Mataredaksi.com, BOGOR – Piala Dunia FIFA 2026 tinggal sembilan bulan lagi, tetapi ancaman Presiden Amerika Serikat Donald John Trump untuk memindahkan pertandingan dari beberapa kota memicu perhatian serius penyelenggara. Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menegaskan bahwa hanya mereka yang memiliki wewenang menentukan lokasi pertandingan.
Sebelas kota di AS, termasuk Seattle, Washington dan San Francisco, sudah terikat kontrak sebagai tuan rumah. Tiga kota di Meksiko dan dua di Kanada juga terikat kontrak. Mengubah lokasi akan menimbulkan masalah logistik, hukum, dan finansial karena kompleksitas turnamen dan jadwal yang ketat.
Tim nasional putra AS dijadwalkan membuka kampanye di Stadion SoFi, Los Angeles, sebelum melanjutkan ke Seattle untuk pertandingan grup kedua. Ancaman penghapusan Seattle meningkatkan risiko bagi tim lokal dan suporter yang sudah merencanakan perjalanan.
Victor Montagliani, Wakil Presiden FIFA, menegaskan: “Ini turnamen FIFA. Keputusan ada di tangan FIFA. Sepak bola lebih besar daripada individu manapun, termasuk pemimpin dunia. Kami menghormati semua pejabat, tapi permainan ini akan bertahan lebih lama daripada rezim atau slogan mereka”.
FIFA belum menambah komentar, tetapi pernyataan Montagliani menegaskan badan sepak bola dunia tetap memegang kendali penuh atas semua keputusan lokasi. Langkah ini penting untuk menjaga kelancaran turnamen dan keadilan bagi semua peserta, suporter, dan pihak terkait. (MR-01)
Sumber: https://www.fotmob.com/







