Mataredaksi.com, BOGOR – Tottenham Hotspur menghadapi malam yang dramatis saat bertandang ke markas Atlético Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA 2025/2026, di Estadio Riyadh Air Metropolitano, Rabu (11/3/2026) dini hari WIB.
Keputusan pelatih Igor Tudor untuk mencadangkan kiper utama Guglielmo Vicario justru berbalik menjadi bumerang. Spurs sudah tertinggal tiga gol dalam waktu sekitar 15 menit, sehingga Tudor terpaksa menarik Antonín Kinský dan memasukkan kembali Vicario setelah hanya 16 menit pertandingan berjalan.
Tudor sebelumnya memberikan debut Eropa kepada Kinský sebagai kiper utama Tottenham pada laga tersebut. Vicario sendiri tidak dimasukkan dalam starting line-up setelah serangkaian penampilan yang dianggap kurang meyakinkan sepanjang musim ini.
Awal Buruk Tottenham di Madrid
Keputusan tersebut langsung diuji oleh tekanan Atlético sejak menit awal. Tottenham kesulitan mengimbangi tempo permainan tuan rumah dan kebobolan gol cepat setelah kesalahan yang melibatkan Kinský.
Kiper asal Republik Ceko itu tergelincir saat mencoba mengantisipasi situasi berbahaya yang akhirnya membuka jalan bagi Atlético untuk mencetak gol pertama.
Situasi semakin buruk ketika Julián Álvarez menggandakan keunggulan tim tuan rumah. Kesalahan kedua dari Kinský ikut berperan dalam terciptanya gol ketiga Atlético yang membuat Spurs tertinggal 3-0 dalam waktu singkat.
Melihat timnya tertekan, Tudor mengambil keputusan yang jarang terjadi dalam pertandingan besar. Ia menarik Kinský pada menit ke-16 dan memasukkan kembali Vicario untuk mencoba menstabilkan pertahanan Tottenham.
Namun pergantian tersebut belum mampu menghentikan momentum Atlético. Bek Robin Le Normand kemudian mencetak gol keempat melalui situasi sepak pojok.
Babak Pertama Penuh Kekacauan
Pertandingan babak pertama di Madrid berlangsung sangat liar. Dalam 25 menit pertama saja sudah tercipta lima gol.
Tottenham akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan lewat Pedro Porro yang mencetak gol balasan bagi tim tamu.
Meski demikian, keunggulan Atlético tetap terasa dominan setelah awal pertandingan yang sangat eksplosif.
Vicario Dicadangkan, Fans Spurs Bereaksi
Keputusan Igor Tudor mencadangkan Guglielmo Vicario langsung memicu perdebatan di kalangan pendukung Tottenham sebelum pertandingan dimulai.
Musim ini berjalan sulit bagi Spurs di kompetisi domestik. Tim London itu bahkan terjebak dalam persaingan zona degradasi di Liga Premier Inggris.
Meski demikian, Tottenham masih mampu melangkah ke babak 16 besar Liga Champions setelah finis di posisi keempat pada fase liga.
Tudor Mencoba Mengubah Situasi
Tudor mengambil alih kursi pelatih Tottenham pada 13 Februari setelah menggantikan Thomas Frank. Namun awal masa kepemimpinannya belum berjalan mulus karena Spurs menelan tiga kekalahan beruntun.
Pelatih asal Kroasia itu kemudian mencoba mengubah situasi dengan memberikan kesempatan kepada Antonín Kinský sebagai penjaga gawang utama.
Beberapa pendukung Spurs menyambut keputusan tersebut secara positif. Di media sosial, sebagian fans menilai Kinský layak mendapat kesempatan tampil sejak awal.
“Akhirnya Kinský bermain sebagai starter. Saya sudah lama mendukungnya”, tulis seorang penggemar.
Pendukung lain juga menyebut keputusan mencadangkan Vicario sebagai langkah yang memang sudah mereka tunggu.
Namun jalannya pertandingan di Madrid dengan cepat menunjukkan risiko dari keputusan tersebut bagi Tottenham. (MR-02)






