Mataredaksi.com, BOGOR – Tim nasional Italia mulai mematangkan komposisi pemain jelang laga semifinal play-off Piala Dunia FIFA 2026 melawan Irlandia Utara di Stadion New Balance Arena, Bergamo, Kamis (26/3/2026) malam waktu setempat atau Jumat dini hari WIB. Laga ini menjadi penentu langkah Gli Azzurri untuk menjaga asa tampil di putaran final.
Pelatih Gennaro Gattuso menghadapi situasi tidak ideal setelah sejumlah pemain mengalami cedera. Federico Chiesa sudah meninggalkan pemusatan latihan dan kembali ke klub karena masalah fisik. Kondisi ini memaksa staf pelatih menyesuaikan rencana awal.
Selain itu, Alessandro Bastoni, Riccardo Calafiori, Sandro Tonali, dan Gianluca Mancini belum berada dalam kondisi terbaik. Tim pelatih terus memantau perkembangan mereka hingga menjelang kick-off untuk menentukan keputusan akhir.
Gattuso kemungkinan tetap mengandalkan formasi 3-5-2 yang selama ini menjadi dasar permainan tim. Gianluigi Donnarumma akan mengawal gawang sekaligus memimpin rekan-rekannya sebagai kapten. Jika Bastoni atau Calafiori absen, Federico Gatti siap mengisi lini pertahanan.
Di sektor tengah, Manuel Locatelli, Nicolò Barella, dan Federico Dimarco hampir pasti tampil sejak menit awal. Davide Frattesi menjadi alternatif utama jika Tonali belum pulih sepenuhnya. Sementara itu, Matteo Politano tetap berpeluang bermain sejak awal meski sempat mengalami masalah di tulang kering.
Italia juga kehilangan Gianluca Scamacca di lini depan. Situasi ini membuat Gattuso kembali mengandalkan duet Moise Kean dan Mateo Retegui sebagai ujung tombak. Keduanya diharapkan mampu memberikan solusi dalam penyelesaian akhir. Sementara itu, performa Francesco Pio Esposito belum cukup untuk menggeser posisi mereka di tim utama.
Pemenang laga ini akan menghadapi Wales atau Bosnia dan Herzegovina pada final play-off yang dijadwalkan berlangsung 31 Maret mendatang.
Gattuso Jaga Mental
Gattuso menaruh perhatian besar pada kesiapan mental para pemain jelang pertandingan krusial ini. Ia meminta timnya tetap tenang dan tidak terbebani oleh catatan masa lalu yang kurang baik di Piala Dunia.
“Kami harus membuat pemain tetap tenang. Italia memang tidak tampil di dua Piala Dunia terakhir, tetapi itu tidak perlu menjadi beban. Mereka punya pengalaman besar, pernah menjuarai Euro dan tampil di final Liga Champions”, ujarnya dilansir Mataredaksi, Selasa (24/3/2026).
Kegagalan lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022 masih membekas dalam perjalanan Italia. Sejak meraih gelar juara pada 2006, performa Gli Azzurri di ajang tersebut terus menurun. Catatan itu menjadi pengingat bahwa tim harus memperbaiki konsistensi, terutama dalam laga-laga penentuan seperti play-off.
Gattuso menegaskan timnya tidak boleh mencari alasan dan harus fokus penuh pada pertandingan terdekat. Ia juga meminta para pemain tetap menghormati kekuatan Irlandia Utara tanpa kehilangan konsentrasi.
“Tidak ada alasan. Kami harus fokus pada laga ini dengan mentalitas dan ketenangan yang tepat. Kami menghormati lawan, tetapi tetap harus waspada dan peka terhadap setiap situasi di lapangan”, tegasnya.
Jika mampu melewati Irlandia Utara, Italia akan melangkah ke final play-off untuk memperebutkan satu tempat di Piala Dunia 2026 yang digelar di kawasan Amerika Utara. (MR-01)






