Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Belgia meraih kemenangan telak 5-2 atas Amerika Serikat dalam laga persahabatan internasional, di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Minggu (29/3/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi ajang pemanasan penting menjelang Piala Dunia FIFA 2026, di mana AS bertindak sebagai tuan rumah bersama.
Amerika Serikat sempat memimpin lebih dulu melalui gol Weston McKennie pada menit ke-39. Namun Belgia, di bawah arahan pelatih Rudi José Garcia, mampu membalikkan keadaan dengan permainan menyerang yang cepat dan efektif.
Ekspresi – Weston McKennie usai mencetak gol pembuka untuk Amerika Serikat dalam laga persahabatan internasional, di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Minggu (29/3/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: @JacobsBen/X)
Zeno Debast Membuka Jalan
Zeno Debast membuka jalan bagi tim tamu menjelang turun minum. Ia memanfaatkan kesalahan kiper Matt Turner untuk menyamakan skor, sekaligus memberi sinyal bahwa Amerika Serikat akan menghadapi tekanan besar di babak kedua.
Babak Kedua Milik Belgia
Awal babak kedua dimulai dengan peluang emas bagi Christian Pulisic untuk mengembalikan keunggulan AS, namun Belgia segera merespons. Amadou Onana menuntaskan serangan dengan tenang, membawa Belgia memimpin 2-1.
Momentum semakin berpihak pada De Rode Duivels (Setan Merah) ketika Tim Ream melakukan handball di kotak penalti. Charles De Ketelaere tampil tenang mengeksekusi penalti, menambah keunggulan menjadi 3-1.
Gol Penyama – Center back Belgia, Zeno Debast meluapkan emosi usai mencetak gol penyama dalam laga persahabatan internasional, di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Minggu (29/3/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: @JacobsBen/X)
Dodi Lukébakio Jadi Sorotan
di Lukébakio menjadi sorotan dalam laga ini. Masuk dari bangku cadangan, ia mencetak dua gol luar biasa hanya enam menit setelah masuk. Gol pertama melengkung indah, sedangkan gol keduanya menghancurkan pertahanan tuan rumah dengan tembakan keras yang tak bisa dihentikan Turner. Kemenangan 5-2 pun menjadi bukti kelas Belgia dalam laga persahabatan ini.
Statistik Mendukung Dominasi Belgia
Patrick Agyemang sempat membalaskan satu gol untuk AS, namun upaya tersebut tak mampu mengubah jalannya pertandingan. Belgia mendominasi dengan 21 tembakan, 10 tepat sasaran, dan total expected goals (xG) mencapai 2,36, jauh melampaui delapan percobaan dan xG 0,87 milik Amerika Serikat.
Jérémy Doku dan Peran Kunci Belgia
Jérémy Doku berperan besar meski tidak mencetak gol. Pemain muda itu menciptakan tiga peluang dan memberi kontribusi langsung dalam dua gol Belgia. Kevin De Bruyne dan Malik Tillman juga tampil impresif, menambah ketajaman lini tengah serta serangan tim tamu.
Gol Penalti – Penyerang Belgia Charles De Ketelaere (#17) merayakan gol bersama rekan setimnya setelah mencetak gol melalui penalti dalam laga persahabatan internasional melawan Amerika Serikat, di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, pada Minggu (29/3/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: @JacobsBen/X)
Evaluasi Pertahanan Amerika Serikat
Pelatih AS, Mauricio Pochettino, pasti kecewa dengan performa pertahanan timnya. Kekalahan 2-5 menjadi margin terburuk bagi Amerika Serikat dalam laga persahabatan internasional sejak 1959, ketika The Yanks kalah 8-1 dari Inggris. Pochettino harus segera mengevaluasi lini belakang sebelum menghadapi Portugal pekan depan.
Efektivitas Taktik Belgia
Bagi Belgia, kemenangan ini menegaskan efektivitas taktik Rudi José Garcia dan kedalaman skuad. Tim tamu memadukan serangan cepat, eksekusi peluang klinis, dan fleksibilitas pemain pengganti untuk menekan tuan rumah sepanjang 90 menit.
Pesan Belgia dan Tantangan AS
Dengan performa Lukébakio dan Doku, Belgia menunjukkan kesiapan menjadi lawan tangguh di ajang mendatang. Sementara itu, Amerika Serikat perlu memperbaiki koordinasi lini belakang dan ketajaman menyerang agar tidak kembali menderita kekalahan telak di laga persahabatan berikutnya. (MR-02)






