Bosnia Singkirkan Italia Lewat Adu Penalti, Gli Azzurri Gagal ke Piala Dunia Lagi

Selebrasi Kelolosan – Para pemain timnas Bosnia dan Herzegovina merayakan keberhasilan mereka usai memastikan tiket ke Piala Dunia FIFA 2026, setelah menyingkirkan Italia melalui adu penalti dalam laga final play-off knockout Kualifikasi Eropa, di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. Kemenangan dramatis dengan skor 4-1 di babak tos-tosan menjadi momen bersejarah bagi The Dragons yang menunjukkan ketangguhan mental sepanjang pertandingan hingga akhirnya mengamankan tempat di putaran final. (Sumber foto: @NFSBIH/X)

Italia Unggul Cepat

Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Italia kembali menelan kekecewaan besar. Mereka gagal lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 untuk ketiga kalinya secara beruntun. Gli Azzurri takluk dari Bosnia dan Herzegovina lewat drama adu penalti. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu dalam laga penuh tekanan.

Dalam pertandingan final Play-off Knockout Kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zoan Eropa, di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB Italia tampil percaya diri. Mereka datang dengan modal kemenangan 2-0 atas Irlandia Utara di semifinal. Pelatih Gennaro Gattuso pun mempertahankan komposisi terbaiknya. Duet Sandro Tonali dan Moise Kean kembali menjadi andalan.

Kean Membuka Harapan

Laga berjalan dengan tempo tinggi sejak awal. Bosnia mencoba menekan lebih dulu melalui pergerakan Ermedin Demirović. Namun, Gianluigi Donnarumma dengan sigap mengamankan peluang tersebut. Italia kemudian mengambil alih kendali permainan. Mereka mengandalkan penguasaan bola yang lebih rapi.

https://icdn.football-italia.net/wp-content/uploads/2026/03/Moise-Kean-yes.jpgGol Pembuka – Moise Kean penyerang timnas Italia merayakan setelah mencetak gol pembuka timnya selama pertandingan play-off knockout kualifikasi Eropa Piala Dunia 2026 melawan Bosnia dan Herzegovina, di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: Getty Images)

Italia membuka keunggulan pada menit ke-15. Mateo Retegui menekan lini belakang Bosnia hingga melakukan kesalahan. Bola liar jatuh ke kaki Nicolò Barella. Ia langsung mengalirkannya kepada Kean. Tanpa kontrol lama, Kean melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang. Kiper Bosnia tidak mampu menjangkaunya.

Gol itu tidak hanya membawa Italia unggul. Kean juga menunjukkan ketajamannya bersama tim nasional. Ia kini mencetak gol secara konsisten dalam enam penampilan beruntun. Catatan itu menyamai torehan legenda seperti Gigi Riva.

Kartu Merah Bastoni Ubah Arah Pertandingan

Namun, pertandingan berubah drastis menjelang akhir babak pertama. Kesalahan distribusi dari Gianluigi Donnarumma menjadi awal petaka. Bola dipotong Amar Memić yang langsung berlari menuju gawang. Dalam situasi genting, Alessandro Bastoni melanggar dari belakang dan menerima kartu merah pada menit ke-41.

Italia kehilangan satu pemain dan langsung mengubah pendekatan. Pelatih memasukkan Federico Gatti untuk memperkuat lini belakang. Azzurri kemudian menurunkan garis pertahanan demi menjaga keunggulan.

Tekanan Bosnia di Babak Kedua

https://icdn.football-italia.net/wp-content/uploads/2026/03/Haris-Tabakovic-goal.jpgGol Penyama – Haris Tabaković (#23) penyerang timnas Bosnia dan Herzegovina mencetak gol penyama timnya selama pertandingan play-off knockout kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 melawan Italia, di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: Getty Images)

Memasuki babak kedua, Bosnia dan Herzegovina meningkatkan intensitas serangan. Mereka menekan dari berbagai sisi dan memaksa Italia bertahan lebih dalam. Edin Džeko mengatur ritme permainan, sementara Kerim Alajbegović memberi energi lewat pergerakan agresifnya.

Italia tetap memberi ancaman lewat serangan balik cepat. Moise Kean menggiring bola dari tengah lapangan dan melewati beberapa pemain lawan. Ia lalu menembak, tetapi kiper Bosnia menutup ruang dan menggagalkan peluang tersebut.

Gol Penyama dan Tekanan Berlanjut

Tekanan Bosnia berbuah gol pada menit ke-79. Edin Džeko menyundul umpan silang keras. Gianluigi Donnarumma menepis bola, tetapi Haris Tabaković langsung menyambar rebound dan mencetak gol. Skor berubah menjadi 1-1 dan laga kembali terbuka.

Pada sisa waktu normal, Donnarumma tampil sigap. Ia menepis sundulan Ermedin Demirović dan mengamankan peluang lain. Kedua tim terus menyerang, tetapi skor tidak berubah hingga waktu normal berakhir. Wasit kemudian membawa laga ke perpanjangan waktu.

https://icdn.football-italia.net/wp-content/uploads/2026/03/Bosnia-celebrate-1024x683.jpgMeluapkan Emosi – Penyerang timnas Bosnia dan Herzegovina, Haris Tabaković (#23), meluapkan emosi saat merayakan gol penyama kedudukan bersama rekan setimnya dalam laga play-off Knockout Kualifikasi Eropa Piala Dunia FIFA 2026 melawan Italia di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: Getty Images)

Perpanjangan Waktu Tanpa Gol Penentu

Di babak tambahan, Italia mencoba mengambil inisiatif serangan. Francesco Pio Esposito melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, sementara Marco Palestra mengirim umpan berbahaya dari sisi sayap. Namun, lini belakang Bosnia mampu meredam tekanan tersebut.

Bosnia juga memberi ancaman. Benjamin Tahirović melepaskan tembakan jarak jauh yang melenceng tipis dari gawang. Intensitas laga tetap tinggi hingga akhir perpanjangan waktu.

Adu Penalti Jadi Penentu, Italia Tersungkur

Laga berlanjut ke adu penalti. Italia langsung berada dalam tekanan. Francesco Pio Esposito gagal mencetak gol pada kesempatan pertama. Bryan Cristante juga tidak mampu menjalankan tugasnya.

Sebaliknya, Bosnia tampil tenang. Benjamin Tahirović, Haris Tabaković, dan Esmir Bajraktarević sukses mengeksekusi penalti. Bosnia menang 4-1 dan memastikan tiket ke Piala Dunia.

https://pbs.twimg.com/media/HExjzceW4AACZ1L? format=jpg&name=4096x4096Merayakan – Para pemain timnas Bosnia dan Herzegovina merayakan keberhasilan usai memastikan tiket ke Piala Dunia FIFA 2026, setelah menyingkirkan Italia melalui adu penalti dalam laga play-off knockout Kualifikasi Eropa, di Stadion Bilino Polje, Zenica, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB. (Sumber foto: @NFSBIH/X)

Italia Terpuruk, Bosnia Ukir Sejarah

Hasil ini menjadi pukulan besar bagi Italia. Tim ini kembali gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Situasi ini memaksa evaluasi besar, terutama soal konsistensi permainan dan mental di laga penting.

Di sisi lain, Bosnia merayakan pencapaian besar. Mereka menunjukkan kerja keras, disiplin, dan mental kuat hingga meraih hasil maksimal di laga krusial.  (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *