Peringkat Pemain: Como 1-3 AC Milan – Rabiot dan Maignan Jadi Pahlawan

BRACE PENENTU – Adrien Rabiot melakukan selebrasi usai mencetak gol untuk timnya AC Milan dalam kemenangan 3-1 atas Como 1907 pada laga tunda pekan ke-16 Serie A Italia 2025/2026, di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Jumat (16/1/2026) dini hari WIB. Dua gol Rabiot memastikan kemenangan Rossoneri dan menjaga asa Scudetto tetap hidup. (Sumber foto: X/@footballitalia)

Mataredaksi.com, BOGOR – AC Milan patut berterima kasih kepada Adrien Rabiot dan Mike Maignan setelah membawa pulang kemenangan 3-1 atas Como 1907 pada laga tunda pekan ke-16 Serie A Italia 2025/2026 di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Jumat (16/1/2026) dini hari WIB. Meski kalah dominan dalam penguasaan bola dan jumlah tembakan, Rossoneri tampil jauh lebih efektif dan memaksimalkan momen krusial.

Gol Awal Como dan Titik Balik Pertandingan

Como 1907 memulai laga dengan sangat meyakinkan. Marc-Oliver Kempf membawa tuan rumah unggul lebih dulu. Namun, bek asal Jerman itu juga menjadi figur sentral dalam titik balik pertandingan setelah melanggar Adrien Rabiot di kotak penalti jelang turun minum. Penalti tersebut memungkinkan AC Milan menyamakan skor dan mengubah arah laga.

Brace Rabiot Menentukan Kemenangan Milan

https://pbs.twimg.com/media/G-vD7NSWUAE44A2?format=jpg&name=medium

Di babak kedua, Adrien Rabiot tampil sebagai pembeda. Dua golnya, termasuk gol penutup pada menit ke-87, memastikan kemenangan Rossoneri sekaligus menjaga asa Scudetto tetap hidup di tengah persaingan papan atas Serie A.

Peringkat Pemain Como 1907

Jean Butez 5
Ignace Van Der Brempt 5,5 – Marc-Oliver Kempf 6,5 (Diego Carlos 6) – Alberto Moreno 5,5
Máximo Perrone 5,5, Lucas Da Cunha 6,5 (Maxence Caqueret 6)
Mërgim Vojvoda 6 ( Nicolas Kühn 6) – Nicolás Paz 7 – Martin Baturina 6,5 (Jesús Rodríguez 6)
Douvikas 5

Pemain Terbaik Como: Nicolás Paz (7)

Gelandang muda Argentina ini tampil penuh energi sepanjang laga. Ia beberapa kali mengancam gawang AC Milan, memaksa Mike Maignan melakukan penyelamatan penting, dan dua kali membentur tiang. Nicolás Paz juga bekerja keras saat bertahan dengan mencatat jumlah tekel terbanyak di lapangan (5), menjadikannya pemain paling konsisten di kubu Como.

https://pbs.twimg.com/media/G-u0yhkX0AE-1US?format=jpg&name=large

Evaluasi Pelatih Como

Pelatih: Cesc Fàbregas (6,5)
Fàbregas layak kecewa melihat timnya gagal memaksimalkan dominasi. I Lariani – julukan Como 1907 – mencatat 18 tembakan sepanjang laga, namun hanya satu yang berbuah gol. Masalah utama Como terletak pada efektivitas, bukan kreativitas serangan.

Peringkat Pemain AC Milan

Mike Maignan 7,5
Fikayo Tomori 6,5 – Matteo Gabbia 6 – Koni De Winter 6
Alexis Saelemaekers 6 (Zachary Athekamen/a) – Youssouf Fofana 5 (Samuele Ricci 6) – Luka Modrić 6 (Ardon Jashari n/a) – Adrien Rabiot 8 – Davide Bartesaghi 6
Christopher Nkunku 6,5 (Niclas Füllkrug 6) – Rafael Leão 6 (Ruben Loftus-Cheek 6)

Pemain Terbaik Milan: Adrien Rabiot (8)

Penampilan monumental dari gelandang Prancis tersebut. Rabiot terlibat langsung dalam seluruh gol Milan: memenangkan penalti penyeimbang di babak pertama, mencetak gol dari jarak dekat usai assist Rafael Leão, lalu menutup laga dengan tembakan jarak jauh yang mematikan. Saat AC Milan tertekan, Rabiot hadir sebagai pembeda.

Efektivitas Jadi Kunci Rossoneri

Pelatih: Massimiliano Allegri (6)
Allegri mungkin tidak puas dengan performa timnya di babak pertama. Namun, seperti tim juara pada umumnya, Milan mampu menang meski tidak bermain dalam performa terbaik. Statistik menunjukkan Como unggul dalam penguasaan bola, akurasi umpan, dan jumlah tembakan. Sebaliknya, Milan hanya mencatat empat tembakan tepat sasaran—tiga di antaranya berbuah gol.

Kemenangan ini menegaskan bahwa efektivitas, bukan dominasi permainan, menjadi faktor penentu bagi Rossoneri dalam menjaga langkah mereka di jalur perburuan Scudetto. (MR-03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *