atau Senin (1/12/2025) dini hari WIB, dalam laga pekan ke-14 di Estadio Municipal de Montilivi. Hasil ini memperpanjang tren imbang Madrid menjadi tiga pertandingan beruntun.

Tim asuhan Xabi Alonso mengawali laga dengan intensitas tinggi. Real Madrid langsung menekan selama 15 menit pertama dan menciptakan sejumlah peluang bersih. Kylian Mbappé memperoleh dua kesempatan emas, namun tembakannya melebar. Vinícius Júnior juga hampir membuka keunggulan ketika tendangan melengkungnya pada menit ke-23 hanya melambung tipis di atas mistar.

https://pbs.twimg.com/media/G7CIyDuWsAAjNyT?format=jpg&name=largeEKSPRESI Kylian Mbappé usai sukses mencetak penalti ke gawang Girona FC, Senin (1/12/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@realmadrid)

Éder Militão hampir memecah kebuntuan melalui sundulan yang ditepis Paulo Gazzaniga. Lima menit sebelum jeda, Mbappé sempat mengira ia membawa Los Blancos unggul, tetapi VAR membatalkan golnya karena handball.

Girona Curi Momentum

Girona memanfaatkan momen tersebut. Di akhir babak pertama, Azzedine Ounahi melepaskan tembakan keras yang masuk ke pojok atas gawang Real Madrid. Gol itu mengubah arah pertandingan dan memberi tekanan tambahan bagi Los Blancos yang masuk ruang ganti dalam kondisi tertinggal.

Real Madrid kemudian mencoba menguasai alur permainan pada awal babak kedua. Vinícius sempat mencetak gol pada menit ke-61, tetapi dianulir karena offside. Beberapa menit kemudian, Real Madrid mendapat hadiah penalti setelah Hugo Rincón menjatuhkan Vinícius di dalam kotak. Mbappé menjalankan tugasnya dengan baik lewat tembakan ke sudut kiri bawah untuk menyamakan skor.

https://pbs.twimg.com/media/G7B2BADWUAAF4Tg?format=jpg&name=large

Serangan Madrid Mandek di Penyelesaian Akhir

Setelah skor 1-1, Real Madrid meningkatkan tekanan dan mengurung Blanquivermells (putih dan merah) sepanjang 20 menit terakhir. Namun, masalah utama tetap muncul: penyelesaian akhir tidak efektif. Mbappé dan Vinícius gagal memaksimalkan lima peluang bersih pada fase krusial ini.

Peluang terbaik terjadi di detik terakhir pertandingan. Mbappé melepaskan tembakan melengkung dari sisi kiri, tetapi bola hanya melebar beberapa inci dari tiang jauh. Kesempatan itu menjadi penutup malam yang membuat Madrid frustrasi karena gagal membawa pulang tiga poin.

Hasil tersebut menahan Madrid di posisi kedua klasemen, tertinggal satu poin dari Barcelona. Girona, di sisi lain, menjaga momentum positif di papan tengah meski lebih banyak bertahan selama babak kedua.

Data Debrief: Boros Peluang Jadi Masalah

GambarBERAKSI – Bek Real Madrid Éder Militão (kanan) beraksi berebut bola dengan bek Girona FC Álex Moreno, Senin (1/12/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@realmadrid)

Statistik menegaskan rasa frustrasi Madrid. Los Blancos menciptakan 25 tembakan—jumlah tertinggi kedua tanpa kemenangan di La Liga musim ini setelah Real Betis yang mencatat 28 tembakan ketika menghadapi Levante UD.

Namun, dari 25 percobaan itu, Madrid hanya empat kali mengarahkan bola ke gawang. Mbappé melepaskan lima tembakan (satu tepat sasaran), sedangkan Vinícius mencatat tujuh tembakan (satu tepat sasaran). Total peluang itu menghasilkan xG 2,62, tetapi hanya satu gol yang tercipta.

Girona mencatat 10 tembakan dengan empat on target dan xG 1,13. Hasil ini menandai tiga hasil imbang beruntun Real Madrid di liga untuk pertama kalinya sejak Desember 2019 di era Zinédine Zidane. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *