Mataredaksi.com, BOGOR – Associazione Sportivo Roma naik ke posisi keempat klasemen Serie A 2025/2026 setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas Genoa Cricket and Football Club pada pekan ke-17. Laga di Stadio Olimpico itu menjadi malam yang pahit bagi Daniele De Rossi, yang menelan kekalahan pada pertandingan pertamanya setelah kembali ke stadion kebanggaan I Giallorossi.
Roma Menggila di Babak Pertama
AS Roma langsung menekan sejak awal laga dan membuka keunggulan pada menit ke-14. Kesalahan koordinasi di lini belakang Genoa memberi ruang bagi Matías Soulé, yang menuntaskan peluang dengan tendangan melengkung melewati kiper Daniele Sommariva.
EKSPRESI – Matías Soulé gelandang serang AS Roma usai mencetak gol pembuka pada laga pekan ke-17 Serie A 2025/26 melawan Genoa, Selasa (30/12/2025) dini hari WIB. (Sumber foto: Getty Images)
Hanya lima menit berselang, Roma menggandakan keunggulan. Manu Koné menerobos dari lini tengah sebelum melepaskan tembakan kaki luar yang tak mampu dibendung Sommariva. Gol tersebut lahir dari rangkaian serangan rapi yang diawali pergerakan cerdas Evan Ferguson.
Dominasi tuan rumah berlanjut. Pada menit ke-31, Ferguson mencatatkan namanya di papan skor. Ia memanfaatkan bola rebound di jarak dekat setelah Sommariva melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang kedua Soulé. Gol itu memastikan Roma menutup babak pertama dengan keunggulan telak 3-0.
(Sumber foto: X/@ASRomaEN)
Genoa Bangkit, Tapi Terlambat
Genoa CFC tampil lebih berani setelah jeda. Tim tamu meningkatkan intensitas serangan dan mencoba menekan pertahanan Roma. Usaha tersebut baru membuahkan hasil tiga menit sebelum waktu normal berakhir. Jeff Ekhator mencetak gol hiburan melalui tendangan voli yang sempat membentur pemain lawan sebelum masuk ke gawang.
Meski kebobolan, Roma tetap mengontrol jalannya pertandingan hingga peluit akhir. Kemenangan ini membuat Serigala Ibukota kembali mengungguli Juventus dan menempati posisi keempat klasemen sementara, terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen Inter Milan.
Malam Sulit bagi De Rossi
Kekalahan ini menjadi pukulan bagi Daniele De Rossi. Legenda AS Roma itu untuk pertama kalinya menghadapi klub lamanya, namun justru menyaksikan Genoa menelan kekalahan ketiga secara beruntun. Sepanjang laga, Genoa hanya mampu mencatatkan dua tembakan tepat sasaran dengan ekspektasi gol sebesar 0,93.
(Sumber foto: X/@ASRomaEN)
Hasil ini juga memperpanjang rekor buruk Genoa saat menghadapi Roma. Dari 21 pertemuan terakhir di Serie A, Il Grifone hanya mampu meraih satu kemenangan atas I Giallorossi. Pertandingan praktis berada di luar jangkauan Genoa sejak menit ke-31, sementara mereka kini sudah kebobolan 13 gol di babak pertama musim ini, hanya lebih sedikit dari Torino.
Koné Bersinar di Lini Tengah
Di kubu Roma, Manu Koné tampil menonjol. Gelandang asal Prancis itu mencetak gol liga pertamanya sejak 7 Desember 2024 dan menunjukkan kontrol permainan yang solid. Koné mencatatkan akurasi umpan 91,9 persen, tertinggi di antara seluruh pemain yang tampil di laga tersebut. (MR-03)






