Tutup Tahun dengan Tiga Poin
Mataredaksi.com, BOGOR – Juventus Football Club menutup tahun 2025 dengan kemenangan penting, meski harus melalui laga yang jauh dari kata nyaman. Gol bunuh diri pemain Pisa Sporting Club dan gol telat Kenan Yıldız memastikan kemenangan 2-0 bagi tim asuhan Luciano Spalletti pada pekan ke-17 Serie A 2025/2026, di Arena Garibaldi–Stadio Romeo Anconetani, Minggu (28/12/2025) dini hari WIB.
Tambahan tiga poin membawa La Vecchia Signora naik ke peringkat ketiga klasemen sementara. Juventus FC kini hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen Inter Milan, sekaligus terus menekan AC Milan dalam persaingan papan atas.
MOMEN GOAL – Upaya Arturo Calabresi menghentikan pergerakan Pierre Kalulu dan memblok tembakan McKennie justru berujung petaka pada pekan ke-17 Serie A 2025/2026, di Arena Garibaldi–Stadio Romeo Anconetani, Minggu (28/12/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@juventusfc)
Awal Menjanjikan, Tapi Minim Ancaman
Juventus memulai laga dengan intensitas cukup baik. Namun, dominasi awal belum mampu menghasilkan peluang bersih. Weston McKennie sempat menguji kiper Pisa SC, Adrian Šemper, lewat tembakan dari sudut sempit yang berhasil ditepis.
Kenan Yıldız juga mencoba peruntungannya. Sayang, sepakan pemain muda Turki itu masih melenceng tipis dari sasaran.
Alih-alih tertekan, Pisa SC justru semakin berani keluar menyerang seiring berjalannya babak pertama. Tim tuan rumah hampir unggul menjelang jeda ketika Stefano Moreo menyambut sepak pojok pendek. Sundulannya membentur mistar gawang pada menit ke-44.
Momen Gol – Pierre Kalulu. (Sumber foto: X/@juventusfc)
Pisa Menekan, Tiang Gawang Jadi Penyelamat Juventus
Tekanan “I Nerazzurri” berlanjut selepas jeda. Samuele Angori melepaskan tembakan melengkung tiga menit memasuki babak kedua, tetapi bola sedikit melebar dari sudut kiri atas gawang Juventus.
Peluang emas kembali hadir bagi Pisa SC saat Mattéo Tramoni berdiri bebas tanpa kawalan. Sundulannya kembali membentur tiang gawang setelah satu jam pertandingan.
Beberapa menit kemudian, Juventus hampir membalas. Tendangan keras Lloyd Casius Kelly juga menghantam tiang, menegaskan ketatnya laga di kedua sisi lapangan.
Gol Bunuh Diri Ubah Arah Pertandingan
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-73. Upaya Arturo Calabresi menghentikan pergerakan Pierre Kalulu dan memblok tembakan McKennie justru berujung petaka. Bola berbelok ke arah Pierre Kalulu dan bola meluncur masuk ke gawang.
BEREAKSI – Gelandang serang Juventus, Kenan Yıldız (kiri) bereaksi dengan gelandang Pisa SC, İsak Vural (kanan) pada laga pekan ke-17 Serie A 2025/2026, di Arena Garibaldi–Stadio Romeo Anconetani, Minggu (28/12/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@juventusfc)
Gol tersebut mengubah ritme pertandingan. Juventus tampil lebih tenang dan mulai mengontrol tempo. Pisa terlihat kehilangan momentum setelah gagal memaksimalkan sejumlah peluang.
Yıldız Kunci Kemenangan di Menit Akhir
Juventus memastikan kemenangan pada menit-menit akhir. Setelah peluang Edon Zhegrova berhasil digagalkan Šemper, Kenan Yıldız berdiri di posisi ideal untuk menyambar bola ke gawang kosong.
Gol tersebut lahir dari kerja sama apik Jonathan David. Momen itu kembali menegaskan peran Yıldız sebagai pembeda di situasi krusial.
Analisis Data: Efektif, Meski Belum Dominan
Secara performa, Juventus belum sepenuhnya meyakinkan. Namun, hasil tetap berpihak kepada mereka. Kemenangan ini menjadi yang ketiga secara beruntun di Serie A sejak kekalahan dari Napoli.
MERAYAKAN GOL – Para pemain Juventus FC merayakan gol Kenan Yıldız ke gawang Pisa SC pada laga pekan ke-17 Serie A 2025/2026, di Arena Garibaldi–Stadio Romeo Anconetani, Minggu (28/12/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: X/@juventusfc)
Juventus kini meraih tujuh kemenangan dari delapan laga terakhir di semua kompetisi, dengan satu kekalahan. Catatan ini lebih baik dibandingkan performa mereka pada 16 pertandingan awal musim.
Pisa SC pantas merasa kecewa. Tuan rumah tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran dari delapan percobaan. Meski demikian, dua peluang mereka membentur tiang gawang dan menghasilkan 0,65 expected goals (xG). Juventus menutup laga dengan 1,43 xG. Sebanyak 0,78 diantaranya berasal dari gol telat Kenan Yıldız.
Masalah Pisa masih terletak pada produktivitas kandang. Sepanjang Serie A 2025/2026, mereka baru mencatat satu gol kandang, jumlah terendah di antara seluruh tim lima liga top Eropa. (MR-03)






