PSV Gagalkan Leverkusen di Kandang

Christian Kofane cetak gol pembuka, Ismael Saibari selamatkan tim tamu di akhir laga

SELEBRASI Ismael Saibari usai mencetak gol di Liga Champions untuk PSV saat melawan Bayer 04 Leverkusen pada laga kedua phase league Liga Champions UEFA 2025/2026, Kamis (2/10/2025) dini hari WIB di Stadion BayArena. Ini merupakan gol kelima Saibari menyamai Arnold Bruggink dan Phillip Cocu; hanya Luuk de Jong (11) dan Ruud van Nistelrooij (8) yang mencetak lebih banyak gol dalam kompetisi untuk tim Eindhoven. (Sumber foto: X/@PSV)

Mataredaksi.com, BOGOR – Bayer 04 Leverkusen harus puas berbagi satu poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh PSV Eindhoven dalam laga kedua phase league Liga Champions UEFA 2025/2026, Kamis (2/10/2025) dini hari WIB di BayArena.

Tim asuhan Kasper Hjulmand tampil dominan sepanjang pertandingan. Mereka menghasilkan ekspektasi gol (xG) 1,84, jauh di atas 0,48 milik tim tamu. Meski begitu, efektivitas di depan gawang tetap menjadi masalah bagi Die Werkself (Skuat Pabrik).

PSV sempat dikira membuka skor pada menit keenam ketika Ivan Perišić menyundul bola melewati Mark Flekken. Namun gol itu dianulir karena offside. Peluang lain datang dari Alejandro “Álex” Grimaldo García, yang tembakannya membentur tiang.

Leverkusen akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-65. Christian Kofane memanfaatkan kesalahan lini belakang PSV untuk mencetak gol. Namun keunggulan itu hanya bertahan sebentar. Ismael Saibari menyamakan kedudukan untuk PSV melalui umpan cerdas Guus Til.

Menit-menit akhir menjadi dramatis. Álex Grimaldo memiliki peluang emas di menit ketiga tambahan waktu, tetapi kapten PSV berhasil menggagalkan upayanya, memastikan skor 1-1 bertahan hingga peluit akhir.

Catatan Data:

Boeren (petani) – julukan PSV Eindhoven – kini tanpa kemenangan dalam 18 laga tandang melawan tim Jerman di kompetisi Eropa sejak Desember 1977.

Sedangkan Bayer Leverkusen memperpanjang rekor tak terkalahkan melawan tim Belanda di Eropa menjadi delapan pertandingan.

Kofane mencetak gol sebagai pemain Kamerun pertama bagi Leverkusen di Liga Champions, sekaligus pencetak gol Afrika ketiga dan termuda (19 tahun, 67 hari) di kompetisi tersebut. (MR-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *