Liga Champions: Arsenal Tahan Sporting, Lolos ke Semifinal dan Tantang Atlético Madrid

Peluang emas - Noni Madueke melepaskan tembakan saat Arsenal FC menghadapi Sporting CP pada leg kedua perempat final Liga Champions UEFA 2025/2026, di Stadion Emirates, Holloway, London, Kamis (16/4/2026) dini hari WIB. The Gunners bermain imbang 0-0 dan lolos ke semifinal dengan agregat 1-0. (Sumber foto: arsenal.com)

Mataredaksi.com, BOGOR – Arsenal Football Club memastikan langkah ke semifinal Liga Champions UEFA 2025/2026, meski bermain imbang tanpa gol melawan Sporting Clube de Portugal pada leg kedua perempat final.

Dalam pertandingan di Stadion Emirates, Holloway, London, Inggris, Rabu malam waktu setempat atau Kamis (16/4/2026) dini hari WIB, Arsenal bermain 0-0. Hasil itu cukup membawa The Gunners lolos dengan agregat 1-0 berkat kemenangan tipis pada leg pertama.

Gol tunggal Kai Havertz pada laga pekan lalu menjadi pembeda dan mengantarkan tim asuhan Mikel Arteta menghadapi Club Atlético de Madrid di semifinal.

Meski lolos, Arsenal belum tampil meyakinkan di depan pendukung sendiri. Sporting CP beberapa kali memberi ancaman serius dan nyaris memaksa laga berlanjut ke babak tambahan.

Sporting Tampil Menekan di Babak Pertama

Sejak menit awal, Sporting langsung tampil agresif. Francisco Trincão membuka ancaman lewat tembakan jarak jauh yang tipis melebar setelah memanfaatkan kesalahan William Saliba.

Arsenal merespons melalui Viktor Gyökeres yang melepaskan tembakan melengkung, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang Rui Silva.

Peluang terbaik tim tamu datang menjelang akhir babak pertama. Umpan Maximiliano Araújo disambut Geny Catamo, namun tendangan volinya hanya membentur tiang gawang.

Kesalahan David Raya sebelumnya juga hampir memberi peluang emas bagi Sporting, tetapi lini belakang Arsenal masih mampu mengamankan situasi.

Sepanjang babak pertama, Arsenal kesulitan mengembangkan permainan. “Para penembak meriam” lebih banyak bertahan dan gagal menciptakan peluang bersih hingga turun minum.

Arsenal Bangkit, tetapi Masih Tumpul

Pada babak kedua, Sporting tetap mempertahankan tekanan. Maxi Araújo kembali mengancam lewat tembakan dari luar kotak penalti, tetapi bola melenceng tipis dari sasaran.

Arsenal mulai memberi perlawanan ketika Gabriel Martinelli melepaskan tendangan setengah voli, tetapi arah bola masih terlalu tinggi.

Beberapa saat kemudian, Noni Madueke melepaskan tembakan keras yang hanya mengenai sisi luar jala gawang.

Tim tamu sempat meminta penalti setelah mengklaim Cristhian Mosquera mendorong Araújo di kotak terlarang. Namun, wasit menolak klaim tersebut.

Peluang emas berikutnya datang saat Havertz mencoba menyambar bola dengan tumit belakang, tetapi upaya itu gagal menghasilkan gol.

Menjelang laga usai, Leandro Trossard hampir memastikan kemenangan Arsenal ketika sundulannya dari sepak pojok membentur tiang gawang.

Pada masa injury time, João Simões sempat mengancam gawang Arsenal, tetapi tendangannya melenceng dari sasaran. Skor 0-0 bertahan hingga peluit akhir dan memastikan Arsenal lolos ke semifinal.

Pertahanan Arsenal Jadi Kunci Kelolosan

Walau lini serang Arsenal kurang tajam, lini belakang mereka kembali menunjukkan konsistensi. The Gunners kini hanya menelan satu kekalahan dari 24 laga kandang Eropa terakhir.

Mereka juga mencatat clean sheet dalam 17 dari 23 pertandingan Eropa terakhir di Emirates. Catatan tersebut menjadi modal penting bagi Mikel Arteta, terutama karena performa menyerang timnya sedang menurun.

Dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi, Arsenal hanya mampu mencetak satu gol non-penalti pada babak pertama. Tren itu kembali terlihat saat menghadapi Sporting.

Meski kreativitas serangan menurun, pertahanan Arsenal mampu menjaga stabilitas permainan. Dalam laga ketat ini, kedua tim sama-sama hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran.

Hasil tersebut menjaga asa Arsenal untuk meraih gelar Eropa musim ini. Namun, tantangan lebih berat sudah menanti karena mereka akan menghadapi Atlético Madrid di semifinal.

Jika mampu menjaga soliditas pertahanan, peluang Arsenal untuk melangkah ke final tetap terbuka. (MR-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *